Monday, September 1, 2025
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga SpanyolStatistik Real Madrid vs Mallorca: Performa Huijsen, Efisiensi Guler, dan Ketajaman Vinicius

Statistik Real Madrid vs Mallorca: Performa Huijsen, Efisiensi Guler, dan Ketajaman Vinicius

Statistik Real Madrid vs Mallorca menjadi sorotan besar setelah Los Blancos sukses meraih kemenangan 2-1 di Santiago Bernabeu pada lanjutan La Liga musim 2025/2026. Pertandingan ini menghadirkan drama luar biasa karena Real Madrid sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya bangkit lewat gol Arda Guler dan Vinicius Junior. Hasil positif tersebut menegaskan dominasi Madrid yang masih sempurna dalam tiga laga awal kompetisi domestik.

Selain skor akhir, data statistik pemain di laga ini memberikan gambaran menarik mengenai kontribusi individu. Nama Dean Huijsen di lini belakang, Arda Guler di lini tengah, serta Vinicius Junior di lini serang tampil menonjol dengan catatan yang mencuri perhatian. Sementara itu, Real Mallorca meski kalah tipis tetap menunjukkan kualitas permainan dengan beberapa pemainnya membukukan data yang layak diapresiasi.

- Advertisement -
asia9QQ

Salah satu sektor yang paling disorot adalah distribusi bola. Akurasi operan Madrid tergolong tinggi dengan Eder Militao mencatat 93,6 persen, Alvaro Carreras 91,2 persen, serta Dani Ceballos 88,2 persen. Dari kubu lawan, Samu Costa juga impresif dengan persentase 93,3 persen, menunjukkan bahwa Mallorca mampu memberi perlawanan serius sepanjang pertandingan.


Peran Krusial Dean Huijsen

Dean Huijsen menjadi salah satu aktor penting dalam kemenangan Madrid kali ini. Bek muda tersebut mencatatkan 28 umpan progresif, enam kali membawa bola ke depan, serta terlibat dalam 75 sentuhan sepanjang laga. Ia juga memberikan satu umpan kunci dan empat kali berhasil merebut bola dari lawan.

Catatan xT gain miliknya mencapai angka 1,765, tertinggi di antara seluruh pemain yang berlaga. Angka tersebut menegaskan betapa dominannya peran Huijsen dalam membangun serangan Madrid dari lini belakang. Kemampuannya tidak hanya memberi rasa aman di pertahanan, tetapi juga menjadi jembatan penting untuk transisi menuju lini depan.

Dengan performa tersebut, Huijsen mendapat sorotan luas sebagai pemain muda yang matang secara taktik. Ia diprediksi akan semakin sering menjadi pilihan utama pelatih dalam laga-laga penting musim ini.


Efektivitas Arda Guler

Arda Guler kembali menunjukkan mengapa dirinya disebut sebagai talenta muda paling menjanjikan di skuad Madrid. Ia tampil sangat efisien dengan menyelesaikan 90,5 persen operan, 75 persen long ball, serta melakukan 10 carry progresif. Total 32 sentuhan yang dilakukannya di sepertiga akhir lapangan menjadi bukti betapa dominannya pengaruh Guler dalam membongkar pertahanan lawan.

Lebih dari sekadar data, gol yang ia cetak menjadi titik balik penting dalam kebangkitan Real Madrid. Ditambah dengan xT gain sebesar 0,624, Guler menegaskan bahwa efektivitasnya tidak hanya terlihat dari statistik, tetapi juga berkontribusi langsung pada hasil akhir.

Performa ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain muda paling berpengaruh di La Liga saat ini. Dukungan publik Santiago Bernabeu pun membuat kepercayaan dirinya terus meningkat.


Vinicius Junior Kembali Menyengat

Vinicius Junior menjadi pembeda utama bagi Madrid dengan torehan satu gol yang memastikan kemenangan. Statistiknya juga mencolok, dengan 14 carry progresif, 55 sentuhan di sepertiga akhir, serta dua dribel sukses. Ia juga mencatat tiga kali recovery, memperlihatkan kontribusinya tidak hanya dalam menyerang, tetapi juga membantu tim ketika bertahan.

Performa eksplosif Vinicius kembali membuktikan bahwa ia masih menjadi motor serangan utama Madrid. Kombinasi kecepatannya dalam menggiring bola serta ketajaman dalam penyelesaian akhir membuatnya sangat sulit dihentikan.


Perlawanan Mallorca

Meskipun kalah, Mallorca pantas mendapat apresiasi karena mampu memberi tekanan kepada Madrid. Marash Kumbulla dan Manu Morlanes tercatat aktif dengan jumlah umpan progresif dua digit. Sergi Darder juga memberikan kontribusi berarti lewat 10 umpan progresif dan dua operan kunci.

Morlanes memimpin timnya dengan tujuh kali recovery, sedangkan Kumbulla mencatat 63 sentuhan yang sebagian besar berfungsi dalam mengalirkan bola ke lini tengah. Di bawah mistar, kiper Leo Roman tampil menonjol dengan catatan xT gain 0,715, tertinggi di kubu Mallorca.

Meski akhirnya harus tunduk, statistik tersebut menunjukkan bahwa Mallorca tidak menyerah begitu saja dan sanggup memberikan perlawanan berarti di Bernabeu.


Siap Menanti Pertarungan Epik?

Pertandingan Real Madrid vs Mallorca menghadirkan cerita lebih dari sekadar skor akhir. Data statistik menegaskan peran vital Dean Huijsen di lini belakang, efektivitas Arda Guler di lini tengah, dan ketajaman Vinicius Junior di lini serang. Di sisi lain, Mallorca pun meninggalkan catatan positif dengan performa sejumlah pemainnya yang cukup impresif. Kemenangan ini semakin mempertegas Madrid sebagai kandidat kuat juara musim ini, sekaligus memberi sinyal bahwa lawan-lawan harus mewaspadai konsistensi mereka.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments