HomeLiga IndonesiaBTS Wakili Indonesia di Brasil, Sebut Berangkat Secara Mandiri Tanpa Bantuan FFI

BTS Wakili Indonesia di Brasil, Sebut Berangkat Secara Mandiri Tanpa Bantuan FFI

Pemilik klub futsal Bintang Timur Surabaya (BTS) Dimas Bagus Kurniawan menyebut timnya belum mendapat bantuan Federasi Futsal Indonesia (FFI) jelang keberangkatan ke Brasil. Pernyataan itu disampaikan Dimas di kantor Asprov PSSI Jawa Timur, Surabaya, Kamis, 5 November 2026. BTS dijadwalkan tampil dalam turnamen internasional Intercontinental Futsal Cup di Brasil.

Dimas mempertanyakan bentuk dukungan FFI untuk keikutsertaan timnya di ajang tersebut. Ia mengatakan seluruh kebutuhan keberangkatan masih ditangani pihak klub. Menurut dia, tidak ada bantuan federasi, termasuk dalam skema koordinasi dengan panitia.

“Untuk keberangkatan ke Brasil juga kita masih ‘one man show’, artinya tidak ada sama sekali bantuan dari federasi, baik dari skema federasi ke panitia juga tidak ada. Semuanya kita yang melakukan”

- Advertisement -
asia9QQ

Dimas menuturkan BTS masih menanggung sendiri seluruh kebutuhan menuju Brasil. Persiapan perjalanan juga masih terus dilakukan menjelang jadwal keberangkatan dalam beberapa hari ke depan. Situasi itu membuat klub harus bekerja sendiri untuk memastikan seluruh kebutuhan tim terpenuhi.

Selain soal dukungan federasi, kepastian keberangkatan BTS juga masih menunggu informasi lanjutan dari panitia. Dimas mengatakan bandara tujuan dilaporkan mengalami kerusakan akibat puting beliung. Karena itu, tim belum bisa memastikan apakah tetap berangkat sesuai rencana atau tidak.

“Kita masih belum bisa memastikan juga untuk berangkat atau tidak. Kita masih menunggu konfirmasi pihak panitia karena tadi pagi kita konfirmasi di sana masih dini hari atau malam hari, jadi masih belum ada respons,” ujarnya.

Dimas berharap persoalan itu segera mendapat kejelasan. Kepastian dari panitia dibutuhkan agar persiapan tim bisa berjalan sesuai rencana. BTS saat ini menunggu respons resmi sebelum mengambil keputusan berikutnya.

Di sisi lain, Dimas juga menyinggung persoalan tunggakan pembayaran di lingkungan futsal. Ia mengungkapkan ada sejumlah kewajiban yang sebelumnya belum diselesaikan. Namun, menurut dia, tunggakan tersebut kini telah dilunasi setelah adanya desakan dari berbagai pihak.

“Untuk futsal sendiri memang ada beberapa dan banyak, terutama tunggakan-tunggakan yang memang masih belum dibayarkan. Tapi alhamdulillah semuanya sudah lunas hari ini setelah dioyak-oyak,” ucapnya.

Dimas turut mendukung dorongan sejumlah anggota untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) FFI. Ia menilai langkah itu perlu dilakukan demi memperbaiki tata kelola organisasi futsal nasional. Menurut dia, sejumlah klub peserta kompetisi futsal juga sudah menyuarakan aspirasi yang sama.

Ia berharap perubahan di tubuh organisasi bisa membawa dampak positif bagi perkembangan futsal Indonesia. Dimas menilai pembenahan perlu dilakukan agar kondisi futsal nasional menjadi lebih baik ke depan.

“Memang seharusnya terjadi supaya kita bisa lebih baik ke depannya lagi. Mudah-mudahan bisa lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Sumber: ANTARA

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments