Prediksi Persik vs PSIM menjadi sorotan pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026. Duel ini akan digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (13/2/2026) pukul 15.30 WIB dan disiarkan melalui live streaming Vidio.
Persik Kediri kembali berstatus tim musafir karena tak bisa memakai Stadion Brawijaya. Meski demikian, Macan Putih datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih dua kemenangan beruntun. Selain itu, kemenangan atas Bali United dan Dewa United diraih dengan performa menyerang yang efektif. Sebaliknya, PSIM Yogyakarta tengah berupaya bangkit setelah tiga laga tanpa kemenangan yang membuat posisi mereka tertahan di papan tengah klasemen.
Laga ini penting bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di klasemen. Oleh karena itu, faktor mental dan konsistensi akan sangat menentukan hasil akhir. Persaingan papan tengah yang ketat membuat setiap poin memiliki arti besar. Kesalahan kecil bisa berdampak langsung pada pergeseran posisi klasemen.
Status Musafir dan Atmosfer Tanpa Suporter
Persik harus menjalani laga kandang rasa tandang di Gresik. Kepolisian tidak memberi izin penggunaan Stadion Brawijaya karena faktor keamanan dan riwayat gesekan antarsuporter. Keputusan ini membuat pertandingan digelar tanpa penonton sehingga atmosfer stadion dipastikan berbeda dari biasanya.
Ketua Panpel Persik, Tri Widodo, menegaskan laga berlangsung tertutup. Baik suporter tuan rumah maupun tamu tidak diperbolehkan hadir. Kondisi tersebut memaksa pemain mengandalkan komunikasi internal di lapangan. Biasanya, dukungan suporter memberi dorongan moral saat tim mengalami tekanan.
Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemain. Irama pertandingan bisa terasa datar tanpa sorakan penonton. Namun di sisi lain, kondisi sunyi dapat membantu tim menjaga fokus taktik. Persik dituntut tampil disiplin sejak awal agar tidak kehilangan momentum.
Meski berstatus musafir, Persik sudah terbiasa bermain di Gresik musim ini. Mereka pernah meraih hasil imbang dan juga menelan kekalahan di venue tersebut. Karena itu, adaptasi lapangan bukan lagi kendala utama. Evaluasi dari laga sebelumnya menjadi bahan pembelajaran penting.
Momentum Positif Macan Putih
Persik datang dengan tren positif setelah mengalahkan Bali United dan Dewa United. Dua kemenangan tersebut meningkatkan moral tim sekaligus memperbaiki produktivitas lini depan. Ezra Walian dan Jose Enrique menunjukkan ketajaman yang konsisten dalam memanfaatkan peluang.
Pelatih Marcos Reina Torres meminta anak asuhnya tetap fokus. Ia menekankan pentingnya disiplin dan kerja sama tim sepanjang 90 menit. Menurutnya, mempertahankan tren kemenangan jauh lebih sulit dibanding meraihnya. Oleh karena itu, konsentrasi tidak boleh menurun.
Selain ketajaman lini depan, keseimbangan lini tengah juga menjadi kunci. Kombinasi Toral dan Garcia memberi stabilitas dalam distribusi bola. Transisi dari bertahan ke menyerang berjalan lebih cepat dalam dua laga terakhir. Hal ini memberi kepercayaan diri tambahan menjelang duel kontra PSIM.
Namun laga ini tetap menuntut kewaspadaan tinggi. Bermain tanpa penonton bisa memengaruhi tempo dan ritme. Karena itu, Persik harus mengatur intensitas sejak awal pertandingan.
PSIM Siapkan Amunisi Baru
Di kubu tamu, PSIM Yogyakarta bertekad menghentikan tren negatif. Pelatih Jean-Paul Van Gastel fokus memulihkan kondisi fisik pemain usai jadwal padat. Evaluasi dilakukan terutama pada lini belakang yang kerap kehilangan konsentrasi.
Kabar baik datang dari bek anyar asal Belanda, Jop van der Avert. Ia berpeluang menjalani debut pada laga ini dan diproyeksikan mengisi posisi bek tengah. Kebugarannya dinilai prima karena terbiasa menjalani latihan intensif di Eropa.
Van Gastel berharap kehadiran Jop memperkuat koordinasi pertahanan. PSIM memang kebobolan dalam tiga laga terakhir. Selain itu, Deri Corfe juga kembali tersedia setelah pulih dari cedera. Kehadirannya memberi variasi dalam pola serangan.
Meski demikian, membangun kekompakan tidak bisa instan. PSIM perlu menjaga jarak antar lini agar tidak mudah ditembus. Serangan balik cepat bisa menjadi senjata utama untuk mencuri gol di tengah tekanan tuan rumah.
Perkiraan Susunan Pemain dan Prediksi Skor
Persik Kediri kemungkinan menurunkan Leo Navacchio di bawah mistar. Lini belakang diisi Kiko, Firly, Hehanusa, dan Sanjaya. Lini tengah dipercayakan kepada Toral, Garcia, dan Gomez untuk menopang Ezra Walian serta Jose Enrique di lini depan.
PSIM Yogyakarta diprediksi memainkan Supriadi sebagai penjaga gawang. Yamadera, Ramos Mingo, dan Cahyana menjaga pertahanan. Ze Valente dan Haljeta menjadi andalan untuk membangun serangan cepat.
Secara tren performa, Persik lebih diunggulkan karena momentum positif yang mereka miliki. Namun PSIM tetap berpotensi memberi perlawanan sengit. Yang terpenting, tim yang mampu menjaga disiplin dan fokus akan meraih hasil maksimal.
Jika melihat konsistensi terakhir, Persik berpeluang mengamankan tiga poin. Meski demikian, PSIM bisa mencuri gol lewat serangan balik terorganisir.
Prediksi skor akhir: Persik Kediri 2-1 PSIM Yogyakarta.






