Tuesday, July 14, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaFIFA Kaji Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Format Turnamen Berpotensi...

FIFA Kaji Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Format Turnamen Berpotensi Berubah

FIFA mulai mempertimbangkan wacana Piala Dunia 2030 diikuti 64 tim. Pernyataan itu disampaikan Presiden FIFA Gianni Infantino pada Minggu, 12 Juli 2026, di Jakarta seperti dikutip dari media Swiss, Bluewin.

Infantino mengatakan pembahasan soal penambahan peserta akan dilakukan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Menurut dia, turnamen sepak bola terbesar dunia harus memberi ruang lebih luas bagi negara dari berbagai kawasan.

“Wacana (penambahan peserta) ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia,” kata Infantino yang dikutip dari media Swiss, Bluewin pada Minggu.

- Advertisement -
asia9QQ

Ia menilai semakin banyak negara layak mendapat kesempatan untuk tampil di Piala Dunia. Karena itu, opsi penambahan jumlah peserta dinilai perlu masuk dalam pertimbangan FIFA.

Menurut Infantino, setiap negara memiliki mimpi untuk berpartisipasi di ajang tersebut. FIFA, kata dia, perlu membuka peluang lebih besar bagi tim nasional dari luar kawasan tradisional kuat sepak bola.

Format Piala Dunia 2026 menjadi dasar penilaian FIFA dalam melihat kemungkinan itu. Edisi kali ini merupakan yang pertama memakai format 48 peserta.

Selain jumlah tim yang bertambah, turnamen juga menggunakan sistem baru di fase grup. Tiket ke babak gugur bisa diraih melalui klasemen peringkat ketiga terbaik.

Infantino menilai perubahan format itu membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola dunia. Ia juga menyebut persaingan menjadi lebih merata dibanding edisi-edisi sebelumnya.

“Turnamen yang menampilkan 48 tim nasional ini telah terbukti sangat sukses. Semua tim menunjukkan level permainan yang tinggi,” ujar Infantino, seperti dikutip Sky Sports.

Keberhasilan sejumlah negara dari berbagai konfederasi disebut menjadi bukti manfaat perluasan peserta. Menurut Infantino, kesempatan yang lebih besar membuat lebih banyak tim mampu bersaing di level tertinggi.

Ia menegaskan tim dari setiap benua mampu menunjukkan kontribusi selama turnamen berlangsung. Hal itu terlihat dari capaian gol, poin, hingga keberhasilan tim Afrika menembus fase gugur.

“Tim dari setiap benua mencetak gol dan meraih setidaknya satu poin. Sembilan dari sepuluh tim Afrika mencapai fase gugur. Ini sekali lagi menunjukkan betapa pentingnya memberi setiap tim kesempatan,” tutupnya.

Wacana penambahan menjadi 64 tim berarti FIFA kembali membuka peluang perubahan besar setelah ekspansi ke 48 peserta pada Piala Dunia 2026. Namun, sejauh ini Infantino baru menegaskan bahwa usulan tersebut masih berada pada tahap pertimbangan.

FIFA belum menyampaikan keputusan resmi terkait format Piala Dunia 2030. Pembahasan lebih lanjut disebut baru akan dilakukan setelah turnamen yang sedang berjalan selesai.

Sumber: ANTARA

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments