ANTARA merangkum 10 pesepak bola yang memiliki karier musik dalam artikel yang terbit pada Selasa, 3 November 2026, di Jakarta. Nama-nama itu mencakup pemain aktif hingga mantan pesepak bola yang menekuni dunia rap, hip-hop, DJ, dan rock.
Sepak bola dan musik disebut sama-sama memberi ruang untuk kreativitas dan ekspresi diri. Karena itu, sejumlah pemain tidak hanya menjadikan musik sebagai hobi, tetapi juga merilis single, album, hingga EP.
Daftar pesepak bola yang menekuni musik
Memphis Depay menjadi salah satu nama paling menonjol dalam daftar ini. Penyerang timnas Belanda itu mulai menunjukkan minatnya lewat freestyle berjudul “LA Vibes” pada 2017.
Depay kemudian merilis lagu “No Love” dan album “Heavy Stepper” pada 2020. Pada 2025, ia kembali menghadirkan proyek musik bertajuk “Falando com as Favelas”.
Rafael Leao juga aktif di studio rekaman. Pemain asal Portugal itu menggunakan nama panggung WAY 45 dan telah merilis album “Beginning” pada 2021 serta “My Life in Each Verse” pada 2023.
Moise Kean menekuni musik dengan nama panggung KMB. Penyerang asal Italia itu meluncurkan album debut “Chosen” pada Desember 2024 yang berisi 11 lagu.
Salah satu karya Kean yang cukup dikenal adalah “BOMBAY”. Lagu itu dirilis pada Maret 2025 dan masuk dalam soundtrack permainan EA Sports FC.
Alex Iwobi juga masuk dalam daftar tersebut. Pemain timnas Nigeria itu memakai nama panggung 17 dan merilis EP debut “More To Life” pada 9 April 2026.
EP itu berisi sembilan lagu dengan pengaruh Afrobeats dan Afrowave. Dalam proyek tersebut, Iwobi menggandeng Teni, Fido, dan Amadou Onana yang memakai nama panggung 24AM.
Noa Lang, pemain asal Belanda, memperkenalkan karya musiknya dengan nama panggung Noano. Ia merilis sejumlah single, termasuk “7k op jea feas” dan “Damage” bersama Ronnie Flex.
Kedua lagu itu mendapat respons positif di Belanda. Karya tersebut juga meraih sertifikasi gold record.
Dari hiplife hingga rock
Asamoah Gyan dikenal tidak hanya sebagai mantan kapten timnas Ghana. Ia juga pernah berkiprah di musik dengan nama panggung Baby Jet.
Gyan berkolaborasi dengan musisi Ghana, Castro, dalam genre hiplife. Salah satu lagu mereka, “African Girls”, dirilis pada 2010 dan memenangi penghargaan Best Hiplife Single of the Year di Ghana Music Awards.
Jackson Martinez menempuh jalur berbeda setelah pensiun pada 2021. Mantan penyerang timnas Kolombia itu serius mengembangkan musik hip-hop dan rap gospel.
Ia merilis album “Las 2 Puertas” pada 2021 dan “Cuatro-Trece” pada 2024. Lirik lagunya banyak mengangkat tema keimanan dan kehidupan.
Jose Manuel Pinto juga memiliki perjalanan panjang di musik. Mantan penjaga gawang Barcelona itu memakai nama panggung Pinto Wahin sebagai musisi dan produser rekaman.
Salah satu pencapaiannya adalah keterlibatan dalam produksi musik untuk pertunjukan Cirque du Soleil bertajuk Messi10. Pertunjukan itu terinspirasi dari perjalanan Lionel Messi.
Djibril Cisse kemudian menekuni dunia musik setelah gantung sepatu pada 2015. Mantan penyerang Prancis itu aktif sebagai disc jockey atau DJ dalam berbagai acara hiburan.
Ketertarikannya pada musik sudah muncul sejak masih bermain. Ia bahkan sempat menjadi DJ dalam acara yang menghadirkan Mariah Carey pada 2017.
Alexi Lalas melengkapi daftar tersebut. Mantan pemain timnas Amerika Serikat itu menaruh minat besar pada musik rock sejak remaja.
Lalas membentuk band saat kuliah di Rutgers University, termasuk grup bernama The Gypsies. Band itu pernah menjadi pembuka konser Hootie & The Blowfish dalam tur Eropa pada 1998.
Selain bersama band, Lalas juga merilis album solo seperti “Far from Close”, “Ginger”, dan “Infinity Spaces”. Daftar ini menunjukkan bahwa lapangan hijau bukan satu-satunya panggung bagi para pesepak bola tersebut.
Sumber: ANTARA



