Pelatih Timnas U20 Indonesia Nova Arianto menyampaikan rasa senangnya terhadap perkembangan Amar Brkic bersama Borneo FC, Rabu, di Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Nova menilai keputusan Amar pindah dari Darmstadt ke klub Indonesia mulai menunjukkan hasil positif.
Nova mengaku sempat khawatir saat Amar memilih meninggalkan tim muda Jerman tersebut. Namun, kekhawatiran itu kini berubah menjadi optimisme karena pemain berusia 19 tahun itu terus mendapat kesempatan bermain.
“Di awal yang kita takutkan, Amar memilih Borneo karena kesempatan bermain,” kata Nova di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu.
Amar sudah mencatatkan tiga penampilan bersama Borneo FC di AFC Challenge League. Selain itu, ia juga sekali tampil di Super League.
Debut Amar bersama Borneo terjadi saat menghadapi Yangon United. Pada laga itu, tim berjuluk Pesut Etam meraih kemenangan 2-0.
Setelah itu, Amar kembali dimainkan dalam ajang Asia saat melawan Tainan City. Pada pertandingan tersebut, satu gol Amar membantu Borneo FC menang 3-1.
Pada pertandingan terakhirnya, Amar tampil saat Borneo FC menghadapi PSS Sleman, Selasa. Dalam laga di Stadion Maguwoharjo itu, Borneo FC menang 2-1.
Nova menilai rangkaian penampilan itu penting untuk proses perkembangan Amar. Menurut dia, menit bermain di level klub akan berdampak positif untuk kebutuhan tim nasional.
“Semoga itu menjadi proses yang baik buat Amar dan pastinya akan sangat membantu timnas,” ucap Nova.
Amar bukan nama baru di kelompok umur tim nasional Indonesia. Ia sudah beberapa kali menjadi andalan tim nasional kelompok umur.
Ia juga menjadi bagian dari Timnas U20 Indonesia yang berhasil menembus putaran final Piala Asia U20 2027 di China. Perkembangan bersama Borneo FC dinilai menjadi modal penting bagi Amar untuk terus menjaga tempatnya di tim asuhan Nova Arianto.
Dengan catatan penampilan di level Asia dan kompetisi domestik, Amar kini mulai menunjukkan adaptasi yang baik. Situasi ini menjadi kabar positif bagi Timnas U20 Indonesia yang terus memantau perkembangan para pemain mudanya di klub masing-masing.
Sumber: ANTARA



