HomeLiga IndonesiaPutra Sang Fajar Siap Berlaga di Liga 3, Usung Semangat Perjuangan Bung...

Putra Sang Fajar Siap Berlaga di Liga 3, Usung Semangat Perjuangan Bung Karno

PSF FC Siap Debut di Liga 3, Blitar Jadi Markas

Putra Sang Fajar (PSF) FC diperkenalkan kepada publik pada Kamis (5/11) dan siap berlaga di Liga 3 Indonesia atau Liga Nusantara 2026/27. Klub ini akan bermarkas di Blitar. Kabar itu disampaikan dalam keterangan resmi yang dikutip pada Jumat, di Jakarta.

- Advertisement -
asia9QQ

Direktur PSF FC Ronny Talapessy mengatakan kehadiran klub tersebut menjadi kelanjutan dari semangat yang dibangun lewat Soekarno Cup. Turnamen sepak bola usia muda antarprovinsi se-Indonesia itu rutin digelar sejak 2023. Ajang tersebut kini sudah memasuki penyelenggaraan ketiga.

Soekarno Cup edisi terbaru berlangsung pada Agustus 2026. Tiga kota menjadi tuan rumah, yakni Surabaya, Gresik, dan Bangkalan. Dari ajang itu, sejumlah pemain potensial kini mendapat kesempatan naik ke level yang lebih tinggi bersama PSF FC.

“Soekarno Cup telah menjadi ruang bagi talenta muda sepak bola di berbagai pelosok tanah air untuk memperoleh kesempatan berkembang. Kini, sejumlah pemain potensial yang lahir dari ajang tersebut mendapatkan kesempatan untuk menuju level sepak bola yang lebih tinggi bersama PSF FC mengarungi Liga 3,” ujar Ronny.

Dalam membangun tim, PSF FC memadukan pemain muda dan pemain senior. Sejumlah talenta muda berasal dari Soekarno Cup. Sementara itu, pemain senior dihadirkan untuk menambah pengalaman bertanding di dalam skuad.

“Harapannya, seluruh pemain bisa saling melengkapi dan berkembang bersama sebagai satu keluarga besar PSF FC,” ujar Ronny.

Ronny menjelaskan nama Putra Sang Fajar diambil dari julukan Bung Karno. Nama itu dipilih sebagai representasi nilai perjuangan yang ingin diwariskan melalui sepak bola. Nilai yang dimaksud meliputi semangat gotong royong, persatuan, dan pembentukan karakter generasi muda.

PSF FC juga memilih Blitar sebagai homebase. Menurut Ronny, kota itu memiliki ikatan historis yang kuat dengan Bung Karno. Karena itu, kehadiran klub tersebut di Blitar disebut membawa makna tersendiri.

“Karena itu, kehadiran PSF FC di kota ini membawa makna tersendiri, yakni menjadikan sepak bola sebagai salah satu medium untuk meneruskan semangat perjuangan Bung Karno yang dilandaskan pada nilai semangat, disiplin, dan perjuangan,” kata Ronny.

Manajer PSF FC Aprizaldi menambahkan komitmen klub tidak hanya berhenti pada kompetisi dan prestasi. Dalam rangkaian peluncuran, PSF FC juga menggelar sejumlah kegiatan sosial. Kegiatan itu menyasar pengembangan sepak bola usia dini dan kepedulian terhadap lingkungan.

Ia menyebut rangkaian peluncuran klub menjadi bagian dari upaya untuk tumbuh bersama masyarakat. PSF FC juga ingin ikut memperkuat ekosistem sepak bola di daerah. Klub itu disebut dekat dengan masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda.

“Kami bergotong royong menggelar pertandingan persahabatan amal atau charity game untuk korban kebakaran hutan dan lahan, coaching clinic 350 siswa sekolah sepak bola/SSB U12, penyerahan 175 bola untuk 36 SSB se-Blitar Raya, serta penyerahan bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Aprizaldi.

Berdasarkan catatan laman resmi I.League, PSF akan memulai Liga 3 dari Grup B. Mereka dijadwalkan menjamu Persibangga Purbalingga pada Sabtu (14/11). Laga itu akan digelar di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar.

Sumber: ANTARA

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments