Borneo FC membawa modal positif menjelang laga melawan PSIM Yogyakarta pada pekan kedelapan BRI Super League. Pertandingan itu akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11) pukul 15.30 WIB. Kabar itu disampaikan pada Jumat, mengacu pada pernyataan pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo.
Modal tersebut datang setelah Pesut Etam meraih kemenangan atas PSS Sleman pada laga sebelumnya. Hasil itu dinilai memberi tambahan semangat untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Mauro Jeronimo menyebut kemenangan selalu memberi dorongan penting bagi timnya.
“Tentu saja, kemenangan selalu menjadi motivasi,” kata Jeronimo.
Meski suasana tim sedang positif, Jeronimo menegaskan situasi yang dihadapi Borneo FC tidak mudah. Timnya sedang menjalani rangkaian jadwal padat dalam waktu singkat. Selain itu, perjalanan yang harus ditempuh juga menjadi tantangan tersendiri.
Pelatih asal Portugal itu menjelaskan Borneo FC harus memainkan tiga pertandingan dalam 10 hari. Karena itu, ia perlu menjaga kondisi pemain agar tetap bugar di setiap laga. Salah satu langkah yang disiapkan adalah melakukan rotasi pemain secara berkala.
Menurut Jeronimo, rotasi diperlukan agar energi tim tetap terjaga. Ia ingin para pemain tampil dengan kondisi lebih segar saat memasuki pertandingan. Langkah itu juga menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi performa di tengah jadwal yang berat.
“Jelas, ketika semua pengorbanan terbayar dengan raihan tiga poin, hal itu memberikan dorongan semangat bagi kami untuk pertandingan berikutnya,” kata Jeronimo.
Pada pekan ketujuh, Borneo FC berhasil menundukkan PSS Sleman dengan skor 2-1. Laga itu berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa lalu. Kemenangan tersebut menjadi bekal penting sebelum menghadapi PSIM Yogyakarta.
Meski meraih tiga poin, Jeronimo memastikan evaluasi permainan tetap berjalan. Ia tidak ingin tim terlena dengan hasil positif yang baru didapat. Menurut dia, masih ada sejumlah aspek taktik dan permainan yang harus diperbaiki.
Jeronimo juga mengakui performa Borneo FC secara keseluruhan belum berada di level terbaik. Timnya masih menjalani proses adaptasi pada awal musim. Karena itu, perbaikan akan terus dilakukan sambil menjaga hasil di lapangan.
Laga melawan PSIM Yogyakarta pun menjadi ujian berikutnya bagi Borneo FC. Di satu sisi, mereka datang dengan kepercayaan diri usai menang atas PSS Sleman. Namun di sisi lain, mereka tetap harus mengatasi tantangan jadwal padat dan kebugaran pemain.



