Friday, February 3, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga IndonesiaReaksi dan Dampak Klub Penangguhan Liga 1

Reaksi dan Dampak Klub Penangguhan Liga 1

Manajer Persikab Kabupaten Bandung Nandang Sunkitar mengungkapkan reaksi dan dampaknya terhadap klub, satu bulan setelah sepak bola Indonesia dihentikan karena tragedi Kanjuruhan. Reaksi dan Dampak dari Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 terjadi menyusul tragedi Kanjuruhan. Denyut nadi sepak bola Indonesia dihentikan sementara saat penyelidikan atas insiden yang menewaskan 135 orang itu.

Hal ini membuat Persikab yang saat ini sedang berjaya di Liga 1 Indonesia Musim 2022/2023, menyatakan dukungannya kepada PSSI untuk segera menggelar KLB. Mereka ingin pertandingan dimulai sesegera mungkin. Klub harus bersaing dengan jelas karena klub harus membayar pemain. mereka juga ingin membayar pemain dengan cara mereka hang out seperti ini.

Dia mengatakan manajemen Persikab tidak dapat merekrut pemain setelah pertandingan dan pertandingan masih abu – abu. Di KLB, Nandang menginginkan kepastian liga menjadi bagian dari agenda KLB. Jadi Oktober, anak – anak belum dibayar. Setidaknya menunggu kebijakan. Mereka belum dibayar sejak Oktober. Peristiwa [tragedi Kanjuruhan] itu 1 Oktober ya.

Sementara itu, Persipa Parti, klub Liga 1 Indonesia Musim 2022/2023 lainnya, juga mengatakan pembekuan liga berdampak pada situasi keuangan klub. General Manager Persipa Pati Dian Dwi Budianto mengaku harus menanggung keuangan klub. Sebagai manajer, dia merasa sulit untuk mendukung tim Persipa Pati secara finansial, karena tidak jelas apakah pertandingan akan dilanjutkan di kemudian hari. mereka tentu memiliki kewajiban tetap, yaitu upah pemain.

Reaksi dan Dampak Klub Setelah Penangguhan Liga 1 Indonesia Musim 2022/2023

Klub Liga 1 selanjutnya Madura United dikabarkan memilih memulangkan pemain karena nasib pertandingan belum menemui titik terang. Demikian disampaikan Presiden Madura United Achsanul Qosasi. Achsanul menulis di Instagram: “Madura United memiliki segalanya setelah mereka menyelesaikan adendum kontrak. Tolong tunda, batalkan, lanjutkan.”

Pemulangan pemain dan pelatih sedang dilakukan Madura United untuk menjaga kestabilan skuat. Klub ingin membuat pemain dan pelatih senyaman mungkin dengan kondisi yang ada. Mereka pemain profesional dan harus siap segalanya. Yang penting hak dan kewajibannya dipenuhi. Saat ini, pemain Madura sudah berkumpul kembali dengan keluarganya, dan beberapa pemain dan pelatih asing sudah pulang.

Madura hanya menjamin kenyamanan pemain karena permainan mereka penuh ketidakpastian. Salam Settong Dhere Liga 1 Indonesia Musim 2022/2023!

Liga 1 Indonesia Musim 2022/2023 Tidak Jelas Pasca Tragedi Kanjuruhan

Reaksi dan Dampak Klub Penangguhan Liga 1
Reaksi dan Dampak Klub Penangguhan Liga 1

Pasca tragedi Kanjuruhan, nasib sepak bola Indonesia masih belum jelas. Pengamat sepak bola Tommy Wiley meminta semua klub menahan diri dalam situasi tersebut. Pertandingan sepak bola nasional telah dihentikan sejak awal Oktober menyusul tragedi Kanjuruhan. Penghentian permainan berdampak pada kontrak dan gaji pemain yang bermain di Liga 1, Liga 2 hingga Liga 3.

Pengamat sepak bola nasional Tommy Wiley menilai semua pemangku kepentingan tidak boleh asal – asalan. Pria, yang dikenal sebagai Bang Towel, percaya klub yang berpartisipasi di liga harus menunggu dengan sabar dalam keadaan luar biasa ini. Klub di liga profesional memiliki kontrak pemain, ada biaya, ada biaya dan tentu saja kerugian finansial.

Tetapi tidak enak untuk berbicara tentang untung dan rugi dalam situasi ini karena ada tragedi kanjuruhan di latar belakang yang mengambil hidup.  Dia rasa tidak semua klub menginginkannya. Yang penting bicara untung. Rugi karena itu bencana jadi bersabarlah. Tommy Wiley, di sisi lain, melihat pemerintah mengambil sikap agak hati – hati dalam hal ini. Mengingat pemerintah tidak bisa ikut campur dalam keputusan PSSI.

PSM Makassar Semakin Resah Karena Liga 1 Indonesia Musim 2022/2023 Semakin Tak Menentu

PSM Makassar mulai resah karena Liga 1 Indonesia Musim 2022/2023 belum ditentukan. Pasalnya, selama pertandingan tidak bergulir, manajemen tim Juku Eja harus menanggung kerugian. Suleiman Abdul Karim, media officer PSM Makassar, menjelaskan kepada media, Jumat (28 Oktober 2022): “PSM mendesak Liga 1 untuk dilanjutkan. Jika situasinya diperpanjang, klub akan merugi.”

Banyak klub yang mempertanyakan nasib pertandingan dan hingga kini belum bisa memastikan kapan akan dimulai kembali. Pasalnya, jadwal fee klub tetap berjalan sementara pendapatan dari sponsor dan penjualan tiket pertandingan nol. Dengan demikian, PSM kurang agresif dengan Sidang Umum Luar Biasa (KLB) PSSI, karena dampaknya akan membuat pertandingan Liga 1 semakin rancu.

Kalau wabah, kalau tidak sesuai regulasi, tolong jangan dipaksakan. Karena akan menimbulkan sanksi dari FIFA, sama seperti sepak bola kita. Kalau mengacu pada undang – undang, KLB bisa diadakan atas desakan 50% pemilih. KLB tidak boleh mendapat tekanan dari pihak selain pemilih, apalagi karena ada intervensi. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments