Erling Haaland dikenal sebagai salah satu striker paling tajam dan mematikan di dunia sepak bola saat ini. Bomber Manchester City ini mencetak gol demi gol dengan mudah dan menjadi andalan dalam setiap laga. Namun, belakangan performanya menjadi sorotan. Setelah memulai musim dengan gemilang dengan mencetak 10 gol, performa Haaland menurun drastis. Dalam 13 pertandingan terakhir, ia hanya mampu mencetak tiga gol.
Komentar Haaland yang meminta Arsenal untuk “stay humble” setelah laga mereka pada September lalu semakin memperkeruh situasi. Alih-alih mempertahankan performanya, beberapa pemain lain justru berhasil mencuri perhatian dengan catatan gol yang lebih impresif. Berikut adalah enam pemain Premier League yang lebih tajam daripada Haaland sejak momen tersebut.
1. Liam Delap
Liam Delap, lulusan akademi Manchester City, meninggalkan klub untuk bergabung dengan Ipswich Town dengan nilai transfer £20 juta. Langkah ini tampaknya menjadi keputusan yang tepat untuk kariernya. Bermain untuk tim promosi, Delap berhasil mencetak enam gol sejak debutnya di Premier League.
Empat dari enam gol tersebut datang dari pertandingan melawan Aston Villa, West Ham, Brentford, dan Tottenham. Performa Delap membuktikan bahwa meskipun bermain di tim yang berjuang di papan bawah, ia mampu menunjukkan ketajamannya di depan gawang. Dengan kontribusinya, Delap telah menjadi pemain kunci bagi Ipswich dan salah satu striker muda yang patut diperhitungkan.
2. Morgan Rogers
Morgan Rogers, yang dijual oleh Manchester City ke Middlesbrough dengan harga hanya £1,5 juta pada 2023, kini menjadi bintang di Aston Villa. Di bawah asuhan Unai Emery, Rogers telah mencetak lima gol dalam 13 pertandingan terakhir di Premier League. Salah satu momen terbaiknya adalah saat Aston Villa mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1 di Villa Park, di mana Rogers mencetak gol penting.
Keberhasilannya mencetak gol dan memberikan kontribusi besar bagi Aston Villa menunjukkan bahwa ia memiliki potensi besar. Dalam sistem permainan Emery, Rogers tampil lebih percaya diri dan konsisten, membantu timnya bersaing di papan atas untuk meraih tiket Liga Champions.
3. Cole Palmer
Cole Palmer adalah salah satu pemain muda yang bersinar di Premier League musim ini. Setelah pindah ke Chelsea, Palmer menunjukkan bahwa ia adalah ancaman serius bagi pertahanan lawan. Sejak September, Palmer mencetak lebih banyak gol di liga dibandingkan Haaland. Ia mencetak empat gol dalam waktu 20 menit saat menghadapi Brighton, hanya beberapa hari setelah komentar Haaland tentang Arsenal.
Meski usianya baru 22 tahun, Palmer menunjukkan kematangan dan ketajaman luar biasa. Ia bukan hanya sekadar pemain muda berbakat, tetapi juga senjata mematikan di lini serang Chelsea. Penampilannya yang impresif membuatnya menjadi salah satu prospek paling menarik di liga.
4. Bruno Fernandes
Bruno Fernandes mungkin menjadi simbol frustrasi Manchester United musim ini. Meski demikian, kapten Setan Merah ini tetap mampu menunjukkan produktivitas di tengah situasi sulit. Fernandes mencetak empat gol di Premier League sejak September, melebihi catatan Haaland dalam periode yang sama.
Manchester United memang tengah berada dalam salah satu musim terburuk mereka, terjebak di papan bawah klasemen. Namun, Fernandes terus berjuang untuk memberikan yang terbaik, menunjukkan kepemimpinan dan ketajamannya di depan gawang.
5. Alex Iwobi
Alex Iwobi menjadi salah satu pemain paling konsisten di Premier League musim ini. Di bawah asuhan Marco Silva, Fulham tampil mengejutkan dan sejajar dengan Manchester City dalam perolehan poin. Iwobi memainkan peran penting dalam keberhasilan ini, mencetak lima gol dan tiga assist dalam beberapa bulan terakhir.
Performanya sangat menonjol pada akhir November hingga awal Desember, di mana ia menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menyerang dan membantu pertahanan. Sebagai pemain yang pernah diragukan, Iwobi kini menjadi pilar penting bagi Fulham.
6. Jamie Vardy
Jamie Vardy terus membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tampil gemilang. Meski Leicester City sedang berjuang untuk bertahan di Premier League, Vardy tetap menjadi ancaman nyata bagi lawan-lawannya. Dalam beberapa bulan terakhir, striker veteran ini mencetak gol melawan Southampton, Nottingham Forest, West Ham, dan Brighton.
Konsistensi Vardy dalam mencetak gol, bahkan di usia 37 tahun, menunjukkan profesionalisme dan dedikasinya terhadap olahraga ini. Di bawah asuhan Ruud van Nistelrooy, Vardy tetap menjadi andalan utama Leicester di lini serang. Gol-golnya memberikan harapan bagi tim yang sedang berusaha memperbaiki posisi mereka di klasemen.