Monday, September 1, 2025
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga SpanyolTrent Alexander-Arnold Bungkam Kritik, Real Madrid Pertahankan Rekor Sempurna di La Liga

Trent Alexander-Arnold Bungkam Kritik, Real Madrid Pertahankan Rekor Sempurna di La Liga

Trent Alexander-Arnold bungkam kritik lewat performa gemilang saat Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Real Mallorca di Santiago Bernabeu. Pertandingan pekan ketiga La Liga musim 2025/2026 ini menjadi sorotan karena menampilkan determinasi kuat Los Blancos untuk mempertahankan start sempurna mereka. Gol cepat Arda Guler dan Vinicius Junior berhasil membalikkan keadaan setelah Mallorca sempat unggul terlebih dahulu.

Bagi Alexander-Arnold, laga ini adalah momen penting untuk membungkam kritik yang sempat diarahkan kepadanya sejak awal musim. Didatangkan dari Liverpool dengan ekspektasi tinggi, bek sayap asal Inggris itu menghadapi sorotan tajam setelah penampilan debutnya dinilai kurang maksimal. Namun, di bawah arahan Xabi Alonso, ia menunjukkan perkembangan signifikan, baik dalam bertahan maupun membantu serangan.

- Advertisement -
asia9QQ

Kemenangan ini bukan hanya menambah tiga poin bagi Real Madrid, tetapi juga mempertegas kehadiran Alexander-Arnold sebagai bagian integral dari strategi permainan tim. Adaptasinya yang semakin matang membuat Madrid kini memiliki senjata tambahan di sektor sayap. Bagi publik Bernabeu, performa ini adalah sinyal bahwa sang bintang baru siap menjawab semua keraguan.


Debut dan Adaptasi Cepat Alexander-Arnold

Trent Alexander-Arnold resmi bergabung dengan Real Madrid pada Mei 2025 dengan kontrak jangka panjang hingga enam tahun. Transfernya yang bernilai antara €6,2 juta hingga €10 juta dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat sisi kanan pertahanan. Ia juga disiapkan tampil di Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 yang berlangsung beberapa bulan setelah kedatangannya.

Keputusannya menggunakan nama “Trent” di punggung jersey merupakan bentuk adaptasi unik untuk memudahkan para penggemar Spanyol mengenalinya. Ia pun tercatat sebagai pemain Inggris ketujuh dalam sejarah modern Real Madrid.

Debutnya di La Liga terjadi pada 19 Agustus 2025 ketika Madrid menang 1-0 atas Osasuna. Namun, performanya saat itu dianggap belum maksimal karena hanya bermain selama 68 menit sebelum diganti. Laga berikutnya melawan Real Oviedo, ia bahkan tidak masuk starting XI, sehingga muncul kritik soal kesiapan dan kemampuannya beradaptasi dengan intensitas kompetisi Spanyol.

Namun, kesempatan kembali datang saat melawan Mallorca. Xabi Alonso memberi kepercayaan penuh kepadanya untuk tampil sejak menit pertama. Alexander-Arnold menjawab dengan performa meyakinkan, menepis keraguan bahwa dirinya hanya sekadar transfer “eksperimen”.


Real Madrid di Era Baru Xabi Alonso

Era baru Real Madrid dimulai sejak penunjukan Xabi Alonso sebagai pelatih pada Mei 2025, menggantikan Carlo Ancelotti. Alonso datang dengan reputasi gemilang setelah membawa Bayer Leverkusen meraih gelar Bundesliga pertama dalam sejarah klub, plus tambahan Piala Jerman dan Piala Super Jerman.

Filosofi sepak bola modern Alonso langsung diterapkan di Bernabeu. Ia menekankan kombinasi transisi cepat, pressing intensif, dan pengembangan pemain muda. Hasilnya terlihat jelas: dalam tiga laga awal La Liga, Madrid selalu meraih kemenangan.

Kemenangan atas Mallorca menegaskan bahwa tim ini sudah memiliki karakter kuat. Tertinggal lebih dulu tidak membuat mereka panik, justru menjadi pemicu kebangkitan cepat. Alonso berhasil memadukan pemain berpengalaman seperti Mbappe dan Vinicius dengan talenta muda seperti Arda Guler.


Jalannya Pertandingan Real Madrid vs Mallorca

Laga di Santiago Bernabeu berlangsung penuh tensi sejak menit awal. Mallorca mengejutkan tuan rumah dengan gol Vedat Muriqi pada menit ke-18. Gol ini membuat ribuan suporter Madrid sempat terdiam.

Namun, Los Blancos segera merespons dengan dua gol cepat. Arda Guler menanduk bola hasil umpan silang akurat pada menit ke-37. Hanya semenit berselang, Vinicius Junior memanfaatkan ruang di kotak penalti untuk membawa Madrid berbalik unggul 2-1.

Kebangkitan kilat ini mengubah atmosfer pertandingan sepenuhnya. Setelah gol Vinicius, Madrid bermain lebih percaya diri dan mengendalikan jalannya laga hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan tersebut memperpanjang rekor sempurna Madrid dengan tiga kemenangan beruntun di awal musim.


Performa Alexander-Arnold Saat Hadapi Mallorca

Dalam pertandingan ini, Alexander-Arnold menunjukkan dua sisi permainannya: bertahan disiplin dan menyerang efektif. Ia beberapa kali mengirimkan umpan silang berbahaya yang menyulitkan pertahanan Mallorca. Pada menit ke-25, umpan terobosannya kepada Mbappe hampir berbuah gol, meski akhirnya dianulir karena offside.

Di lini pertahanan, ia juga tampil tenang. Salah satu momen penting terjadi ketika ia berhasil memutus umpan berbahaya Sergi Darder yang bisa saja berujung peluang emas Mallorca. Intervensi tersebut membuat rekan-rekannya lebih percaya diri untuk tetap bermain menyerang tanpa khawatir sektor kanan mudah ditembus.

Penampilannya ini membuktikan bahwa ia mampu beradaptasi dengan gaya sepak bola Spanyol yang mengutamakan intensitas tinggi. Bagi Alonso, kehadiran Alexander-Arnold menjadi aset berharga karena ia bukan hanya bek sayap, tetapi juga kreator serangan dari lini kedua.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments