HomeLiga IndonesiaKFI manfaatkan masukan klub sebagai momentum pembenahan kompetisi Liga Futsal

KFI manfaatkan masukan klub sebagai momentum pembenahan kompetisi Liga Futsal

KFI Tuntaskan Subsidi Klub, Siapkan Perbaikan Liga Futsal

PT Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) pada Selasa, 3 November 2026, di Jakarta, menyatakan masukan klub menjadi momentum perbaikan liga futsal Indonesia. KFI juga mengumumkan seluruh subsidi dan kontribusi untuk klub peserta Pro Futsal League (PFL) dan Women’s Pro Futsal League (WPFL) telah diselesaikan.

- Advertisement -
asia9QQ

Langkah itu disampaikan KFI dalam keterangan resminya. Operator liga tersebut menegaskan pembenahan pengelolaan kompetisi mulai disiapkan setelah menerima masukan terbuka dari klub peserta.

“Kami berterima kasih kepada klub yang telah menyampaikan masukannya secara terbuka. Seluruh subsidi dan kontribusi klub telah kami tuntaskan, dan kami langsung bergerak melakukan perbaikan, termasuk berkoordinasi dengan mitra, agar ke depan semuanya berjalan lebih baik,” ujar Direktur Operasional KFI Dirgantara Pangaribuan.

KFI menyebut perbaikan akan difokuskan pada penguatan koordinasi dengan klub. Komunikasi yang lebih rutin dan terbuka akan dijalankan agar setiap kendala bisa dibahas lebih awal.

Dengan pola itu, masalah yang muncul di tengah kompetisi diharapkan dapat diselesaikan bersama. KFI ingin hubungan operator dan klub berjalan lebih selaras dalam mengelola liga.

“Kemajuan liga hanya bisa dicapai jika operator dan klub berjalan seiring. Kami ingin menjadikan ini momentum untuk mempererat kebersamaan dan membangun PFL dan WPFL yang lebih solid,” tambah Dirgantara.

Sementara itu, Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar menegaskan posisi FFI sebagai regulator. Menurut dia, seluruh urusan pelaksanaan kompetisi saat ini sudah ditangani langsung oleh KFI.

Meski begitu, FFI tetap menjalankan fungsi pengawasan. Federasi juga tetap menerima usulan dari klub karena keberadaan klub dan kompetisi dinilai penting bagi ekosistem futsal nasional.

“Secara regulator FFI sudah melakukan tugasnya dengan memberikan pengawasan. Tetapi untuk pelaksanaan dilakukan KFI termasuk urusan subsidi. Karena yang utama adalah mempertahankan ekosistem futsal untuk terus maju,” kata dia.

Pernyataan itu menegaskan pembagian peran antara federasi dan operator kompetisi. FFI berada di sisi pengawasan, sedangkan KFI bertanggung jawab atas pelaksanaan liga, termasuk penyelesaian subsidi.

KFI berharap penyelesaian kewajiban kepada klub menjadi titik awal perbaikan tata kelola kompetisi. Fokus utama mereka kini adalah menjaga kelancaran PFL dan WPFL agar berjalan lebih solid ke depan.

Sumber: ANTARA

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments