PS Barito Putera menang 2-1 atas Persis Solo pada pertandingan pekan kedelapan Grup B Wilayah Timur Pegadaian Championship 2026 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat, 30 Oktober 2026. Hasil itu membawa Barito Putera merebut puncak klasemen sementara.
Barito memastikan kemenangan lewat gol Renan Alves pada menit keenam dan Murilo Mendes pada menit ke-14. Persis Solo hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Saldi pada menit ke-78.
Tuan rumah langsung menekan sejak awal laga. Muhammad Aimar sempat menusuk dari sisi kiri, tetapi bola gagal disambut rekan setimnya di depan gawang.
Keunggulan Barito lahir pada menit keenam. Murilo Mendes menguasai bola di kotak penalti Persis, lalu mengirim umpan pendek kepada Renan Alves yang menuntaskannya menjadi gol.
Persis mencoba merespons melalui sepak pojok pada menit ke-10. Namun, peluang itu belum mampu menghasilkan gol penyeimbang.
Tim tamu kembali mengancam pada menit ke-12 lewat tendangan keras Feby Eka dari luar kotak penalti. Bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Barito.
Alih-alih kebobolan, Barito justru menggandakan keunggulan pada menit ke-14. Kerja sama Korneles Howay dan Murilo Mendes berujung gol kedua tuan rumah setelah Murilo melepaskan tendangan mendatar yang melewati kolong penjaga gawang Persis.
Persis terus berusaha menekan. Bernard Henri sempat mendapat peluang pada menit ke-18 usai menerima umpan Fandi Ahmad, tetapi bola lebih dulu dihalau pemain bertahan Barito.
Pada menit ke-26, Vinicius Duarte melepaskan tendangan bebas dari dekat area pertahanan Barito. Bola melintas tipis di atas mistar, lalu peluang Ahmad Mujadid beberapa saat kemudian juga belum membuahkan hasil.
Barito hampir menambah gol pada menit ke-36. Aditia Nur Mahpud memulai serangan dari tengah lapangan dan mengalirkannya kepada Aimar, tetapi tendangannya ditepis kiper Persis sebelum membentur tiang kiri gawang.
Menjelang turun minum, kedua tim sama-sama masih menciptakan peluang. Namun, tidak ada tambahan gol hingga babak pertama berakhir dengan keunggulan 2-0 untuk Barito.
Pada babak kedua, pertandingan berjalan lebih berimbang. Barito tetap berusaha mencari gol tambahan, sementara Persis mulai lebih sering menguasai bola.
Peluang Barito kembali hadir pada menit ke-56. Aimar lolos dari penjagaan pemain lawan dan mengirim umpan kepada Howay, tetapi penyelesaian akhirnya masih melebar tipis.
Persis akhirnya memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit ke-78. Saldi menerima umpan dari lini tengah, menembus pertahanan Barito, lalu menyungkit bola melewati kiper Satria Tama.
Gol itu membuat Persis semakin agresif pada sisa pertandingan. Tim tamu meningkatkan tekanan lewat umpan terobosan, umpan silang, dan percobaan tendangan jarak jauh.
Situasi menegangkan terjadi pada menit ke-89. Pemain Persis memprotes dugaan handball pemain Barito dan meminta wasit meninjau tayangan VAR.
Setelah berkomunikasi dengan petugas VAR, wasit memutuskan tidak melakukan peninjauan ulang. Insiden itu dinilai bukan handball.
Pada masa tambahan waktu lebih dari lima menit, Persis terus menggempur pertahanan tuan rumah. Salah satu peluang datang dari percobaan Vico ke arah pojok kanan gawang, tetapi Satria Tama sigap mengamankan bola.
Barito akhirnya mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang berbunyi. Tambahan tiga poin mengangkat mereka dari posisi kelima ke puncak klasemen sementara dengan 16 poin dari delapan pertandingan, hasil lima kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.
Hasil ini juga membuat Barito menggeser Deltras FC dari posisi teratas. Sementara itu, Persis tetap berada di peringkat ketujuh dengan tujuh poin.
Sumber: ANTARA



