Tuesday, January 13, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaPSBS Biak Hancurkan Bhayangkara FC 4-1, Badai Pasifik Tunjukkan Karakter Kuat di...

PSBS Biak Hancurkan Bhayangkara FC 4-1, Badai Pasifik Tunjukkan Karakter Kuat di BRI Super League

PSBS Biak tumbangkan Bhayangkara FC dengan skor telak pada lanjutan BRI Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Senin (12/1) petang WIB, Badai Pasifik menang meyakinkan 4-1 meski sempat diterpa masalah cedera di awal laga. Hasil ini menjadi penegasan karakter PSBS yang tetap solid di bawah tekanan, sekaligus memberi dampak penting pada posisi klasemen sementara.

Kemenangan tersebut terasa istimewa karena diraih dalam situasi tidak ideal. Dua pemain PSBS harus ditarik keluar sebelum laga berjalan 20 menit. Namun, alih-alih goyah, tuan rumah justru mampu mengendalikan permainan dan mencetak gol beruntun.

- Advertisement -
asia9QQ

Selain itu, hasil ini membawa PSBS menjauh dari zona degradasi. Sebaliknya, Bhayangkara FC harus menerima kenyataan pahit setelah gagal mengimbangi intensitas permainan lawan sepanjang pertandingan.

Awal Sulit, PSBS Biak Tetap Tenang

Laga dimulai dengan tantangan berat bagi PSBS Biak. Pablo Andrade dan Kadu Monteiro mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Kondisi tersebut memaksa pelatih melakukan perubahan cepat pada komposisi pemain.

Meski kehilangan dua pilar penting, PSBS tidak kehilangan fokus. Transisi permainan tetap berjalan rapi, terutama di lini tengah yang mampu menjaga aliran bola. Oleh karena itu, tekanan Bhayangkara FC tidak berkembang menjadi peluang berbahaya.

Ketahanan mental PSBS mulai terlihat saat mereka mampu keluar dari tekanan awal. Setiap serangan dibangun dengan sabar, memanfaatkan lebar lapangan dan pergerakan cepat para penyerang sayap.

Gol Beruntun di Babak Pertama

Keunggulan PSBS lahir pada menit ke-25 melalui Sandro Embalo. Gol tersebut menjadi titik balik yang mengangkat kepercayaan diri Badai Pasifik. Setelah itu, ritme permainan sepenuhnya berada dalam kendali tuan rumah.

Mohcine Hassan menggandakan keunggulan pada menit ke-37. Gol ini lahir dari skema serangan cepat yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Bhayangkara FC. Situasi tersebut membuat tim tamu semakin tertekan.

Menjelang turun minum, PSBS semakin menggila. Ruyery Blanco mencetak gol ketiga pada menit ke-45, disusul Luquinhas pada menit 45+8. Empat gol tanpa balas di babak pertama menjadi cerminan efektivitas PSBS dalam memaksimalkan peluang.

Selain produktivitas, organisasi permainan PSBS juga terlihat rapi. Lini belakang mampu memutus serangan Bhayangkara FC sejak awal, sehingga tekanan lawan jarang mencapai area berbahaya.

Respons Bhayangkara FC di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC mencoba bangkit. Pelatih Paul Munster memasukkan Ilija Spasojevic, Stjepan Plazonja, dan Muhammad Ferarri untuk menambah daya gedor. Pergantian tersebut sedikit meningkatkan intensitas serangan tim tamu.

Namun, PSBS tetap bermain disiplin. Blok pertahanan mereka mampu meredam percobaan lawan dan memaksa Bhayangkara FC lebih sering melepaskan tembakan dari jarak jauh. Oleh karena itu, peluang bersih masih sulit tercipta.

Gol hiburan Bhayangkara FC akhirnya datang lewat Spasojevic. Memanfaatkan umpan matang Lautaro Belleggia, striker berpengalaman itu mencetak gol yang mengubah skor menjadi 1-4. Meski demikian, gol tersebut tidak cukup mengubah arah pertandingan.

Pada sisa waktu, PSBS memilih mengontrol tempo. Mereka lebih fokus menjaga keunggulan sambil sesekali melancarkan serangan balik cepat. Hingga peluit akhir berbunyi, skor tetap bertahan.

Dampak Besar bagi Klasemen

Kemenangan ini membawa PSBS Biak naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 16 poin. Mereka kini unggul enam poin dari Persis Solo yang berada di zona degradasi. Jarak tersebut memberi napas lega bagi PSBS menjelang putaran berikutnya.

Sebaliknya, Bhayangkara FC tertahan di peringkat ke-9 dengan 22 poin. Kekalahan telak ini menjadi evaluasi serius, terutama pada organisasi pertahanan yang terlihat rapuh di babak pertama.

Selain itu, hasil ini menunjukkan pentingnya konsistensi sepanjang pertandingan. PSBS mampu menjaga fokus sejak menit awal hingga akhir, sementara Bhayangkara FC terlambat menemukan ritme permainan.

Evaluasi dan Pelajaran dari Laga

Bagi PSBS Biak, kemenangan ini menjadi bukti kedewasaan tim. Mereka tidak panik saat menghadapi situasi sulit dan justru tampil lebih efektif. Pendekatan kolektif serta disiplin taktik menjadi kunci keberhasilan.

Sementara itu, Bhayangkara FC perlu membenahi transisi bertahan. Kebobolan empat gol di babak pertama menunjukkan lemahnya koordinasi antar lini. Jika tidak segera diperbaiki, masalah serupa berpotensi kembali muncul.

Penutup

Secara keseluruhan, kemenangan 4-1 atas Bhayangkara FC menegaskan karakter kuat PSBS Biak di BRI Super League 2025/2026. Meski diterpa cedera sejak awal, Badai Pasifik tetap tampil dominan dan efektif. Hasil ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga pesan bahwa PSBS siap bersaing dan menjauh dari ancaman degradasi dengan performa yang semakin solid.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments