PSIM Yogyakarta mengumumkan perpisahan dengan penyerang asing Deri Corfe pada Kamis, 11 Juni 2026. Keputusan itu disampaikan klub BRI Super League tersebut melalui laman resmi mereka.
General Manager PSIM Yogyakarta Steven Sunny menyampaikan apresiasi atas kontribusi Deri Corfe selama satu musim bersama Laskar Mataram. Penyerang asal Inggris itu dinilai menunjukkan sikap profesional sepanjang membela tim.
“Mewakili manajemen PSIM, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Deri Corfe. Selama satu musim bersama Laskar Mataram, ia berhasil menunjukkan profesionalitas dan etos kerja yang luar biasa, baik di dalam maupun luar lapangan,” ungkap Steven.
Deri Corfe menjadi salah satu opsi di lini depan PSIM Yogyakarta pada kompetisi Super League 2025/2026. Ia masuk dalam skuad asuhan pelatih kepala Jean-Paul van Gastel.
Sepanjang musim tersebut, Corfe mencatatkan 30 pertandingan bersama PSIM Yogyakarta. Dari jumlah itu, ia menyumbang tiga gol dan satu assist.
PSIM juga menilai Corfe memiliki fleksibilitas bermain yang membantu tim. Selama memperkuat klub, pemain berusia 28 tahun itu bisa dimainkan di posisi sayap kiri maupun penyerang.
Steven Sunny mengatakan kehadiran Corfe memberi warna tersendiri bagi PSIM Yogyakarta. Meski kerja sama berakhir, manajemen tetap mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier sang pemain berikutnya.
“Doa terbaik dari kami, semoga PSIM dan Deri Corfe bisa sama-sama lebih sukses dengan jalannya masing-masing. Semoga karir Deri Corfe lebih bersinar di klub selanjutnya,” jelas Steven.
Pelepasan Deri Corfe menambah daftar pemain yang meninggalkan PSIM Yogyakarta pada bursa transfer kali ini. Sebelumnya, klub juga telah mengakhiri kontrak kerja dengan Ikhsan Chan.
Keputusan melepas Corfe menjadi bagian dari pergerakan skuad PSIM Yogyakarta menjelang musim berikutnya. Klub sebelumnya juga mengumumkan perpanjangan kontrak Cahya Supriadi.






