Harry Kane meraih Ballon d’Or di London pada hari Senin, (26/10), setelah mengungguli Lamine Yamal dan Kylian Mbappe. Penghargaan itu membuat Kane menjadi pemain Inggris pertama dalam 25 tahun terakhir yang memenangkan Ballon d’Or.
Penghargaan tersebut diterima Kane di kota kelahirannya, London. Momen itu menjadi catatan penting bagi sepak bola Inggris karena penantian panjang akhirnya berakhir.
Berdasarkan keterangan dalam laporan ANTARA, Kane sukses finis di depan Lamine Yamal dan Kylian Mbappe dalam perebutan penghargaan individu paling bergengsi tersebut. Tidak ada rincian tambahan mengenai perolehan suara dalam sumber yang tersedia.
Keberhasilan ini menegaskan posisi Harry Kane sebagai pemenang Ballon d’Or edisi 2026. Ia juga tercatat sebagai pemain Inggris pertama dalam seperempat abad terakhir yang mampu membawa pulang trofi itu.
Acara penyerahan berlangsung di London, kota tempat Kane lahir. Dalam sumber yang sama, disebutkan bahwa penghargaan itu diterima pada hari Senin, (26/10).
Nama Lamine Yamal dan Kylian Mbappe ikut menjadi sorotan karena keduanya berada di belakang Kane dalam hasil akhir. Namun, penghargaan utama akhirnya jatuh ke tangan penyerang Inggris tersebut.
Ballon d’Or merupakan salah satu penghargaan individu paling prestisius dalam sepak bola dunia. Pada edisi kali ini, Harry Kane menjadi tokoh utama setelah keluar sebagai pemenang di hadapan para pesaingnya.
Dengan hasil itu, Kane menorehkan pencapaian besar bagi dirinya dan sepak bola Inggris. Penantian 25 tahun untuk melihat pemain Inggris kembali memenangkan Ballon d’Or pun resmi berakhir di London.
Sumber: ANTARA



