Sunday, November 30, 2025
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisManchester United U-18 Permalukan Liverpool 7-0: JJ Gabriel Cetak Hattrick di Usia...

Manchester United U-18 Permalukan Liverpool 7-0: JJ Gabriel Cetak Hattrick di Usia 15 Tahun

Manchester United U-18 mencatat kemenangan besar ketika menghajar Liverpool U-18 dengan skor telak 7-0 pada Premier League U-18 2025/2026, Sabtu (29/11) waktu setempat. Hasil tersebut bukan hanya mengejutkan, tetapi juga memperlihatkan potensi luar biasa dari beberapa pemain muda United. Selain itu, duel panas sejak menit awal berubah menjadi panggung besar bagi wonderkid berusia 15 tahun, JJ Gabriel.

Kemenangan ini sekaligus memperkuat moral tim muda United. Mereka kini semakin percaya diri menghadapi jadwal selanjutnya. Oleh sebab itu, kemenangan atas rival berat seperti Liverpool dianggap sebagai salah satu titik penting dalam perkembangan skuad akademi musim ini.

- Advertisement -
asia9QQ

Awal Pertandingan yang Intens dan Gol Pembuka

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Liverpool mencoba menekan lebih dulu, namun United mampu mengontrol bola dengan baik. Tidak lama kemudian, Bendito Mantato membuka keunggulan Man United melalui penyelesaian yang rapi. Gol awal ini memberi dorongan mental besar bagi tuan rumah.

Setelah itu, permainan semakin mengalir ke arah United. Tekanan yang mereka lakukan sejak lini depan membuat Liverpool sulit keluar dari area pertahanan. Karena itu, peluang demi peluang muncul dengan cepat.

Momentum tersebut menjadi dasar munculnya aksi luar biasa dari JJ Gabriel.


JJ Gabriel: Wonderkid yang Mendominasi

Sorotan langsung mengarah kepada Gabriel setelah gol pembuka United. Ia mencetak dua gol spektakuler di babak pertama. Gol pertamanya terbilang istimewa. Ia memutar badan, mengecoh bek Liverpool, dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung. Selain indah, gol itu menunjukkan kematangan teknis yang jarang dimiliki pemain seusianya.

Tidak berhenti di situ, gol keduanya juga datang melalui finishing bertenaga. Gabriel melihat ruang, bergerak cepat, dan mengeksekusi peluang tanpa ragu. Kedewasaan dalam mengambil keputusan terlihat jelas pada proses ini. Padahal usianya baru 15 tahun.

Selain dua gol tersebut, kontribusi Gabriel dalam permainan sangat terasa. Ia terus menekan bek lawan, mengatur ritme serangan, dan membuka ruang bagi rekan-rekannya. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak pencari bakat mulai menaruh perhatian besar padanya.

United tetap mendominasi setelah dua gol Gabriel. Mereka bermain agresif sambil menjaga intensitas pressing.


Pesta Gol United: Bradbury, Thwaites, dan Lusale Ikut Bersinar

Kemenangan besar ini bukan hanya tentang Gabriel. Louie Bradbury, yang baru kembali dari cedera, juga mencatatkan gol. Ia menuntaskan peluang dengan tenang untuk membawa United makin unggul.

Kemudian, Jim Thwaites ikut mencetak gol melalui titik penalti. Eksekusi tersebut membuat Liverpool semakin kesulitan bangkit. Pada fase ini, United terlihat sangat percaya diri.

Samuel Lusale juga menambah satu gol penting. Pergerakannya dari lini kedua membuat pertahanan Liverpool semakin terbuka. Selain itu, energi yang ia bawa membuat United terus berada dalam mode menyerang.

Gabriel akhirnya melengkapi hattrick pada babak kedua, memastikan skor 7-0. Gol ketiga tersebut mempertegas statusnya sebagai pemain paling menonjol di laga ini. Karena itu, publik kini semakin penasaran dengan masa depan sang remaja.


Perhatian Klub dan Peluang Gabung Tim Senior

Performa Gabriel tidak datang secara tiba-tiba. Ia memang sudah berada dalam radar staf pelatih tim utama. Ruben Amorim, pelatih Man United, bahkan sudah mengundangnya mengikuti sesi latihan tim senior dalam beberapa pekan terakhir.

Gabriel juga sempat diundang ke ruang direktur Old Trafford bersama keluarganya pada laga pembuka musim melawan Arsenal. Momen tersebut menjadi bentuk penghargaan klub atas potensi besarnya. Selain itu, ia berdiskusi langsung dengan Amorim mengenai filosofi bermain dan etos latihan.

Omar Berrada dan Jason Wilcox turut berperan menjaga Gabriel tetap bertahan di klub pada bursa transfer musim panas lalu. Mereka memahami bahwa talenta sebesar ini harus dirawat dengan baik.

Dengan performa seperti ini, wajar jika banyak pendukung mulai menanyakan kemungkinan debut senior Gabriel. Walaupun Amorim mungkin ingin memberi waktu, peluang tersebut semakin terbuka. Terlebih lagi, perkembangan mental dan tekniknya menunjukkan bahwa ia mampu mengikuti ritme permainan yang lebih tinggi.


Langkah Selanjutnya untuk United U-18

Kemenangan 7-0 atas Liverpool memberi dorongan besar untuk Manchester United U-18. Selain memperkuat posisi di liga, hasil ini juga membangun keyakinan seluruh skuad. Mereka kini memiliki fondasi permainan yang solid, terutama dalam transisi menyerang.

Selain itu, beberapa pemain muda tampak siap naik kelas dalam waktu dekat. Gabriel menjadi nama paling mencolok, tetapi Bradbury, Lusale, serta Thwaites juga menunjukkan perkembangan pesat.

Jika United mampu mempertahankan performa seperti ini, akademi mereka dapat kembali menjadi salah satu yang paling produktif di Inggris.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments