Timnas Indonesia U-20 mulai mempersiapkan diri menghadapi Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Pelatih Nova Arianto resmi memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan di Surabaya. Agenda ini menjadi langkah awal dalam membentuk skuad Garuda Muda yang kompetitif.
Pemusatan latihan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan tim sebelum menghadapi dua turnamen penting. Selain itu, Nova Arianto ingin memperkuat kerja sama antar pemain agar tim tampil lebih solid saat kompetisi berlangsung.
Keputusan memanggil 28 pemain juga menunjukkan proses seleksi yang cukup ketat. Kombinasi pemain lama dan talenta baru diharapkan mampu menciptakan persaingan sehat di dalam skuad.
Pemusatan Latihan di Surabaya Jadi Awal Persiapan
Timnas Indonesia U-20 akan menjalani pemusatan latihan di Surabaya sebagai bagian dari program persiapan. Kota tersebut dipilih karena dianggap mendukung fokus serta intensitas latihan pemain.
Program latihan ini tidak hanya berisi peningkatan fisik. Tim pelatih juga menyiapkan sesi taktik serta penguatan kerja sama tim. Oleh karena itu, setiap pemain harus menunjukkan performa terbaik selama kegiatan berlangsung.
Pemusatan latihan menjadi fase penting sebelum turnamen resmi dimulai. Selain itu, agenda ini membantu pelatih menilai kesiapan pemain secara lebih mendalam.
Piala AFF U-19 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Turnamen tersebut akan menjadi ujian awal bagi Garuda Muda di level regional Asia Tenggara.
Setelah itu, Timnas Indonesia U-20 akan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Kompetisi tersebut berlangsung pada 29 Agustus hingga 6 September 2026.
Rangkaian jadwal tersebut membuat waktu persiapan menjadi cukup terbatas. Karena itu, efektivitas latihan selama TC sangat menentukan kualitas tim saat turnamen berlangsung.
Kombinasi Pemain Lama dan Talenta Baru
Skuad yang dipanggil Nova Arianto memperlihatkan kombinasi pemain dari berbagai latar belakang. Beberapa nama merupakan alumni Timnas Indonesia U-17 yang sebelumnya tampil di berbagai kompetisi.
Contohnya Dimas Adi Prasetyo, Evandra Florasta, dan Fabio Azka Irawan. Para pemain tersebut kembali mendapat kesempatan untuk berkembang di level usia yang lebih tinggi.
Selain itu, terdapat juga pemain seperti Algazani Dwi Sugandi dan I Putu Panji Apriawan. Kehadiran mereka memberikan tambahan opsi bagi tim pelatih.
Keberagaman pemain membuat persaingan di dalam tim menjadi lebih ketat. Hal tersebut penting karena setiap pemain harus membuktikan kualitasnya selama latihan.
Talenta yang dipanggil juga berasal dari berbagai klub sepak bola Indonesia. Beberapa di antaranya berasal dari Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, hingga Bali United.
Selain klub profesional, Nova Arianto juga memberi kesempatan kepada pemain dari akademi sepak bola. Akademi ASIOP menjadi salah satu tempat yang menyumbang talenta untuk skuad ini.
Langkah tersebut menunjukkan komitmen tim pelatih dalam menjaring pemain muda terbaik. Dengan cara itu, potensi pemain dari berbagai daerah dapat berkembang secara maksimal.
Membangun Identitas Permainan Timnas U-20
Pemusatan latihan di Surabaya tidak hanya berfungsi sebagai ajang seleksi. Tim pelatih juga memanfaatkan momen ini untuk membangun identitas permainan tim.
Nova Arianto ingin menanamkan gaya bermain yang jelas sejak awal persiapan. Oleh karena itu, latihan akan difokuskan pada aspek taktik serta pemahaman strategi.
Pendekatan tersebut penting karena kompetisi internasional menuntut tim yang terorganisasi dengan baik. Selain itu, pemain juga harus mampu beradaptasi dengan berbagai situasi pertandingan.
Identitas permainan akan membantu tim tampil konsisten sepanjang turnamen. Dengan sistem yang jelas, setiap pemain dapat memahami peran masing-masing di lapangan.
Selain taktik, tim pelatih juga menekankan pentingnya kekompakan tim. Chemistry antar pemain menjadi faktor penting dalam permainan sepak bola modern.
Proses tersebut membutuhkan waktu serta komunikasi yang baik. Oleh karena itu, seluruh pemain diharapkan menunjukkan komitmen penuh selama masa latihan.
Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia U-20
Berikut daftar pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 di Surabaya.
Penjaga Gawang:
Dafa Al Gazemi Setiawarman (Dewa United)
Rendi Razzaqu (Madura United)
Fasya Nur Fauzi (Persib Bandung)
Erdeva Aulia (Persis Solo)
Pemain Belakang:
I Putu Panji Apriawan (Bali United)
Muhammad Rafa Raditya Abdurahman (Pekanbaru FC)
Algazani Dwi Sugandi (Adhyaksa Farmel)
Ahmad Showwam Ilham (Bhayangkara Presisi Lampung FC)
Radityo Raharjo (Persija Jakarta)
Muhamad Ibra Ardiansyah Ohorella (Persija Jakarta)
Ergun Firlansyah Arif (Persikutim Kutai Timur)
Ghifari Azhari (Semen Padang)
Fabio Azka Irawan (Persija Jakarta)
Fadly Alberto Hengga (Bhayangkara Presisi Lampung FC)
Pahri Almuzaki (ASIOP)
Pemain Tengah:
Isfandyar Abdillah (Persiba Balikpapan)
Kevin Muhamad Islami Pasha (Persib Bandung)
Evandra Florasta (Bhayangkara Presisi Lampung FC)
Aleandro Alam Maulana (Persebaya Surabaya)
Mochamad Ichsas Baihaqi (Persebaya Surabaya)
Nazriel Alvaro (Persib Bandung)
Theodore Evan Leeming (Persija Jakarta)
Dimas Wicaksono Putra Rahman (Persebaya Surabaya)
Irpan Abadi Siregar (Persija Jakarta)
Reno Salampesy (Persipura Jayapura)
Ahmad Mujadid (Persija Jakarta)
Pemain Depan:
Dika Adi Nurdiansyah (Borneo FC)
Dimas Adi Prasetyo (PSM Makassar)
Daftar tersebut menunjukkan keberagaman sumber pemain dari berbagai klub. Oleh karena itu, tim pelatih memiliki banyak opsi untuk menyusun komposisi terbaik.






