Sunday, January 29, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga JermanPelatih Bundesliga Siap Tempur Hadapi Musim Baru

Pelatih Bundesliga Siap Tempur Hadapi Musim Baru

Bundesliga akan segera memasuki musim kompetisi baru 2020-2021 pada 18 September 2020 mendatang. Para pelatih Bundesliga sudah mulai mempersiapkan dan meracik timnya untuk menghadapi musim kompetisi baru yang jelas akan kembali bersaing dari titik start. Semua tim yang ada di Bundesliga juga akan berusaha untuk memutus rantai kemenangan Bayern Munchen dan berusaha melengserkan dominasi tim papan atas.

Bayern Munchen memang benar-benar tampil dengan apik dan sangat perkasa di musim lalu. Semua itu terjadi sejak Hansi Flick mengambil alih kursi kepelatihan di paruh musim kedua. Pelatih asal Jerman ini tidak hanya berhasil membawa Bayern Munchen mendominasi di kompetisi domestik, namun ia juga berhasil membawa pulang trofi Liga Champions.

Dalam menghadapi musim baru Bundesliga, para pelatih jelas ingin memberikan taktik dan strategi terbaiknya untuk skuad asuhannya untuk bisa naik ke papan atas klasemen dan menjegal dominasi Bayern Munchen. Dengan keberhasilan memutus rantai trofi yang diraih oleh Bayern Munchen, jelas akan membawa pamor hebat baik bagi tim maupun kepada sang pelatih itu sendiri. Dengan begitu, namanya sebagai pelatih di era modern akan segera naik daun.

Di musim lalu, ada beberapa tim besar yang menjadi pesaing kuat Bayern Munchen yang mampu memperlambat dan menghambat perjalanan Bayern Munchen dalam meraih gelar juara. Beberapa klub tersebut antara lain Borussia Dortmund, RB Leipzig, dan Borussia Monchengladbach. Para pelatih tersebut sepertinya perlu mempersiapkan trik dan taktik yang lebih matang lagi untuk bisa menghentikan Bayern Munchen di musim ini.

Dengan dipecatnya Niko Kovac dari kursi kepelatihan Bayern Munchen, sepertinya membawa berkah baik untuk skuad Bayern Munchen atau bagi Hansi Flick. Hanya butuh waktu separuh musim bagi sang pelatih untuk menyatukan serpihan tim yang sedang berantakan ketika ditinggal Niko Kovac di awal kedatangannya di Bayern Munchen.

Berbekal pengalamannya menjadi asisten pelatih Joachim Loew saat menjadi juara Piala Dunia 2014, Hansi Flick berhasil membangkitkan Bayern Munchen dari kehancuran. Bayern Munchen yang awalnya berada di posisi 4 klasemen Bundesliga berada di bawah Borussia Monchengladbach, berhasil merangsek naik ke puncak klasemen dan mengamankan trofi Bundesliga ke 8 Bayern Munchen secara berturut-turut.

Thomas Muller juga sempat frustasi karena menganggap karirnya akan segera berakhir di Bundesliga. Namun pelatih Bundesliga satu ini berhasil membangunkan semangat Thomas Muller dan menjadikannya raja assist dengan berhasil mengoleksi 21 assist.

Pelatih asal Swiss yang menukangi Borussia Dortmund, Lucien Favre, adalah pesaing utama Bayern Munchen. Karena di musim lalu, pelatih Bundesliga ini berhasil membawa Borussia Dortmund finish di posisi kedua, di bawah Bayern Munchen dengan koleksi poin 69 poin dengan meraih 21 kemenangan.

Kemampuannya dalam memimpin dan menerapkan strategi yang tepat untuk Borussia Dortmund memang sudah tidak diragukan lagi. Hal ini berhasil membawa Lucien Favre menjadi pelatih yang memiliki rasio kemenangan yang lebih tinggi dibandingkan pelatih pendahulunya di Borussia Dortmund. Taktik dan strategi Lucien Favre musim lalu memang berhasil membuat anak asuhnya menjelma menjadi pemain bintang. Seperti Jadon Sancho yang menjadi pemain andalannya, secara menakjubkan berhasil mencetak 17 gol dan 16 assist dari 32 penampilannya di semua kompetisi.

Berkat Lucie Favre pula yang akhirnya bisa mengubah Borussia Dortmund menjadi tim kedua yang paling produktif di Bundesliga dengan koleksi total 84 gol. Dengan bergulirnya musim baru ini, Lucien Favre akan membuktikan dirinya adalah salah satu pelatih Bundesliga paling top berikutnya.

Julian Nagelsman adalah pemegang rekor sebagai pelatih termuda, yaitu menjadi pelatih tim profesional pada usia 28 tahun. Kala itu ia langsung menukangi Hoffenfeim. Belakangan ini berhasil menunjukkan bahwa ia tidak bisa diremehkan untuk menjadi seorang pelatih muda. Ia telah melatih RB Leipzig sejak 2019. Ia juga sempat mendapat julukan Baby Mourinho karena berhasil membawa RB Leipzig menjadi salah satu tim yang mampu bersaing dengan klub papan atas.

Selama menjadi pelatih Bundesliga bersama RB Leipzig, ia berhasil membawa timnya finish di posisi ketiga dengan 18 kemenangan, 12 pertandingan imbang, dan hanya 4 kali kalah. RB Leipzig berhasil mengoleksi 81 gol dan kebobolan 37 kali di kompetisi Bundesliga musim lalu.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments