Pertandingan Newcastle United vs Bournemouth pada putaran ketiga Piala FA, Sabtu (10/1/2026) malam WIB, menjadi sorotan utama akhir pekan ini. Laga ini bukan sekadar duel dua klub Premier League, tetapi juga menyimpan cerita emosional bagi Eddie Howe. Pelatih Newcastle tersebut akan menghadapi mantan klub yang pernah membesarkan namanya di sepak bola Inggris.
Makna Emosional Eddie Howe di Piala FA
Pertemuan ini menghadirkan dilema tersendiri bagi Eddie Howe. Ia harus memilih antara menyingkirkan mantan timnya atau menelan kekecewaan di hadapan publik St James’ Park. Oleh karena itu, laga ini terasa lebih personal dibanding pertandingan liga biasa.
Bagi Newcastle United, Piala FA memiliki arti historis yang besar. Klub asal Timur Laut Inggris tersebut masih memburu gelar Piala FA pertama sejak 1955. Puasa selama 71 tahun itu membuat setiap langkah di kompetisi ini terasa sangat penting.
Namun demikian, Newcastle juga membawa catatan yang perlu diwaspadai. Mereka belum pernah menyingkirkan sesama tim Premier League di putaran ketiga Piala FA sejak musim 2011/2012. Statistik tersebut menjadi pengingat bahwa tren positif belum tentu menjamin hasil instan.
St James’ Park Jadi Modal Kuat The Magpies
Kepercayaan diri Newcastle meningkat tajam jelang laga ini. Tim asuhan Howe baru saja mencatat tiga kemenangan beruntun, yang menjadi rekor terbaik mereka musim ini. Konsistensi tersebut memperkuat optimisme jelang duel Piala FA.
Kemenangan dramatis 4-3 atas Leeds United di pertengahan pekan lalu menjadi titik balik penting. Gol Harvey Barnes pada menit ke-102 tercatat sebagai gol kemenangan paling telat dalam sejarah Premier League. Momen itu, yang terpenting, mempertegas mental pantang menyerah Newcastle.
Selain itu, rekor kandang mereka juga mengesankan. Newcastle kini tak terkalahkan dalam 12 laga kandang terakhir di semua kompetisi. St James’ Park kembali dikenal sebagai stadion yang angker bagi tim tamu, termasuk Bournemouth.
Atmosfer tersebut akan dimanfaatkan maksimal oleh Howe. Dukungan penuh suporter diharapkan mampu menjaga intensitas permainan sejak menit awal. Oleh karena itu, Newcastle diprediksi tampil agresif demi mengamankan tiket ke putaran keempat.
Bournemouth Datang dengan Kondisi Tak Ideal
Di sisi lain, Bournemouth datang dengan perasaan campur aduk. Mereka baru saja memutus tren negatif 11 laga tanpa kemenangan usai menundukkan Tottenham Hotspur 3-2. Hasil itu mengembalikan kepercayaan diri tim besutan Andoni Iraola.
Namun, euforia tersebut harus dibayar mahal. Antoine Semenyo, pencetak gol penentu kemenangan atas Spurs, dipastikan absen. Pemain bernilai £65 juta itu sedang merampungkan kepindahan ke Manchester City, sehingga tak bisa memperkuat Bournemouth di laga ini.
Kehilangan tersebut menjadi pukulan telak bagi Andoni Iraola. Apalagi, performa tandang Bournemouth sedang menurun karena belum meraih kemenangan di markas lawan sejak Agustus lalu. Kondisi ini jelas tidak ideal untuk menghadapi Newcastle yang sedang panas.
Meski begitu, Bournemouth punya modal sejarah di Piala FA. Musim lalu mereka mampu melaju hingga perempat final. Selain itu, empat laga tandang terakhir di kompetisi ini selalu berakhir dengan kemenangan bagi The Cherries.
Badai Cedera dan Rotasi Pemain
Newcastle harus menghadapi masalah serius di lini belakang. Bek senior Fabian Schar mengalami cedera engkel parah saat melawan Leeds dan harus ditandu keluar lapangan. Absennya Schar menambah daftar panjang pemain cedera di skuad tuan rumah.
Beberapa nama lain seperti Jamaal Lascelles, Dan Burn, dan Anthony Elanga juga belum pulih. Situasi ini memaksa Howe melakukan rotasi, terutama di sektor pertahanan. Sven Botman diprediksi langsung mengisi posisi Schar untuk menjaga keseimbangan lini belakang.
Masalah serupa juga dialami Bournemouth. Selain kehilangan Semenyo, Justin Kluivert masih menepi akibat cedera lutut serius. Tyler Adams dan Ryan Christie juga belum siap tampil, sehingga opsi Iraola di lini tengah cukup terbatas.
Kondisi tersebut membuat kedua pelatih harus cermat menyusun strategi. Rotasi pemain menjadi kunci agar performa tim tetap stabil, terutama mengingat padatnya jadwal kompetisi domestik.
Prediksi Susunan Pemain dan Hasil Akhir
Newcastle diperkirakan tetap mengusung formasi 4-3-3 dengan fokus menyerang sejak awal. Bournemouth kemungkinan bermain lebih pragmatis melalui skema 4-2-3-1 untuk meredam tekanan tuan rumah.
Tanpa kehadiran Semenyo, lini serang Bournemouth berpotensi kehilangan daya kejut. Sebaliknya, Newcastle memiliki variasi serangan yang lebih matang, terutama saat bermain di kandang sendiri.
Melihat tren performa dan kondisi skuad, Newcastle lebih diunggulkan untuk melaju. Namun, Piala FA kerap menghadirkan kejutan. Meski demikian, laga ini diprediksi berjalan ketat hingga menit akhir.
Prediksi skor akhir: Newcastle United 2-1 Bournemouth.






