Persib Bandung mulai mempersiapkan diri menghadapi musim 2026/2027 yang diprediksi menjadi salah satu musim paling padat dalam sejarah klub. Setelah menikmati jeda kompetisi, Maung Bandung kini fokus menyusun program pramusim demi menghadapi tantangan di empat ajang berbeda.
Sebagai juara BRI Super League 2025/2026, Persib akan menjalani jadwal yang jauh lebih sibuk dibanding musim sebelumnya. Selain tampil di kompetisi domestik, klub kebanggaan Bobotoh itu juga akan bersaing di level regional dan Asia. Oleh karena itu, tim pelatih bergerak cepat untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.
Pelatih Igor Tolic mengakui bahwa proses penyusunan program masih berlangsung. Berbagai aspek teknis dan nonteknis menjadi perhatian utama sebelum keputusan final ditetapkan.
Awal Juli Jadi Waktu Kembalinya Skuad Persib
Persib telah menentukan waktu untuk memulai kembali aktivitas tim. Skuad Pangeran Biru dijadwalkan berkumpul dan menjalani latihan perdana pada awal Juli 2026.
Keputusan tersebut diambil agar para pemain memiliki waktu cukup untuk memulihkan kondisi setelah musim yang panjang. Selain itu, tim pelatih ingin memastikan seluruh pemain kembali dalam kondisi terbaik saat pramusim dimulai.
Meski jadwal awal sudah ditetapkan, detail program latihan masih terus dibahas. Igor Tolic dan staf kepelatihannya belum ingin mengambil keputusan secara terburu-buru.
Menurut pelatih asal Kroasia itu, kepastian kalender kompetisi menjadi faktor yang sangat penting. Informasi tersebut akan memengaruhi banyak aspek dalam perencanaan tim.
Mulai dari intensitas latihan, agenda uji coba, hingga manajemen kebugaran pemain akan disesuaikan dengan jadwal resmi yang diterima klub. Karena itu, Persib masih menunggu kepastian dari penyelenggara kompetisi.
Tolic menegaskan bahwa latihan akan dimulai pada awal Juli. Namun, tanggal pastinya masih bergantung pada jadwal lengkap seluruh turnamen yang akan diikuti Persib sepanjang musim.
Langkah tersebut menunjukkan pendekatan yang hati-hati dari tim pelatih. Mereka ingin memastikan seluruh program benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim.
Empat Kompetisi Menuntut Persiapan Lebih Matang
Musim 2026/2027 akan menjadi tantangan besar bagi Persib Bandung. Klub asal Kota Kembang itu dijadwalkan tampil dalam empat kompetisi berbeda.
Selain Super League, Persib juga akan mengikuti Piala Indonesia. Tantangan semakin besar karena mereka harus bersaing di ASEAN Club Championship dan AFC Champions League Two.
Padatnya jadwal membuat perencanaan musim ini jauh lebih kompleks. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi performa tim sepanjang musim.
Karena itu, kedalaman skuad menjadi salah satu faktor yang sangat penting. Persib membutuhkan banyak pemain berkualitas agar mampu menjaga konsistensi di berbagai kompetisi.
Rotasi pemain juga akan menjadi bagian penting dari strategi tim. Dengan jadwal yang padat, menjaga kondisi fisik pemain menjadi prioritas utama.
Selain faktor kebugaran, tim pelatih harus mempertimbangkan risiko cedera. Semakin banyak pertandingan yang dimainkan, semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi.
Situasi tersebut membuat Persib harus memiliki perencanaan yang matang sejak awal. Oleh karena itu, setiap keputusan yang diambil saat pramusim akan berpengaruh besar terhadap perjalanan tim selama satu musim penuh.
Igor Tolic Masih Menunggu Gambaran Lengkap Kompetisi
Sebagai pelatih baru yang dipercaya melanjutkan pekerjaan Bojan Hodak, Igor Tolic ingin memahami seluruh kondisi sebelum menentukan strategi utama tim.
Ia menilai banyak faktor yang harus diperhitungkan sebelum menyusun program secara rinci. Tidak hanya jadwal pertandingan, komposisi skuad juga menjadi perhatian penting.
Selain itu, perkembangan bursa transfer akan turut memengaruhi rencana yang disiapkan. Kehadiran pemain baru maupun kemungkinan perubahan dalam skuad dapat mengubah pendekatan yang digunakan tim pelatih.
Tolic menegaskan bahwa keputusan strategis akan dibuat setelah semua informasi tersedia. Dengan demikian, Persib dapat menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan kompetisi.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa klub tidak ingin mengambil langkah yang tergesa-gesa. Sebaliknya, Persib memilih membangun fondasi yang kuat sejak awal persiapan.
Yang terpenting, seluruh elemen tim memahami bahwa musim depan akan menghadirkan tantangan berbeda. Persaingan di empat kompetisi membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan taktik yang lebih tinggi.
Keberhasilan mempertahankan performa di level domestik sekaligus bersaing di Asia akan sangat bergantung pada kualitas persiapan yang dilakukan selama pramusim. Karena itu, fokus utama Persib saat ini adalah memastikan setiap detail program tersusun dengan baik sebelum para pemain kembali berlatih pada awal Juli 2026.






