Thursday, June 11, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaDi Tengah Euforia Piala Dunia, Warga Ambon Mempererat Solidaritas Bersama

Di Tengah Euforia Piala Dunia, Warga Ambon Mempererat Solidaritas Bersama

Ribuan warga Ambon memadati Lapangan Merdeka, Kamis, 11 Juni 2026, untuk menyambut dimulainya Piala Dunia FIFA 2026. Antusiasme itu tetap tinggi meski hujan deras sempat mengguyur Kota Ambon pada pagi hari. Warga datang dari sejumlah ruas jalan pusat kota dengan mengenakan jersey tim nasional favorit mereka.

Perayaan itu terlihat dalam Ambon Color Fun Walk 2026 yang digelar Pemerintah Kota Ambon. Sekitar 7.000 warga ikut berjalan bersama dalam suasana meriah. Kegiatan ini menjadi bagian dari euforia pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 di kota tersebut.

- Advertisement -
asia9QQ

Suasana di lokasi dipenuhi warna-warni atribut sepak bola dari berbagai negara. Jersey Argentina, Brasil, Spanyol, Jerman, hingga Portugal tampak dikenakan peserta. Mereka berjalan berdampingan, saling bercengkerama, dan berfoto bersama sepanjang kegiatan.

Bagi masyarakat Ambon, Piala Dunia bukan hanya tontonan dari layar kaca. Ajang empat tahunan itu juga menjadi ruang perjumpaan yang mempererat persaudaraan. Perbedaan dukungan terhadap tim nasional tidak menghapus kecintaan bersama terhadap sepak bola.

Di sekitar Lapangan Merdeka, pelaku UMKM turut meramaikan kegiatan. Lapak makanan, minuman, dan produk lokal dipadati pengunjung. Momen kebersamaan itu sekaligus menghadirkan keramaian di area kegiatan.

Sepak Bola Punya Tempat Khusus di Ambon

Sepak bola disebut memiliki cerita panjang di Ambon. Dari lapangan kampung hingga pertandingan internasional, olahraga ini selalu menjadi bahan percakapan warga. Saat Piala Dunia tiba, suasana itu terasa semakin kuat di berbagai sudut kota.

Warung kopi dan rumah-rumah warga menjadi tempat berkumpul untuk menonton pertandingan. Obrolan soal prediksi skor, pemain andalan, dan peluang tim favorit terdengar dalam keseharian masyarakat. Bahkan sebelum laga pertama dimulai, jersey berbagai negara sudah banyak dikenakan warga.

Di antara negara peserta, Belanda dan Argentina disebut memiliki basis pendukung terbesar di Ambon. Dukungan kepada dua tim itu telah berlangsung selama puluhan tahun. Tradisi tersebut juga diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Dalam Color Fun Walk, dominasi jersey oranye Belanda dan biru-putih Argentina terlihat jelas. Namun perbedaan pilihan itu tidak memunculkan sekat antarpeserta. Justru warna-warna tersebut menambah semarak perayaan warga.

Optimisme Pendukung Belanda

Salah satu peserta, Novrat Nanulaitta (35), mengaku optimistis terhadap peluang Belanda pada turnamen kali ini. Ia menilai tim berjuluk De Oranje punya kesempatan mengakhiri penantian gelar juara dunia. Keyakinan itu ia sampaikan di tengah kemeriahan acara.

“Setidaknya Belanda kali ini bisa membawa pulang Piala Dunia. Apalagi sudah ada prediksi dari seorang ekonom dunia yang tiga kali berturut-turut berhasil memprediksi juara Piala Dunia. Sekarang dia juga memprediksi Belanda akan menang,” kata Novrat Nanulaitta (35).

Euforia di Ambon menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi perekat sosial bagi warganya. Di tengah fanatisme terhadap tim masing-masing, kebersamaan tetap menjadi warna utama dalam perayaan. Piala Dunia FIFA 2026 pun disambut sebagai momentum yang menyatukan banyak orang di kota itu.

Sumber: ANTARA News

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments