Thursday, February 2, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga ItaliaAdrien Rabiot Dipercaya Lagi Timnas Perancis Setelah Tampil Oke di Juventus

Adrien Rabiot Dipercaya Lagi Timnas Perancis Setelah Tampil Oke di Juventus

Adrien Rabiot memutuskan untuk tetap bermain dengan Juventus dan hal tersebut mendapatkan apresiasi dari pelatih tim nasional (Timnas) Prancis, Didier Deschamps. Menurut Deschamps, Rabiot tampil semakin impresif sejak bermain dengan Si Nyonya Tua.

Rabiot resmi didatangkan Juventus pada bursa transfer musim panas 2019. Rabiot memutusan untuk menjadi bagian Le Vecchia Signora setelah mengakhiri kontraknya bersama Paris Saint-Germain (PSG).

Di awal debutnya di Juventus, Rabiot masih tampil biasa-biasa saja. Bahkan, rencananya Juventus akan meminjamkannya pada klub lain di bursa transfer musim panas 2020.

Untungnya rencana tersebtu dibatalkan. Ini dinilai langkah Juve yang tepat untuk tidak meminjamkannya pada musim panas 2020. Rabiot akhirny abisa menunjukan performa terbaiknya sehingga Juventus bisa mengandalkannya.

Setelah terdengar kabar bahwa penampilan Rabiot sangat impresif di Juve, Timnas Perancis pun melirik lagi namanya. Ini adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh Rabiot.

Tentu saja ada alasan tersendiri bagi Deschamps memanggil kembali Rabiot ke Timnas Prancis pada jeda internasional kali ini. Deschamps terkesiam dengan perkembangan bermain Rabiot selama bermain untuk Juventus.

“Sejak Rabiot memutuskan untuk bermain dengan Juventus, saya tidak menyangka perkembangan bermainnya mengalami kemajuan.

Sebelumnya ia pernamh mengalami masa sulit di PSG, dan awal berkarier di Juve pun sebenarnya tidak mudah,” puji Deschamps, seperti dirangkum dari Football Italia, Senin (16/11/2020).

“Saya tidak berani bilang kalau dia benar-benar berubah, namun tentu saja dia tidak sama seperti kami pertama kali bertemu. Kami sudah percaya satu sama lain dan akan terus berdiskusi mengenai beberapa hal,” sambungnya.

“Saat ini ia bisa mengontrol dirinya sendiri. Tidak ada lagi pertanyaan apakah bermainnya terlalu cepat atau lambat, terlalu ke kiri atau kanan. Adaptasinya bisa dibilang sangat cepat. Saya tahu betul klub yang saat ini ia tempati. Saat memtusukan utnuk bergabung disana, pemain manapun harus mematuhi aturan yang berlaku. Jika tidak, kamu bisa didepak.”

“Di awal debutnya dia memang tidak menampilkan performa yang impresif. Namun, sekarang ia mengalami perkembangan yang sangat pesat. Tentu saja kita tidak perlu melihat masa lalunya dan fokus saja dengan masa depan. Jika saya menginginkan dia, itu berarti karena dia memang berbakat,” tuntas pelatih berusia 52 tahun tersebut.

Adrien Rabiot Dimainkan Lagi di Timnas Perancis

Adrien Rabiot sempat absen dua tahun di Timnas Prancis, yaitu selama 2018-2020. Ia tidak masuk dalam daftar Deschamps, setelah tidak mau masuk waiting list skuad Prancis untuk Piala Dunia 2018, di mana akhirnya mereka berhasil menjadi pemenang.

Kariernya berjalan tidak mulus setelah tidak memperpanjang kontraknya di Paris Saint-Germain. Akibatnya, ia dibekukan dari tim selama Desember 2018-Mei 2019. Kemudian ia dilepas oleh PSG di pengujung musim 2018/19 dan direkrut oleh Juventus dengan status bebas transfer.

Namun, kepindahannya tersebut tidak menyelesaikan masalah. Ia tidak bisa maksimal bermain di awal musim 2019/20. Saat itu, ia jarang dimainkan oleh pelatih Juventus saat itu, Maurizio Sarri. Fisik Rabiot masih dinilai kurang berenergi, setelah absen bermain selama sekitar 6 bulan di musim sebelumnya.

Setengah musim berjalan, akhirnya Sarri mulai melirik Rabiot. Ia menjadi lebih sering dimainkan, dan akhirnya tercatat 37 penampilan di semua pertandingan musim itu.

Meskipun saat ini diasuh oleh Andrea Pirlo, Rabiot masih tetap diandalkan di lini tengah. Musim ini, ia sudah bermain di 9 laga bersama Juventus.

Karena berhasil tampil memuaskan, gelandang 25 tahun ini ditaksir lagi oleh Deschamps untuk bergabung dengan Timnas Prancis. Rabiot sudah bermain sebanyak empat kali dari 5 laga UEFA Nations League, termasuk saat menumbangkan Portugal 1-0, Minggu (15/11/2020) dini hari WIB.

“Adrien Rabiot mengalami perkembangan yang sangat pesat. Ia sempat mengalami masa sulit di PSG, dan awal kariernya di Juventus pun tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Untuk itu, say aberani bilang kalau dia tidak sama seperti dulu,” kata Deschamps, dikutip Football Italia.

“Kami sekarang mulai dekat dan saling percaya, dan kami terus berdiskusi. Ia bisa bermain dengan strategi apa saja. Pokoknya, adaptasi Rabiot cepat sekali.”

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments