Laga Tottenham Hotspur vs Aston Villa pada putaran ketiga Piala FA, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB, menghadirkan tekanan besar bagi tuan rumah. Pertandingan ini berlangsung di tengah situasi panas di London Utara, karena Spurs sedang berada dalam performa menurun. Oleh karena itu, duel ini tidak hanya menentukan kelolosan, tetapi juga menyangkut masa depan pelatih Tottenham.
Tekanan Besar di Pundak Thomas Frank
Sorotan tajam tertuju pada Thomas Frank jelang pertandingan ini. Tottenham belum mampu menunjukkan stabilitas sejak musim lalu, ketika mereka finis di posisi 17 klasemen. Kondisi tersebut berlanjut hingga musim ini, dengan Spurs masih tertahan di papan tengah.
Kekalahan dramatis 2-3 dari Bournemouth pada laga sebelumnya semakin memperburuk situasi. Gol telat Antoine Semenyo membuat publik tuan rumah kehilangan kesabaran. Selain itu, reaksi suporter yang meluapkan kekecewaan kepada pemain dan staf pelatih menandakan tekanan sudah mencapai puncaknya.
Situasi semakin rumit akibat insiden non-teknis yang melibatkan Frank. Ia tertangkap kamera meminum kopi dari gelas berlogo Arsenal saat Tottenham kalah. Momen tersebut memicu kemarahan suporter, karena dianggap melukai identitas klub. Oleh karena itu, Piala FA menjadi ajang krusial untuk meredam krisis.
Aston Villa Datang dengan Modal Kuat
Berbeda dengan tuan rumah, Aston Villa tiba di London dengan kepercayaan diri tinggi. Villa saat ini berada di peringkat ketiga Premier League dan masih bersaing dalam perburuan gelar. Konsistensi permainan menjadi kekuatan utama tim asuhan Unai Emery.
Hasil imbang tanpa gol melawan Crystal Palace memang menghentikan laju kemenangan mereka. Namun, performa tersebut tidak menghapus soliditas permainan Villa secara keseluruhan. Selain itu, catatan pertemuan juga berpihak pada tim tamu.
Aston Villa memenangi tiga pertemuan terakhir melawan Tottenham di semua kompetisi. Salah satu kemenangan penting terjadi pada Oktober lalu, ketika Villa menaklukkan Spurs 2-1 di ajang liga. Rekor tersebut memberikan keunggulan psikologis menjelang laga Piala FA ini.
Pelatih Unai Emery diprediksi tetap menurunkan tim kompetitif. Ia ingin menjadikan Piala FA sebagai momentum menjaga mental juara. Oleh karena itu, Villa diperkirakan tampil agresif meski bermain tandang.
Krisis Cedera Menghambat Tottenham
Masalah utama Tottenham terletak pada kondisi skuad. Badai cedera membuat Thomas Frank harus memutar otak sejak awal pekan. Rodrigo Bentancur dipastikan absen akibat cedera hamstring, sementara Lucas Bergvall masih diragukan tampil.
Daftar pemain yang menepi terus bertambah. Nama-nama penting seperti James Maddison, Dominic Solanke, Dejan Kulusevski, dan Destiny Udogie belum pulih. Kondisi ini memaksa Spurs melakukan rotasi ekstrem, terutama di lini tengah dan serang.
Situasi tersebut juga berdampak pada sektor penjaga gawang. Kiper pelapis Antonin Kinsky diprediksi turun sebagai starter menggantikan Guglielmo Vicario. Keputusan ini menambah risiko, karena Kinsky minim pengalaman di laga besar.
Sebaliknya, Aston Villa relatif lebih siap. Meski kehilangan Amadou Onana dan Ross Barkley, komposisi tim utama tetap terjaga. Kembalinya Pau Torres menjadi kabar baik bagi lini belakang Villa, yang membutuhkan ketenangan saat menghadapi tekanan tuan rumah.
Analisis Taktik dan Arah Pertandingan
Tottenham diperkirakan bermain lebih terbuka demi mengejar hasil positif. Formasi 4-2-3-1 memungkinkan Spurs menekan sejak awal, meski berisiko di lini belakang. Namun, efektivitas serangan mereka masih menjadi tanda tanya karena keterbatasan pemain.
Di sisi lain, Aston Villa cenderung bermain lebih seimbang. Kombinasi lini tengah yang solid dan serangan balik cepat menjadi senjata utama. Selain itu, Villa memiliki kedalaman skuad yang lebih baik, sehingga mampu menjaga intensitas hingga menit akhir.
Faktor mental juga berperan penting. Tottenham bermain di bawah tekanan besar, sementara Villa tampil tanpa beban. Oleh karena itu, jalannya laga diprediksi berjalan ketat, dengan momen kecil berpotensi menentukan hasil akhir.
Prediksi Skor Tottenham vs Aston Villa
Melihat tren performa, stabilitas Aston Villa memberi mereka keunggulan tipis. Tottenham memang memiliki dukungan publik sendiri, namun kondisi skuad yang pincang sulit diabaikan. Jika Villa mampu memanfaatkan celah pertahanan tuan rumah, peluang menang terbuka lebar.
Berdasarkan analisis tersebut, pertandingan diprediksi berlangsung sengit hingga akhir. Namun, efektivitas tim tamu diperkirakan menjadi pembeda.
Prediksi skor akhir: Tottenham Hotspur 1-2 Aston Villa.






