Thursday, February 2, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga PerancisPiala Liga Perancis Musim Depan dan Nasib Neymar dan Mbappe

Piala Liga Perancis Musim Depan dan Nasib Neymar dan Mbappe

Awal Agustus lalu, Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mengalahkan Olympique Lyonnais di partai puncak Piala Liga Perancis 2019-2020. Kemenangan yang diraih oleh PSG melalui adu penalti di Stade de France ini akan dikenang sepanjang masa.

Pasalnya, kompetisi yang merupakan salah satu liga utama di Perancis tersebut rencana tidak akan diselenggarakan kembali mulai musim depan, 2020-2021. PSG yang meraih trofi untuk kesembilan kalinya dan menjadi klub dengan koleksi Piala Perancis terbanyak sepertinya tidak akan terpecahkan rekornya.

Tim-tim pesaing Les Parisiens, julukan untuk PSG sudah dapat dipastikan tidak akan dapat mengejar atau menyamai rekor PSG. Keputusan tidak akan menjadikan Piala Liga negara ini di musim 2019-2020 sebagai yang terakhir sudah final dan sudah resmi pula diumumkan sejak September 2019 silam. Jauh sebelum musim tahun ini dimulai.

Sebab Piala Liga Perancis Ditiadakan

Keputusan untuk meniadakan kompetisi yang bergulir sejak tahun 1963 disesali berbagai pihak. Kompetisi sudah mengalami berbagai pergantian format beberapa kali sebelum akhirnya kepada format yang dipakai hingga terakhir. Format ini sudah digunakan sejak musim pertandingan 1994-1995.

Tim-tim yang beraksi di kompetisi yang diakhiri ini adalah tim teratas pada tiga divisi Perancis.

Dalam pertandingan format baru tersebut, PSG pertama kali berhasil meraih gelar dan membwa pulang trofi. Sampai pertandingan terakhir kemarin PSG masih menjadi tim terbaik.

Federasi Sepak Bola Perancis memutuskan hal tersebut bukan tanpa alasan. Mereka tentu sudah mempertimbangkannya secara matang.

Perancis selama ini sudah memiliki tiga liga atau kompetisi utama dalam satu musim. Kompetisi tersebut diikuti hampir oleh seluruh klub utama yang dimiliki negara. Menurut pengurus, kompetisi yang dimaksudkan sebagai ajang latihan dan bersaing untuk liga lebih tinggi justru menguras energi para pemain.

Para pemain yang tampil dari satu kompetisi ke kompetisi selanjutnya kurang memiliki waktu untuk memulihkan kondisi fisik dan mental. Apalagi klub yang kemudian masuk ke kompetisi Eropa. Waktu mereka semakin sedikit.

Dari ketiga kompetisi, setiap juaranya akan memperoleh tiket untuk mengikuti Piala Champions, kompetisi sepak bola paling bergengsi di wilayah Eropa.

Federasi Sepak Bola Perancis memutuskan bahwa satu tempat yang dimiliki pemenang Piala Liga Perancis akan diberikan kepada Liga Perancis.

Keputusan federasi resmi Perancis ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi pemain di kompetisi yang lebih tinggi, khususnya Piala Eropa.

Peningkatan prestasi pemain di kompetisi Eropa akan menambah koefisien Liga Perancis. Dengan demikian, jumlah tim yang berlaga di musim berikutnya kompetisi Eropa juga akan bertambah.

Nasib Neymar dan Mbappe di PSG

Selain berakhirnya liga yang memenangkan PSG di awal Agustus 2020, nasib Neymar dan Mbappe juga banyak diperbincangkan publik penggemar sepak bola Perancis.

Kedua superstar merupakan bagian paling penting saat PSG memutarbalikkan fakta dan memenangkan pertandingan melawan Atalanta dalam Liga Champions musim lalu. Saat itu, untuk pertama kalinya PSG melenggang ke semifinal sejak pertama kali mewakili Perancis di musim 1994-1995. Namun, di pertandingan musim ini keduanya nampak sedikit kewalahan di awal.

Kontrak keduanya sendiri masih belum berakhir. Kontrak menyebutkan keterikatan mereka dengan PSG masih akan berlangsung hingga tahun 2022.

Pertanyaan besar tersebut terjawab beberapa hari lalu.

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi menegaskan bahwa keduanya masih bermain untuk PSG di musim depan, 2020-2021.

Apalagi dalam wawancara Al-Khaelafi dengan stasiun televisi Prancis RMC Sport yang dikutip laman ESPN, disebutkan, “Neymar adalah man of the match, dia sudah melewatkan pertandingan yang hebat. Kami sudah menemukan Neymar dalam tiga bulan terakhir, dia sudah banyak berubah di tim ini. Saya merasakan sesuatu yang spesial.”

Pernyataan Al-Khaelafi, bos besar PSG di atas menegaskan bahwa Neymar dan Mbappe tidak akan hengkang di musim panas tahun ini. Dia tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi dan kedua pemain tetap akan memperkuat PSG di musim pertandingan 2020-2021.

Apabila kontrak selesai sekalipun, bos PSG tersebut akan mengusahakan mereka tetap berada di timnya. Al—Khaelafi akan meyakinkan mereka berdua untuk tetap berada di Perancis saat musim gugur tahun itu tiba.

Seperti sudah ramai dibicarakan bahwa kedua pemain sudah diincar banyak klub besar. Yang paling santer dibicarakan adalah Neymar rencana sudah diincar oleh Barcelona, sementara Mbappe sudah masuk bursa bidikan Real Madrid.

Dalam kesempatan yang sama, Nasser Al-Khelaifi, memberikan pujian dengan menyebutkan bahwa Bmabpee dan Neymar adalah termasuk pemain-pemain terbaik di dunia saat ini. Mereka kemungkinan berada di tiga atau empat besar. Pujian yang mengakhiri perdebatan banyak pihak setelah berakhirnya Piala Liga Perancis.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments