Genoa mengalahkan Juventus 2-0 pada giornata kesembilan Liga Italia 2026/27 di Stadion Luigi Ferraris, Kamis dini hari WIB. Kemenangan itu memastikan tuan rumah meraih poin penuh lewat gol Kingsley Ehizibue dan Tommaso Baldanzi.
Hasil ini membuat Juventus gagal bangkit sepanjang laga meski berusaha menekan sejak tertinggal dua gol. Tim asuhan Luciano Spalletti pun harus pulang tanpa poin dari markas Genoa.
Kemenangan ini juga menjadi catatan tersendiri bagi pelatih Genoa, De Rossi. Ia berhasil mengungguli mantan pelatihnya, Spalletti, yang pernah bekerja sama dengannya di AS Roma.
De Rossi tercatat menorehkan 251 penampilan di bawah arahan Spalletti. Jumlah itu menjadi yang terbanyak dibandingkan pemain lain yang pernah dilatih Spalletti.
Tambahan tiga poin belum mengangkat Genoa terlalu jauh di klasemen. Genoa kini mengoleksi 10 poin dari sembilan pertandingan dan menempati peringkat ke-13.
Sementara itu, Juventus berada di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan 14 poin dari sembilan pertandingan. Mereka tertinggal 11 poin dari Inter Milan dan Lazio yang berada di puncak klasemen, menurut laman resmi legaseriea.
Genoa langsung tampil agresif di depan pendukung sendiri sejak awal pertandingan. Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-12 melalui Kingsley Ehizibue.
Tembakan keras Ehizibue sempat mengenai Andrea Cambiaso sebelum masuk ke gawang Juventus. Gol itu membuat Genoa unggul cepat dan meningkatkan tekanan kepada tim tamu.
Pada menit ke-28, Genoa kembali menghukum Juventus lewat serangan balik cepat. Vitinha mengirimkan bola kepada Tommaso Baldanzi yang lalu menuntaskan peluang melewati kiper Guglielmo Vicario.
Juventus mencoba merespons sebelum jeda. Namun peluang terbaik mereka melalui Pierre Kalulu pada masa tambahan waktu babak pertama belum mengarah tepat sasaran.
Tembakan Kalulu dari dalam kotak penalti melebar dari gawang Genoa. Skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Spalletti melakukan perubahan untuk meningkatkan daya serang. Nick Woltemade masuk menggantikan Federico Gatti, sedangkan Edon Zhegrova menggantikan Kerim Alajbegovic.
Juventus kemudian lebih dominan dalam penguasaan bola. Meski begitu, Bianconeri kesulitan menciptakan peluang bersih di area pertahanan Genoa.
Di sisi lain, Genoa tetap berbahaya lewat serangan balik. Vitinha sempat melepaskan tembakan yang melambung, sedangkan sundulan Leo Ostigard dan Alessandro Marcandalli belum menambah gol.
Peluang berbahaya Juventus baru hadir pada menit ke-76. Tembakan keras Zhegrova masih mampu ditepis kiper Genoa, Justin Bijlow.
Kesempatan terbaik Juventus datang pada masa tambahan waktu. Teun Koopmeiners melepaskan tendangan bebas keras yang membentur mistar dan memantul di dekat garis gawang.
Teknologi garis gawang memastikan bola belum sepenuhnya melewati garis. Karena itu, gol tidak disahkan dan skor 2-0 tetap bertahan sampai laga usai.
Susunan pemain Genoa (3-4-2-1): Justin Bijlow; Johan Vasquez, Leo Ostigard, Alessandro Marcandalli; Kingsley Ehizibue, Tommaso Baldanzi, Alex Amorim (Wiafe 82′), Mikael Ellertsson (Mitaj 41′); Milutin Osmajic (Colombo 82′), Morten Frendrup; Vitinha.
Susunan pemain Juventus (3-4-2-1): Guglielmo Vicario; Jhon Lucumi, Bremer, Federico Gatti (Nick Woltemade 46′); Douglas Luiz (Teun Koopmeiners 77′), Pierre Kalulu, Weston McKennie, Andrea Cambiaso; Pape Matar Sarr, Randal Kolo Muani; Kerim Alajbegovic (Edon Zhegrova 46′).
Sumber: ANTARA News



