Federasi Futsal Indonesia (FFI) memberhentikan Sekretaris Jenderal FFI Budi Setiawan pada Rabu, 4 November 2026, di Jakarta. Keputusan itu diambil berdasarkan Surat No: 0071/FFI-KEP/1229/ORG/XI-2026 sebagai bagian dari penataan organisasi dan penguatan efektivitas kepemimpinan federasi.
Keputusan tersebut diumumkan FFI melalui keterangan resmi yang disampaikan Ketua Umum FFI Michael Sianipar. Ia menyebut langkah itu merupakan bagian dari dinamika organisasi agar tata kelola dan pelaksanaan program berjalan lebih efektif.
“Organisasi harus terus berkembang dan bergerak maju. Setiap keputusan kepemimpinan harus menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan individu,” ujar Ketua Umum FFI Michael Sianipar dalam keterangan resmi, Rabu.
Michael juga menyampaikan penghargaan atas kontribusi yang telah diberikan Budi Setiawan selama menjabat. Di saat yang sama, FFI menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan agenda pengembangan futsal Indonesia.
“Kami menghargai setiap kontribusi yang telah diberikan, dan kami pastikan kami tetap berkomitmen menjaga kesinambungan agenda pengembangan futsal Indonesia,” imbuhnya.
Menurut Michael, penyesuaian dalam struktur kepengurusan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Langkah itu dilakukan agar pengelolaan federasi bisa berjalan semakin tepat sasaran.
FFI memastikan agenda strategis federasi tetap berjalan setelah pergantian di posisi sekretaris jenderal. Fokus utama tetap diarahkan pada pembinaan tim nasional, pengembangan kompetisi, serta penguatan ekosistem futsal nasional dan daerah.
“Futsal Indonesia adalah milik kita bersama, saya yakin komunitas futsal Indonesia solid. Kita jaga bersama dan kita bangun bersama. Ini wujud kontribusi kami bagi bangsa, dengan terus memajukan futsal Indonesia,” tutup Michael.
Setelah memberhentikan Budi Setiawan dari jabatan sekretaris jenderal, FFI menyatakan akan segera menentukan pelaksana tugas (Plt) sekjen. Penunjukan itu akan dilakukan dalam waktu yang sesingkatnya.
Langkah ini menandai perubahan di level manajemen federasi futsal nasional. Namun, FFI menegaskan prioritas program organisasi tidak berubah dan tetap berfokus pada pengembangan futsal Indonesia.
Sumber: ANTARA News



