Monday, February 26, 2024
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaDuel Ketat: RANS Nusantara FC vs Persebaya Surabaya Berakhir Imbang

Duel Ketat: RANS Nusantara FC vs Persebaya Surabaya Berakhir Imbang

Pertandingan seru antara RANS Nusantara FC dan Persebaya Surabaya di pekan ke-21 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Maguwoharjo, Jumat (01/12/2023), berakhir tanpa pemenang. Pertarungan sengit dan intens terjadi di lapangan, di mana kedua tim saling serang dengan gigih.

Meskipun atmosfer pertandingan penuh intensitas, baik RANS maupun Persebaya sama-sama gagal membobol gawang lawan. Sejumlah peluang tercipta dari kedua kubu, namun ketajaman penyelesaian dan ketangguhan kiper membuat kedua tim harus puas berbagi poin.

- Advertisement -
asia9QQ  width=

Dengan hasil ini, RANS Nusantara FC mengemas total 32 angka dari 21 laga, menjadikannya berada di posisi kelima dalam klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024. Di sisi lain, Persebaya Surabaya menempati peringkat 14 dengan raihan 23 angka dari 19 laga.

Duel yang berakhir imbang ini tidak hanya meningkatkan ketegangan di papan atas klasemen, tetapi juga memberikan catatan menarik untuk kedua tim dalam perjalanan mereka di musim ini.

Pertempuran Sengit Tanpa Gol

Pertandingan antara RANS Nusantara FC dan Persebaya Surabaya menjadi panggung ketegangan sejak menit pertama. RANS mencoba mengambil inisiatif dengan tekanan awal, terutama melalui tandukan tajam dari Tavinho pada menit pertama, namun kiper Persebaya dengan sigap mengamankan gawangnya.

Peluang terbuka bagi Persebaya datang pada menit ke-16 melalui aksi Bruno. Bola liar hasil tepisan kiper RANS dari umpan silang Duarte jatuh ke kakinya, tetapi upayanya untuk mencetak gol tidak berhasil.

Duarte sendiri mencoba membobol gawang RANS dengan tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi hanya menghasilkan sepak pojok. Tavinho juga ikut mencoba nasib dengan percobaan serupa, namun bola melambung di atas sasaran. Babak pertama berakhir tanpa gol, meninggalkan ketegangan yang tertahan di lapangan.

Babak kedua membawa lebih banyak momen intens. Pada menit ke-62, Song mencoba tembakan, namun usahanya kurang mendapat kekuatan yang diperlukan. Peluang lain muncul pada menit ke-78, ketika Andi Irfan mendapat kesempatan melepaskan tembakan, tetapi arahnya melenceng dari gawang.

Dandi mencoba membahayakan gawang Persebaya dengan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi bola kembali melambung dari sasaran. Meski wasit menambahkan enam menit waktu tambahan, tidak ada gol yang tercipta. RANS Nusantara FC dan Persebaya Surabaya berbagi poin dalam pertempuran yang berkesan, menutupinya dengan skor kacamata 0-0.

Susunan Pemain: Pertarungan Keseimbangan di Lapangan

RANS Nusantara:

  1. Hilmansyah (Kiper): Berdiri kokoh di bawah mistar, Hilmansyah menjadi pagar terakhir RANS Nusantara.
  2. Dallen Doke (Bek): Mengawal pertahanan dengan ketat, Doke menjadi benteng yang sulit ditembus lawan.
  3. Francisco Pereira Carneiro (Bek): Dikenal dengan kelincahan dan ketrampilan bertahan, Carneiro menjadi elemen penting di lini belakang.
  4. Dandi Maulana (Gelandang): Memimpin serangan dari lini tengah, Maulana menjadi otak permainan untuk RANS.
  5. Taufik Hidayat (Bek): Menggabungkan kemampuan bertahan dan serangan, Hidayat menjadi sosok multifungsi di lapangan.
  6. Ilhamsyah (Gelandang): Penguasaan bola yang apik dan visi permainan Ilhamsyah memberikan kreativitas bagi timnya.
  7. Paulo Sitanggang (Gelandang): Kecepatan dan kemampuan dribel Sitanggang menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan.
  8. Mitsuru Maruoka (Gelandang): Keahlian Maruoka dalam distribusi bola menciptakan peluang-peluang berbahaya.
  9. Evandro Brandão (Penyerang): Menciptakan ancaman di kotak penalti lawan, Brandão menjadi ujung tombak serangan.
  10. Abdul Rahman (Gelandang): Kombinasi antara kreativitas dan kerja keras, Rahman menjadi motor penggerak di lini tengah.
  11. Tavinho (Penyerang): Dikenal dengan insting golnya, Tavinho menjadi harapan untuk membongkar pertahanan lawan.

Pelatih: Eduardo Almeida Sebagai arsitek di balik susunan pemain, Almeida memiliki tugas besar untuk mengoptimalkan potensi setiap pemain dan merancang strategi yang efektif.

Persebaya Surabaya:

  1. Ernando Ari (Kiper): Kiper handal yang bertugas menjaga gawang Persebaya dengan kecermatan dan keberanian.
  2. Kasim Botan (Bek): Pemain bertahan tangguh, Botan menjadi pertahanan yang sulit ditembus bagi lawan.
  3. Yan Victor (Bek): Mengandalkan kekuatan fisik dan kecepatan, Victor menjadi penghalang kuat di lini belakang.
  4. Dušan Stevanović (Bek): Keahlian Stevanović dalam membaca permainan membuatnya menjadi bek yang cerdas dan efektif.
  5. Arief Catur (Gelandang): Memimpin serangan dari lini tengah, Catur menjadi juru kunci permainan Persebaya.
  6. Muhammad Hidayat (Gelandang): Kreativitas dan kemampuan serangan Hidayat memberikan variasi dalam permainan tim.
  7. Song Ui-young (Gelandang): Gelandang serba bisa dengan kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang.
  8. Muhammad Iqbal (Gelandang): Dengan visi permainan yang tajam, Iqbal menjadi pengatur serangan bagi timnya.
  9. Bruno Moreira (Penyerang): Pencetak gol berbakat dengan insting tajam di depan gawang lawan.
  10. Paulo Henrique (Gelandang): Keahlian Henrique dalam menciptakan peluang membuatnya menjadi ancaman di lini tengah.
  11. Róbson Duarte (Penyerang): Dikenal dengan kecepatan dan kelincahannya, Duarte menjadi pemain yang sulit dijaga.

Pelatih: Uston Nawawi Nawawi memiliki peran penting dalam menyusun strategi permainan Persebaya, memastikan setiap pemain memberikan kontribusi maksimal untuk mencapai hasil terbaik.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments