Pertandingan Everton vs Sunderland pada putaran ketiga Piala FA, Sabtu (10/1/2026) malam WIB, menyuguhkan nuansa nostalgia sekaligus tekanan besar. Duel ini berlangsung di Hill Dickinson Stadium dan mempertemukan dua tim Premier League yang sama-sama kesulitan menjaga konsistensi. Oleh karena itu, laga ini menjadi ujian mental bagi kedua kubu, terutama bagi Everton yang tampil sebagai tuan rumah.
Beban Emosional David Moyes Jelang Laga
Sorotan utama tertuju pada David Moyes yang akan menghadapi mantan klubnya. Sunderland memiliki tempat khusus dalam perjalanan karier Moyes, sehingga laga ini menghadirkan beban emosional tersendiri. Namun, fokus utama sang pelatih tetap tertuju pada upaya membawa Everton melaju lebih jauh di Piala FA.
Secara historis, Everton merupakan salah satu tim tersukses di kompetisi ini dengan koleksi lima trofi. Meski demikian, performa mereka di Piala FA dalam beberapa musim terakhir jauh dari kata meyakinkan. Sejak mencapai final pada 2009, langkah The Toffees kerap terhenti lebih awal.
Catatan pribadi Moyes juga menambah tantangan. Ia tercatat kalah delapan kali dari sepuluh laga terakhir Piala FA saat menghadapi sesama tim kasta tertinggi. Statistik tersebut, yang terpenting, menjadi peringatan bahwa pengalaman saja tidak cukup untuk menjamin hasil positif.
Everton Dilanda Masalah Disiplin dan Performa Kandang
Performa Everton di liga domestik masih belum stabil. Mereka hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir Premier League. Posisi klasemen yang tertekan membuat setiap pertandingan kini terasa krusial.
Hasil imbang 1-1 melawan Wolverhampton Wanderers pada laga terakhir memperlihatkan dua sisi Everton. Di satu sisi, mereka menunjukkan daya juang tinggi meski bermain dengan sembilan orang. Namun di sisi lain, kegagalan menang di kandang sendiri dalam tiga laga beruntun tetap menjadi catatan negatif.
Masalah disiplin menjadi perhatian serius. Michael Keane menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran tidak perlu, sementara Jack Grealish diusir wasit karena aksi tepuk tangan sarkastik. Oleh karena itu, Moyes harus menyusun ulang komposisi tim dengan keterbatasan pemain.
Kondisi tersebut berdampak besar pada performa kandang Everton. Statistik menunjukkan mereka hanya menang sekali musim ini ketika kebobolan lebih dulu di kandang. Fakta ini membuat laga melawan Sunderland berpotensi berjalan ketat sejak menit awal.
Sunderland Masih Tumpul Saat Bermain Tandang
Di kubu seberang, Sunderland datang dengan masalah serupa. Tim asuhan Regis Le Bris baru saja menelan kekalahan telak 0-3 dari Brentford. Hasil itu memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi lima pertandingan.
Meski sempat menahan imbang Manchester City dan Tottenham, Sunderland kesulitan menjaga konsistensi. Mereka hanya mencatat dua kemenangan dalam 12 laga terakhir di semua kompetisi. Selain itu, performa tandang menjadi titik lemah utama The Black Cats.
Sunderland gagal mencetak gol dalam empat dari enam laga tandang terakhir. Ketajaman lini depan yang menurun membuat mereka kerap pulang tanpa poin. Momen gagal penalti Enzo Le Fee saat melawan Brentford mencerminkan tingkat frustrasi tim.
Namun, Sunderland memiliki sedikit modal positif. Mereka mampu menahan Everton 1-1 di ajang liga beberapa bulan lalu. Hasil tersebut setidaknya menunjukkan bahwa Sunderland bisa merepotkan tuan rumah jika mampu menjaga disiplin permainan.
Rekor Pertemuan dan Dominasi Everton
Secara historis, Everton memiliki rekor dominan atas Sunderland di Piala FA. The Toffees tercatat delapan kali menyingkirkan Sunderland dari kompetisi ini. Catatan tersebut hanya kalah dari dominasi Everton atas Sheffield Wednesday.
Rekor tersebut memberi keuntungan psikologis bagi tuan rumah. Selain itu, pengalaman Everton di laga-laga besar Piala FA masih menjadi pembeda. Meski performa terkini kurang meyakinkan, sejarah tetap memberi kepercayaan diri tambahan.
Namun demikian, kondisi skuad dan performa aktual tetap menjadi faktor utama. Kedua tim diperkirakan bermain hati-hati, mengingat kelemahan masing-masing di lini serang. Oleh karena itu, pertandingan ini berpotensi berjalan alot dan minim peluang bersih.
Prediksi Susunan Pemain dan Skor Akhir
Everton diprediksi turun dengan formasi 4-3-3 untuk menjaga keseimbangan lini tengah. Sunderland kemungkinan mengusung skema serupa demi menutup ruang gerak tuan rumah. Rotasi pemain bisa memengaruhi tempo permainan sejak awal.
Melihat tren performa dan rekor kandang, Everton sedikit lebih diunggulkan. Namun, ketajaman yang terbatas membuat kemenangan besar sulit terwujud. Jika Sunderland mampu bertahan disiplin, laga bisa berlangsung hingga menit akhir.
Berdasarkan analisis tersebut, pertandingan diprediksi berjalan ketat dan minim gol. Efektivitas momen krusial akan menentukan hasil akhir.
Prediksi skor: Everton 1-0 Sunderland.






