Ismael Bennacer dan AC Milan resmi mengakhiri kerja sama lebih cepat pada bursa transfer pemain musim panas ini. Kepastian itu diumumkan AC Milan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, melalui laman resmi klub. Bennacer meninggalkan klub Liga Italia tersebut setelah tujuh tahun membela Rossoneri.
AC Milan menyatakan pemutusan kontrak dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama. Klub juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi gelandang asal Aljazair itu selama berseragam merah-hitam. Milan turut mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier Bennacer berikutnya.
Bennacer bergabung dengan AC Milan dari Empoli pada musim panas 2019. Saat itu, Milan menebusnya dengan nilai transfer 16 juta euro atau sekira Rp328 miliar. Sejak datang ke San Siro, ia menjadi salah satu pemain penting di lini tengah tim.
Selama membela Rossoneri, Bennacer mencatatkan 178 penampilan kompetitif. Dari jumlah itu, 137 laga ia jalani di Serie A. Catatan tersebut menegaskan peran pentingnya dalam skuad Milan dalam beberapa musim terakhir.
Salah satu momen terbaik Bennacer datang pada musim 2021/2022. Ketika bermain di bawah asuhan Stefano Pioli, ia tampil dalam 31 pertandingan. Pada musim itu pula, Bennacer ikut membantu AC Milan mengakhiri penantian gelar Liga Italia.
Perjalanan Bennacer di Milan kemudian terganggu cedera lutut parah. Cedera itu ia alami pada akhir musim 2022/2023. Kondisi tersebut menjadi awal dari meredupnya kiprah sang gelandang di San Siro.
Bennacer sempat kembali merumput bersama AC Milan pada Desember 2023. Setelah pulih, ia tampil dalam 20 pertandingan pada kompetisi Liga Italia musim 2023/2024. Namun, ia tak lagi menempati posisi sentral seperti sebelumnya.
Pada pertengahan musim 2024/2025, AC Milan meminjamkan Bennacer ke Marseille. Setelah itu, ia kembali dipinjamkan ke Dinamo Zagreb selama satu musim penuh pada musim lalu. Rangkaian masa peminjaman itu menandai berakhirnya kebersamaan Bennacer dengan Milan.
Menurut beberapa laporan, pemain berusia 28 tahun tersebut akan melanjutkan kariernya di Qatar. Klub yang disebut menjadi tujuan berikutnya adalah Al Gharafa. Namun, dalam pengumuman resminya, AC Milan hanya menegaskan soal berakhirnya kontrak sang pemain.
Bagi AC Milan, kepergian Bennacer menutup satu babak penting dalam perjalanan tim sejak 2019. Ia sempat menjadi bagian penting saat klub kembali meraih Scudetto. Kini, Bennacer dan Rossoneri memilih berpisah lebih cepat sebelum kontraknya berakhir.
Sumber: ANTARA






