Liverpool tolak proposal kedua Bayern Munchen untuk Sadio Mane. Sayang, penawaran tersebut masih belum
memuaskan manajemen the Reds. Beberapa waktu lalu, Sadio Mane mengutarakan niatnya untuk meninggalkan
Liverpool, yang ia klarifikasi sebagai candaan. Terlepas dari itu, sudah bukan rahasia lagi kalau Mane memang ingin
meninggalkan Anfield. Laporan menyebutkan kalau Mane tidak tertarik menuliskan tanda tangannya di kontrak terbaru.
Kontraknya saat ini cuma berlaku sampai musim panas 2023, yang artinya Liverpool harus menjualnya tahun ini.
Liverpool Tolak Proposal Bayern Munchen
Bayern Munchen diketahui sebagai peminat beratnya. Mereka sangat membutuhkan Mane berhubung
Robert Lewandowski juga ingin hengkang. Namun sejauh ini, proposal yang mereka tawarkan belum bisa
memuaskan Liverpool. Beberapa hari lalu, muncul kabar kalau Bayern Munchen telah melayangkan tawaran untuk
merekrut Sadio Mane dengan nilai 25 juta pounds. Proposal transfer itu gagal memuaskan the Reds dan langsung
ditolak mentah-mentah. Kemudian pada hari Selasa (7/6/2022) kemarin. Bayern Munchen telah melayangkan
penawaran kedua dengan nilai lebih tinggi. Besarannya mencapai 30 juta pounds. Sepertinya, Bayern Munchen akan
kembali dibuat gigit jari. Pasalnya Liverpool diketahui belum tertarik dengan angka segitu dan akan mengembalikan
proposal ke Die Bavarians untuk diperbaiki kalau memang menginginkan Mane. Liverpool diketahui punya angka
yang ideal untuk melepas Mane, walaupun posisinya sendiri cukup terdesak dengan kontrak sang pemain berakhir
tahun depan. Mereka berharap bisa mengantongi uang 42,5 juta pounds dari kepergian Mane. Pihak the Reds
merasa bahwa itu angka yang cukup adil untuk seorang Mane. Apalagi Mane belum menunjukkan tanda-tanda
penurunan performa meski usianya sudah berkepala tiga, dengan catatan 23 gol musim lalu.
Liverpool benar-benar sulit untuk diajak bernegosiasi. Padahal, Bayern Munchen tidak bertele-tele ketika Liverpool
tertarik merekrut Thiago Alcantara. Gelandang asal Spanyol itu dibeli dengan harga 15 juta pounds saja pada tahun
2020 lalu. Tapi itu tidak mengherankan, sebab Mane punya peran penting dalam keberhasilan Liverpool selama ini.
Mereka butuh sosok pengganti yang sepadan untuknya, dan kabarnya Liverpool sedang mengarahkan targetnya ke Darwin Nunez.
Darwin Nunez Bakal Pilih Liverpool daripada Man United
Persaingan Liverpool dan Manchester United dalam pemburuan Darwin Nunez bisa jadi salah satu cerita menarik di
bursa transfer musim panas ini. Selalu menarik ketika dua tim top ini terlibat. Nama Darwin Nunez termasuk yang
paling sering disebut di bursa transfer musim panas ini. Striker muda Benfica itu mencuri perhatian karena
dianggap punya potensi besar. Potensi Nunez mulai terlihat dalam 2 tahun terakhir. Dia baru 22 tahun dan dianggap
sebagai salah satu striker muda potensial. Awalnya, Liverpool terlebih dahulu tertarik merekrut Nunez.
Jurgen Klopp sudah menyaksikan langsung aksi Nunez menghadapi timnya. Namun, baru-baru ini Man United pun
disebut tertarik.
Bukan pilihan sulit Bagi Nunez
Spekulasi transfer Nunez ini juga mencuri perhatian analis Premier League, Stan Collymore.
Menurutnya, transfer Nunez seharusnya bukanlah keputusan sulit bagi Liverpool.
Memang harga Nunez cukup mahal, tapi Collymore yakin bahwa Liverpool harus berusaha menuntaskan transfer ini
untuk menunjukkan keseriusan mereka terhadap rival, termasuk MU. Collymore mengatakan orang orang merasa
bahwa Nunez bakal memilih MU, tapi ia kira tidak demikian. Dan menurutnya ini adalah pembelian yang
seharusnya dituntaskan Liverpool beberapa pekan lalu. Dan jika pilihannya antara Liverpool dan Man United,
menurut dirinya bukan pilihan sulit untuk memilih Liverpool. Klub yang satu menawarkan trofi meraih gelar,
sedangkan di klub lainnya dia bakal jadi bulan-bulanan. Collymore tahu bahwa MU masih menarik dengan nama
besarnya. Terlebih, Setan Merah bakal memulai era baru bersama Erik ten Hag musim depan.
Memang transfer ke MU mungkin dapat menguntungkan Nunez. Namun, jika pertimbangannya karier,
Liverpool seharusnya lebih pasti. Collymore mengatakan Nunez memang memikirkan gabung Setan Merah.
Namun, meski di bawah Erik ten Hag, tidak ada jaminan bahwa mereka akan langsung main bagus.
Jelas tidak akan mudah di bawah tekanan dan dorongan besar dari fans terhadap para pemain dan Glazer.