Ruben Amorim tertekan di Manchester United setelah hasil buruk terus menghantui awal musim, termasuk kekalahan menyakitkan di Carabao Cup. Posisi sang manajer kini menjadi sorotan besar media Inggris dan publik Old Trafford. Meski manajemen klub masih menunjukkan dukungan, rumor pergantian pelatih kian menguat. Beberapa nama top mulai dikaitkan dengan kursi kepelatihan Setan Merah.
Tekanan terhadap Amorim meningkat tajam karena United belum menemukan performa konsisten. Suporter menuntut perubahan, berharap muncul sosok baru yang bisa mengembalikan kejayaan klub. Atmosfer di Old Trafford semakin panas, apalagi setelah tim gagal menunjukkan daya saing di level tertinggi.
Bursa calon manajer Manchester United pun ramai dibicarakan. Sejumlah kandidat dinilai layak, mulai dari pelatih muda dengan strategi modern hingga nama berpengalaman yang sudah kenyang prestasi. Media Inggris melaporkan, setidaknya ada enam figur yang masuk radar jika Amorim benar-benar didepak. Mereka punya rekam jejak berbeda, namun sama-sama dianggap mampu membangkitkan United dari keterpurukan.
Berikut enam calon pengganti Ruben Amorim yang dinilai berpeluang menukangi Setan Merah bila terjadi pergantian pelatih.
Gareth Southgate
Gareth Southgate menjadi salah satu kandidat kuat karena reputasinya membangun atmosfer positif di ruang ganti. Sebagai manajer Timnas Inggris, ia terkenal menekankan pentingnya kedisiplinan, kerja sama, dan kekompakan tim.
Meski taktiknya sering dianggap konservatif, Southgate terbukti mampu membawa Inggris tampil konsisten di turnamen besar. Final Euro 2024 menjadi bukti bahwa ia bisa mengelola skuad penuh bintang dengan tekanan tinggi.
Saat ini, Southgate belum terikat dengan klub mana pun setelah meninggalkan Timnas Inggris. Hal ini membuatnya menjadi opsi realistis bagi Manchester United yang membutuhkan stabilitas dalam waktu singkat. Kehadirannya bisa memberi ketenangan di tengah krisis performa yang dialami tim.
Michael Carrick
Michael Carrick juga masuk daftar calon pengganti. Mantan gelandang United itu pernah menjadi asisten dan sempat menangani tim sebagai caretaker pada 2021. Pengalamannya di ruang ganti Old Trafford menjadikannya sosok yang dipahami dengan baik oleh pemain maupun suporter.
Selepas dari United, Carrick menukangi Middlesbrough selama tiga musim. Walau gagal membawa klub itu promosi ke Premier League, ia mendapat pujian atas pendekatan taktiknya yang fleksibel.
Kini Carrick sedang tidak memiliki klub. Keterikatannya dengan sejarah Manchester United membuatnya tetap dipandang sebagai pilihan logis. Selain itu, kedekatannya dengan identitas klub bisa menjadi faktor penentu jika manajemen ingin memilih sosok internal yang memahami DNA United.
Jose Mourinho
Nama Jose Mourinho tak bisa diabaikan. Mantan manajer Manchester United itu kini kembali menganggur setelah kontraknya di Fenerbahce diputus. Pengalaman panjang serta reputasi sebagai pelatih juara membuatnya masuk dalam spekulasi pengganti Amorim.
Mourinho pernah membawa United menjuarai Liga Europa dan Piala Liga Inggris. Meski gaya sepak bolanya kerap dikritik terlalu defensif, ia dikenal mampu menciptakan mental juara di ruang ganti.
Kehadirannya akan menimbulkan pro dan kontra. Di satu sisi, Mourinho menjanjikan stabilitas dan pengalaman. Namun, gaya kepemimpinannya yang keras berpotensi memicu konflik internal. Meski begitu, banyak suporter masih mengingat kejayaannya bersama Setan Merah.
Oliver Glasner
Oliver Glasner saat ini memimpin Crystal Palace, tetapi namanya mulai dikaitkan dengan klub besar setelah sukses di Inggris. Ia sebelumnya mengantar Eintracht Frankfurt juara Liga Europa 2022, pencapaian yang melambungkan reputasinya di Eropa.
Di Palace, Glasner menerapkan gaya pressing tinggi dan taktik modern yang membuat tim tampil mengejutkan. Trofi FA Cup 2025 dan kemenangan di Community Shield melawan Liverpool menjadi bukti kemampuannya membangun tim kompetitif.
Karakter ofensifnya dianggap cocok dengan kultur sepak bola Inggris. Jika United mencari pelatih dengan ide segar dan filosofi menyerang, Glasner bisa menjadi pilihan menarik.
Andoni Iraola
Andoni Iraola termasuk kandidat muda yang sedang naik daun di Premier League. Ia dikenal berani menerapkan sepak bola agresif dan penuh tekanan bersama Bournemouth. Meski skuadnya relatif kecil, ia berhasil membuat timnya tampil solid melawan klub besar.
Sebelum ke Inggris, Iraola sudah dikenal lewat keberhasilannya di Rayo Vallecano. Ia piawai membaca potensi pemain, lalu mengoptimalkannya dengan strategi yang sesuai. Filosofi menyerang yang ia usung membuatnya digemari banyak penonton.
United mungkin akan melihat Iraola sebagai investasi jangka panjang. Meski pengalamannya belum setinggi nama besar lain, potensinya untuk berkembang di panggung elite sangat besar.
Kandidat Lain di Balik Bayangan
Selain lima nama tersebut, media Inggris juga menyebut beberapa kandidat alternatif. Sosok seperti Zinedine Zidane hingga Thomas Tuchel disebut-sebut meski peluangnya masih tipis. Klub harus mempertimbangkan faktor kesesuaian gaya bermain, ketersediaan, hingga biaya kontrak.
Situasi Amorim memang belum berakhir. Namun, jika hasil buruk terus berlanjut, manajemen tak punya banyak pilihan selain mengambil langkah cepat. Tekanan publik semakin besar dan hanya kemenangan yang bisa meredam isu pergantian manajer.