Ferry Paulus Apresiasi Persib dan Borneo FC di Asia
Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengapresiasi keberhasilan Persib Bandung dan Borneo FC lolos ke fase gugur kompetisi antarklub Asia musim 2026/2027. Pernyataan itu disampaikan Ferry pada Kamis, 5 November 2026, di Stadion ASIOP, Jakarta. Menurut dia, pencapaian dua wakil BRI Super League itu menjadi kebanggaan bagi sepak bola Indonesia.
“Bukan hanya Persib loh, ada satu lagi Borneo yang juga lolos ke kualifikasi berikutnya. Lolos dari group stage,” kata Ferry seusai final Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 di Stadion ASIOP, Jakarta, Kamis.
Persib memastikan tempat di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two). Klub asal Bandung itu mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. Raihan tersebut menempatkan Persib di puncak klasemen sementara Grup E.
Maung Bandung mengunci tiket ke fase gugur setelah menang 2-1 atas Melbourne Victory di Australia, Rabu (4/11). Hasil itu diraih saat Persib masih menyisakan dua pertandingan fase grup. Kepastian lolos lebih cepat menjadi modal penting bagi wakil Indonesia tersebut.
Sementara itu, Borneo FC melaju ke perempat final AFC Challenge League 2026/2027. Pesut Etam lolos sebagai juara Grup D dengan enam poin dari dua pertandingan. Borneo FC menyapu bersih fase grup lewat kemenangan 2-0 atas Yangon United dan 3-1 atas Tainan City.
Ferry menilai hasil positif Persib dan Borneo FC juga berdampak pada posisi Indonesia di level Asia. Menurut dia, kemenangan klub-klub Indonesia dapat menambah poin koefisien dalam persaingan antarklub Asia. Peningkatan itu bisa membuka peluang tambahan kuota peserta Indonesia pada musim berikutnya.
“Setiap menang dapat tambahan poin dan kami punya keyakinan meskipun tergantung dari klub Vietnam dan klub Singapura. Kalau mereka tersandung rasanya kita bisa melewati mereka,” ujar Ferry.
Berdasarkan regulasi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), peringkat kompetisi antarklub setiap asosiasi anggota menjadi salah satu dasar penentuan alokasi tempat pada kompetisi Asia musim berikutnya. Penilaian itu dihitung dari hasil klub dalam delapan musim kompetisi. AFC juga menerapkan pembobotan yang berbeda dalam penghitungan tersebut.
Dalam sistem poin AFC, nilai pertandingan dibedakan sesuai level kompetisi. Karena itu, kontribusi Persib di ACL Two dan Borneo FC di AFC Challenge League dihitung sesuai ketentuan masing-masing ajang. Hasil kedua klub itu pun dinilai penting bagi upaya Indonesia memperbaiki posisi koefisien di Asia.
Sumber: ANTARA



