Monday, February 26, 2024
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ItaliaTinggal Tunggu Waktu, AC Milan Siapkan 3 Calon Pengganti Stefano Pioli

Tinggal Tunggu Waktu, AC Milan Siapkan 3 Calon Pengganti Stefano Pioli

Pertanyaan mengenai masa depan Stefano Pioli di kursi pelatih AC Milan memang tengah menjadi pusat perhatian, terutama setelah serangkaian hasil buruk yang dialami Rossoneri. Saat ini, beredar laporan bahwa pemecatan Pioli hanyalah masalah waktu.

AC Milan, yang sedang berjuang untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions, sudah mempersiapkan diri dengan menyusun daftar tiga nama pelatih potensial yang dapat menggantikan Pioli.

- Advertisement -
asia9QQ  width=

Performa yang tidak konsisten, seperti kekalahan dari Borussia Dortmund, telah meningkatkan ketidakpastian mengenai masa depan Pioli. Dalam 13 pertandingan Serie A musim ini, AC Milan juga telah mengalami tiga kekalahan, menempatkannya di posisi ketiga dengan selisih enam angka dari puncak klasemen.

Sejumlah media Italia, termasuk laporan dari Football Italia, menunjukkan bahwa keputusan terkait nasib Pioli akan diambil berdasarkan apakah AC Milan berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Champions atau tidak.

Jika Pioli dipecat, AC Milan telah menyiapkan tiga kandidat pelatih pengganti yang memiliki rekam jejak dan kedekatan dengan klub. Namun, saat ini, segala sesuatunya masih dalam ketidakpastian dan menanti hasil dari pertandingan-pertandingan mendatang.

Bagi para penggemar AC Milan, saat ini adalah momen menegangkan dan penuh spekulasi mengenai arah klub ke depannya. Walaupun demikian, keputusan terkait pergantian pelatih tetap menjadi bagian dari dinamika sepakbola yang penuh ketidakpastian.

Lantas, siapa saja nama calon pengganti Stefano Pioli yang telah dikantongi AC Milan? Berikut ulasannya.

1. Ignazio Abate

Ignazio Abate, sosok yang merajut sejarah indahnya di AC Milan, membangun legenda dalam lebih dari satu dekade bersama Rossoneri. Dengan lebih dari 300 penampilan yang mencakup momen-momen gemilang, Abate bukan hanya nama besar di lapangan, tetapi juga menjadi potensi pilihan yang menarik untuk menggantikan kursi pelatih Stefano Pioli.

Pada usia 37 tahun, Abate saat ini menjalani fase baru dalam karier sepakbolanya sebagai pelatih AC Milan Primavera. Perjalanan ini memberinya pengalaman berharga dalam membimbing dan mengembangkan bakat-bakat muda klub sejak tahun 2021.

Keputusan untuk mempertimbangkan Abate sebagai calon pengganti Pioli tidak hanya didasarkan pada pengalamannya sebagai pelatih. Tetapi juga karena jejaknya sebagai pemain AC Milan yang pernah memperkuat barisan pertahanan dengan bangga. Seragam Rossoneri bukan hanya seragam baginya; itu adalah warisan yang memberi nafas keinginan kuat untuk memenangkan setiap pertandingan yang dijalani.

Dengan ikatan emosional dan dedikasi yang dibangun selama bertahun-tahun, Abate membawa nuansa keberlanjutan dan semangat juang yang dapat menjadi kunci kesuksesan AC Milan. Keinginannya untuk melanjutkan warisan kemenangan di klub ini menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan. Saat ini, pertimbangan untuk memberikan tanggung jawab utama kepada Ignazio Abate mungkin menjadi langkah strategis yang tak hanya berbasis pada keahlian taktis, tetapi juga kecintaan yang mendalam pada warna merah-hitam.

2. Andriy Shevchenko

Andriy Shevchenko, ikon sepakbola Ukraina yang pernah menjadi tulang punggung AC Milan selama hampir delapan tahun. Kini ia akan mengukir kisah baru sebagai seorang pelatih. Setelah gantung sepatu, Shevchenko membawa dedikasinya ke kursi pelatih timnas Ukraina, menunjukkan komitmen yang tak kalah kuat seperti saat bermain di lapangan.

Pengalaman Shevchenko dalam persepakbolaan Italia semakin terasah sejak ia mengambil kendali sebagai pelatih Genoa pada November 2021. Meskipun perjalanannya di Liga Italia bersama I Rossoblu tidak selalu mulus, kehadiran Shevchenko sebagai alternatif potensial untuk menggantikan Stefano Pioli di AC Milan memberikan dimensi baru.

Dengan sejarah panjangnya di klub, Shevchenko membawa nuansa keakraban dengan identitas Rossoneri. Pemahaman yang mendalam tentang filosofi klub dapat menjadi modal berharga untuk memimpin AC Milan ke puncak kembali. Pria berusia 47 tahun ini tidak hanya membawa warisan sebagai pemain. Tetapi juga sebagai figur yang memahami tuntutan dan tekanan di level tertinggi.

3. Thiago Motta

Thiago Motta, seorang maestro taktik yang merangkai prestasi gemilang, menjadi sorotan sebagai salah satu opsi potensial pengganti Stefano Pioli di AC Milan. Keterkaitannya dengan klub rival tidak menghalangi jejaknya yang kini mengarahkan Bologna.

Pemain yang pernah memperkuat Inter Milan ini saat ini sedang menunjukkan kapabilitasnya sebagai pelatih dengan membawa Bologna berada di posisi enam klasemen Serie A. Dengan hanya dua kekalahan dan hasil imbang melawan tim-tim besar seperti Juventus, Napoli, dan Inter Milan. Jelas, Motta membuktikan dirinya sebagai sosok yang mampu menghadirkan perubahan signifikan.

Kaitannya dengan AC Milan membuat Thiago Motta menjadi opsi menarik. Keterampilan taktisnya, bersama dengan pencapaiannya bersama Bologna, menambah daya tariknya sebagai sosok yang bisa membawa kebangkitan ke San Siro. Keputusan Rossoneri untuk melirik Motta tidak hanya berdasarkan isu. Melainkan juga pada kenyataan lapangan yang mencerminkan kemampuannya untuk menghadapi persaingan ketat di dunia pelatihan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments