Persib Sapu Bersih Empat Laga Awal di ACL Two 2026
Persib Bandung mencatat awal meyakinkan di AFC Champions League Two musim 2026 setelah menyapu bersih empat laga pertamanya. Catatan itu dipertegas hingga Sabtu, 31 Oktober 2026, setelah rangkaian pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, dan Seoul. Maung Bandung kini menjadi salah satu tim dengan start paling impresif di fase awal kompetisi.
“Kita nantikan apakah Marc Klok dan rekan-rekan mampu mengatasi jadwal padat yang sangat menguras fisik ini.”
Persib memulai perjalanan dari babak kualifikasi, tidak seperti 15 tim lain di fase grup ACL Two musim ini. Pada 31 Agustus 2026, Persib menang 1–0 atas Manila Digger di Stadion Si Jalak Harupat. Gol tunggal pada laga itu dicetak Mariano Peralta.
Kemenangan tersebut membawa Persib ke Grup E Wilayah Timur. Di grup ini, Persib bersaing dengan Melbourne Victory, FC Seoul, dan The Cong Viettel. Ketiga lawan itu datang dari negara dengan poin kompetisi lebih tinggi dari Indonesia.
Melbourne Victory adalah klub Australia yang musim lalu finis di urutan keempat di liga domestiknya. FC Seoul menutup musim 2025 di posisi keenam liga Korea Selatan. FC Seoul juga berstatus juara bertahan Liga Korea Selatan setelah finis pertama pada musim 2026.
Sementara itu, The Cong Viettel lolos ke turnamen ini sebagai runner-up Liga Vietnam musim lalu. Di sisi lain, Persib merupakan juara bertahan Super League dalam tiga musim terakhir. Status itu ikut mengangkat kepercayaan diri tim asuhan Maung Bandung di level Asia.
Di fase grup, Persib menjaga tren kemenangan tanpa putus. Setelah menang 1-0 atas Seoul FC di Seoul pada 16 September, Persib kemudian menaklukkan Cong Viettel 1-0. Setelah itu, Persib menundukkan Melbourne Victory 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Rangkaian hasil tersebut membuat Persib menjadi satu dari empat tim yang selalu menang dalam tiga pertandingan fase grup ACL Two musim ini. Tiga tim lain yang memiliki catatan serupa adalah Al Wahda FC dari Uni Emirat Arab di Wilayah Barat, serta Machida Zelvia dari Jepang dan Phnom Penh dari Kamboja di Wilayah Timur.
Persib juga masuk dalam daftar tim dengan pertahanan paling rapat sejauh ini. Maung Bandung menjadi satu dari dua tim, selain Machida Zelvia, yang belum pernah kebobolan. Fakta itu menegaskan keseimbangan permainan Persib, baik saat menyerang maupun bertahan.
Awal apik ini memang belum cukup untuk memastikan langkah jauh Persib di ACL Two musim ini. Namun, empat kemenangan beruntun menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan berikutnya. Persib setidaknya sudah menunjukkan kapasitasnya saat menghadapi lawan-lawan kuat dari kawasan Asia Timur.
Sumber: ANTARA News



