Wednesday, January 21, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ChampionsRapor Pemain Arsenal Usai Tekuk Inter, Gabriel Jesus Jadi Pembeda di Liga...

Rapor Pemain Arsenal Usai Tekuk Inter, Gabriel Jesus Jadi Pembeda di Liga Champions

Rapor pemain Arsenal menjadi perhatian setelah The Gunners meraih kemenangan penting 3-1 atas Inter Milan pada fase liga Liga Champions. Hasil tersebut memastikan Arsenal menjaga catatan sempurna di kompetisi Eropa musim ini. Selain skor akhir, performa individu para pemain ikut mencerminkan kedalaman skuad yang dimiliki Mikel Arteta.

Pertandingan berlangsung pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Arsenal tampil agresif sejak awal meski menurunkan starting XI yang cukup mengejutkan. Oleh karena itu, kemenangan ini memberi sinyal kuat bahwa Arsenal siap bersaing di level tertinggi.

- Advertisement -
asia9QQ

Gol pembuka lahir dari aksi Gabriel Jesus yang memanfaatkan situasi di kotak penalti. Inter sempat membalas melalui Petar Sucic, namun Arsenal kembali mengendalikan laga. Menjelang turun minum, Jesus mencetak gol kedua yang mengembalikan keunggulan tuan rumah.

Solid di Lini Belakang Sejak Awal Laga

Penampilan lini belakang Arsenal patut mendapat apresiasi. David Raya tampil cukup tenang meski harus memungut bola sekali dari gawangnya. Kiper asal Spanyol tersebut menunjukkan konsistensi dalam membaca arah bola dan mengatur garis pertahanan.

Di sektor bek kanan, Jurrien Timber bermain efektif tanpa banyak kesalahan. Ia menjaga area pertahanannya dengan disiplin dan jarang kalah duel. Sementara itu, William Saliba kembali menampilkan ketenangan meski bermain tanpa pasangan utama.

Cristhian Mosquera juga mencuri perhatian selama berada di lapangan. Bek muda tersebut mampu meredam agresivitas penyerang Inter sebelum digantikan pada menit ke-75. Selain itu, Myles Lewis-Skelly tampil cukup percaya diri saat dipercaya mengisi posisi bek kiri.

Kombinasi ini membuat Inter kesulitan menciptakan peluang bersih. Karena itu, tekanan yang datang sebagian besar mampu dipatahkan sebelum masuk area berbahaya.

Kerja Keras Lini Tengah Tanpa Dominasi Penuh

Di lini tengah, Arsenal menghadapi tantangan tersendiri. Absennya Declan Rice sejak awal laga membuat Martin Zubimendi memikul tanggung jawab besar. Meski tidak tampil dominan, ia tetap bekerja keras menutup ruang dan menjaga keseimbangan.

Mikel Merino bermain di posisi alaminya dan menunjukkan etos kerja tinggi. Namun, kartu kuning membuatnya harus bermain lebih hati-hati. Oleh karena itu, intensitasnya sedikit menurun sebelum akhirnya ditarik keluar.

Eberechi Eze mendapat kesempatan tampil sejak awal, tetapi kontribusinya kurang maksimal. Ia beberapa kali kehilangan bola dan gagal menciptakan ancaman berarti. Meski demikian, pergerakannya tetap membantu membuka ruang bagi rekan setim.

Secara keseluruhan, lini tengah Arsenal memang tidak sepenuhnya menguasai laga. Namun, disiplin posisi dan kerja kolektif membuat Inter sulit mengembangkan permainan.

Gabriel Jesus Bersinar di Lini Depan

Performa lini serang Arsenal menjadi pembeda utama dalam laga ini. Gabriel Jesus tampil sebagai bintang dengan mencetak dua gol penting. Penyerang asal Brasil tersebut menunjukkan ketajaman dan kecerdikan dalam membaca peluang.

Bukayo Saka kembali mengalami malam yang sulit. Ia gagal memaksimalkan peluang emas karena eksekusi yang kurang cepat. Meski begitu, pergerakannya tetap memberi ancaman dan menarik perhatian bek lawan.

Leandro Trossard tampil aktif sepanjang pertandingan. Ia terlibat langsung dalam proses gol kedua dan terus menekan sisi pertahanan Inter. Kontribusinya tidak hanya terlihat dari serangan, tetapi juga dari kerja defensif.

Dominasi Arsenal di lini depan membuat Inter lebih banyak bertahan. Oleh karena itu, tekanan beruntun akhirnya membuahkan hasil yang menentukan.

Dampak Positif Pemain Pengganti

Masuknya pemain pengganti memberi dampak signifikan. Viktor Gyokeres tampil sebagai supersub dengan mencetak gol ketiga dari luar kotak penalti. Gol tersebut memastikan kemenangan Arsenal sekaligus mematikan peluang kebangkitan Inter.

Gabriel Martinelli juga memberi kontribusi instan melalui assist cerdas untuk Gyokeres. Kecepatannya memberi warna berbeda di sisi sayap. Sementara itu, Declan Rice membantu menstabilkan lini tengah setelah masuk di babak kedua.

Gabriel Magalhaes turut menjaga ritme pertahanan pada sisa laga. Dengan rotasi ini, Arsenal tetap solid hingga peluit akhir. Selain itu, kedalaman skuad terlihat mampu menjawab kebutuhan pertandingan besar.

Sinyal Kesiapan Arsenal di Eropa

Kemenangan atas Inter menegaskan kesiapan Arsenal melangkah jauh di Liga Champions. Kombinasi pemain inti dan cadangan berjalan efektif. Selain itu, peran Gabriel Jesus menjadi bukti pentingnya pengalaman di laga krusial.

Dengan hasil ini, Arsenal terus menjaga momentum positif. Oleh karena itu, The Gunners layak dipandang sebagai salah satu kandidat kuat di kompetisi Eropa musim ini. Konsistensi performa akan menjadi kunci pada fase selanjutnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments