Hasil Semen Padang vs Malut United pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 berakhir imbang 2-2. Laga yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (20/2/2026) malam, menghadirkan drama hingga menit akhir. Semen Padang bangkit dari ketertinggalan dua gol dan memaksa Malut United berbagi poin.
Kabau Sirah sempat tertinggal 0-2 pada babak pertama. Namun, dukungan suporter membuat tim asuhan Dejan Antonic menolak menyerah. Dua gol di penghujung laga memastikan satu poin tetap bertahan di Padang.
Babak Pertama: Malut United Unggul Dua Gol
Sejak menit awal, Semen Padang mencoba mengontrol permainan di kandang sendiri. Mereka membangun serangan melalui sisi sayap dan lini tengah. Meski demikian, peluang yang tercipta belum mampu mengubah skor.
Malut United justru tampil efektif dalam memanfaatkan kesempatan. Pada menit ke-21, Tyronne del Pino mencetak gol pembuka. Tembakan terarahnya membuat tuan rumah tertinggal 0-1.
Gol tersebut mengubah dinamika laga. Semen Padang berusaha meningkatkan tekanan, tetapi lini pertahanan tim tamu bermain disiplin. Transisi cepat Malut United beberapa kali mengancam gawang Rendy Oscario.
Lima menit sebelum turun minum, Nilson Junior menambah keunggulan. Gol kedua ini mempertegas dominasi Malut United pada babak pertama. Skor 0-2 bertahan hingga jeda.
Situasi tersebut membuat Kabau Sirah berada dalam tekanan besar. Namun, pelatih Dejan Antonic tetap memberi instruksi untuk menjaga fokus. Ia meminta pemain tetap percaya pada peluang comeback.
Babak Kedua: Kabau Sirah Bangkit di Menit Akhir
Memasuki babak kedua, Semen Padang tampil lebih agresif. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan mempercepat tempo permainan. Umpan-umpan direct mulai diarahkan ke kotak penalti.
Malut United sempat mencoba menjaga ritme dengan memperlambat permainan. Akan tetapi, tekanan tuan rumah semakin kuat menjelang akhir laga. Pergantian pemain memberi energi tambahan bagi Kabau Sirah.
Gol pertama Semen Padang lahir pada menit ke-87. Kianz Froese memanfaatkan bola liar di depan gawang dan menuntaskannya dengan tenang. Gol tersebut membakar semangat pemain dan suporter.
Alih-alih mempertahankan keunggulan, Malut United kehilangan konsentrasi. Pada masa injury time menit 90+1, Maicon Souza mencetak gol penyama. Ia melepaskan tembakan dari sudut sempit yang tidak mampu dihentikan Alan Jose.
Gol itu sempat diprotes pemain Malut United. Namun, wasit tetap mengesahkan gol tersebut. Skor 2-2 pun bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Dampak Hasil bagi Klasemen BRI Super League
Tambahan satu poin memberi napas bagi Semen Padang. Mereka kini mengoleksi 15 poin dan berada di peringkat ke-16. Posisi tersebut masih berada di zona merah, tetapi peluang bertahan tetap terbuka.
Hasil imbang ini menjadi modal mental penting. Kabau Sirah menunjukkan karakter kuat saat tertinggal dua gol. Yang terpenting, tim tidak kehilangan semangat hingga menit terakhir.
Di sisi lain, Malut United harus puas berbagi poin. Mereka gagal mengamankan keunggulan yang sudah diraih sejak babak pertama. Evaluasi lini pertahanan menjadi fokus setelah kebobolan dua gol akhir.
Secara keseluruhan, laga ini mencerminkan ketatnya persaingan di BRI Super League musim ini. Setiap tim memiliki peluang mencetak gol hingga menit akhir. Oleh karena itu, konsistensi menjadi faktor penentu.
Analisis Performa dan Catatan Penting
Semen Padang menunjukkan peningkatan intensitas pada 15 menit terakhir pertandingan. Mereka berani mengambil risiko dengan menambah jumlah pemain di area serang. Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil yang signifikan.
Selain itu, efektivitas bola mati dan situasi kemelut menjadi pembeda. Dua gol tuan rumah lahir dari momen reaksi cepat di kotak penalti. Hal ini menegaskan pentingnya fokus hingga detik akhir.
Malut United sebenarnya tampil terorganisir selama 80 menit. Namun, penurunan konsentrasi membuat mereka kehilangan dua poin penting. Koordinasi lini belakang menjadi aspek yang perlu diperbaiki.
Hasil ini juga memberi pesan bagi tim papan bawah. Mentalitas pantang menyerah dapat mengubah arah pertandingan. Semen Padang membuktikan bahwa dukungan publik mampu memberi energi tambahan.
Susunan Pemain Kedua Tim
Semen Padang menurunkan Rendy Oscario di bawah mistar. Lini belakang diperkuat Angelo Meneses, Jago, dan Samuel Christianson. Alhassan Wakaso serta Boubakary Diarra menjaga keseimbangan di lini tengah.
Kianz Froese, Kasim Botan, dan Firman Juliansyah mendukung Diego Mauricio di lini depan. Maicon Souza masuk sebagai pengganti dan langsung memberi dampak besar.
Malut United mengandalkan Alan Jose sebagai penjaga gawang. Igor Inocencio, Nilson Barbosa, dan Safrudin Tahar memimpin lini pertahanan. Tyronne del Pino dan Yakob Sayuri menjadi motor serangan tim tamu.
Pertandingan ini menjadi bukti daya juang Semen Padang. Meski tertinggal dua gol, mereka tetap bermain agresif hingga akhir. Hasil 2-2 menjadi pengingat bahwa pertandingan belum selesai sebelum peluit panjang berbunyi.






