Update transfer resmi BRI Super League menjadi sorotan utama memasuki bursa paruh musim Januari 2026. Pergerakan pemain berlangsung masif karena banyak klub berupaya memperbaiki posisi klasemen. Oleh karena itu, dinamika transfer kali ini mencerminkan urgensi dan arah strategi masing-masing tim.
Kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 menghadirkan persaingan ketat sejak awal. Selain itu, jarak poin yang rapat membuat klub papan bawah dan papan tengah memilih langkah agresif. Perombakan skuad pun menjadi pilihan rasional demi menghindari degradasi.
Persis Solo Lakukan Perombakan Besar
Persis Solo menjadi salah satu klub paling aktif di bursa transfer Januari. Laskar Sambernyawa berupaya keluar dari tekanan degradasi dengan merombak komposisi pemain asing. Karena itu, hampir seluruh slot pemain asing mengalami perubahan.
Nama terbaru yang didatangkan adalah Dimitri Lima. Gelandang serang asal Brasil tersebut sebelumnya membela Hwaseong FC di K League 2. Kehadirannya diharapkan menambah kreativitas lini tengah Persis.
Sebelum Dimitri Lima, Persis telah merekrut tujuh pemain asing lainnya. Satu-satunya pemain asing yang dipertahankan adalah kapten tim, Sho Yamamoto. Selain itu, keputusan ini menegaskan arah baru yang diambil manajemen.
Namun, beberapa nama penting harus dilepas. Xandro Schenk dan Jose Cleylton dicoret dari skuad. Sementara itu, masa depan Kodai Tanaka masih belum jelas dan dikaitkan dengan Dewa United.
Semen Padang Aktif Tambah Kedalaman Skuad
Semen Padang juga menunjukkan aktivitas signifikan pada bursa paruh musim. Klub ini mendatangkan banyak pemain lintas posisi. Oleh karena itu, kedalaman skuad menjadi fokus utama.
Nama-nama seperti Guillermo Fernandez, Kianz Froese, dan Jaime Giraldo resmi bergabung. Selain itu, Semen Padang merekrut Kazaki Nakagawa dari Fujieda MYFC dan Boubakary Diarra dari Sliema Wanderers. Transfer ini memperkuat sektor tengah dan lini serang.
Di sisi lain, Semen Padang juga melepas sejumlah pemain. Cornelius Stewart, Bruno Gomes, dan Filipe Chaby termasuk dalam daftar keluar. Oleh karena itu, rotasi pemain berlangsung cukup masif.
Malut United dan PSBS Biak Pilih Langkah Terukur
Berbeda dengan Persis dan Semen Padang, Malut United bergerak lebih selektif. Klub ini mendatangkan Rifael Salmon, Lucas Cardoso, dan Rizky Pellu. Karena itu, tambahan pemain difokuskan pada kebutuhan utama tim.
Namun, Malut United juga melepas beberapa pemain. Nama seperti Chechu Meneses dan Vico Duarte resmi meninggalkan klub. Langkah ini dilakukan demi menjaga keseimbangan anggaran dan komposisi tim.
Sementara itu, PSBS Biak cenderung pasif di bursa transfer. Klub asal Papua tersebut belum mendatangkan pemain baru hingga awal Januari. Namun, mereka melepas Andre Oktaviansyah ke Bekasi City.
Dewa United Perkuat Lini Serang
Dewa United memanfaatkan momentum bursa dengan menambah kekuatan di sektor depan. Klub ini merekrut Vico Duarte dari Malut United dan Noah Sadaoui dari Kerala Blasters. Oleh karena itu, opsi serangan menjadi lebih variatif.
Di sisi lain, Dewa United melepas beberapa pemain lokal dan asing. Privat Mbarga dan Dani Saputra termasuk dalam daftar keluar. Langkah ini menunjukkan penyesuaian kebutuhan taktik jelang putaran kedua.
PSIM Yogyakarta dan Bhayangkara FC Bergerak Stabil
PSIM Yogyakarta memilih langkah sederhana namun efektif. Klub ini mendatangkan Jop van der Avert dari Cheongju FC. Selain itu, PSIM melepas beberapa pemain yang minim kontribusi.
Bhayangkara FC justru tampil cukup aktif. Mereka mendatangkan Henri Doumbia, Moussa Sidibe, dan Alan Cardoso. Oleh karena itu, kekuatan lini tengah dan belakang mengalami peningkatan signifikan.
Namun, Bhayangkara FC juga melepas banyak pemain. Ardi Idrus dan Dedi Kusnandar termasuk nama besar yang hengkang. Rotasi ini menjadi bagian dari restrukturisasi tim.
Borneo FC Lakukan Penyesuaian Menyeluruh
Borneo FC mengambil langkah strategis dengan menambah pemain berpengalaman. Marcos Astina, Kaio Nunes, dan Koldo Obieta resmi bergabung. Selain itu, klub juga merekrut Cleylton dari Persis Solo.
Di sisi lain, Borneo FC melepas sejumlah pemain inti musim lalu. Maicon Souza dan Douglas Coutinho termasuk yang hengkang. Oleh karena itu, penyesuaian skuad dilakukan untuk menjaga konsistensi performa.
Pergerakan transfer pada Januari 2026 menunjukkan ambisi besar klub-klub BRI Super League. Bagian pertama ini menegaskan bahwa persaingan tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di bursa pemain. Sementara itu, pembahasan klub papan atas dan kandidat juara akan berlanjut pada bagian kedua.






