Sunday, January 18, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisLiverpool Gagal Menang di Anfield, Gol Wirtz Dibalas Burnley

Liverpool Gagal Menang di Anfield, Gol Wirtz Dibalas Burnley

Liverpool gagal menang saat menjamu Burnley pada pekan ke-22 Premier League 2025/2026. Duel yang digelar di Anfield, Sabtu (17/1/2026) malam WIB, berakhir imbang 1-1. Gol Florian Wirtz di babak pertama tidak cukup membawa kemenangan bagi tuan rumah.

Sejak awal laga, Liverpool tampil dominan dengan penguasaan bola tinggi. Namun, efektivitas penyelesaian akhir kembali menjadi kendala. Oleh karena itu, Burnley mampu mencuri satu poin berharga dari Merseyside.

- Advertisement -
asia9QQ

Hasil ini membuat Liverpool tertahan di peringkat keempat klasemen sementara dengan 36 poin. Sementara itu, Burnley tetap berada di posisi ke-19 dengan 14 poin, tetapi membawa pulang hasil penting.

Dominasi Liverpool di Babak Pertama

Liverpool langsung mengambil inisiatif sejak menit awal. Tekanan konstan datang dari kedua sisi sayap. Selain itu, pergerakan cepat lini tengah membuat Burnley bertahan cukup dalam.

Peluang pertama hadir pada menit ke-4 melalui Milos Kerkez. Umpannya dari sisi kiri masih bisa disapu lini belakang tamu. Burnley kemudian mencoba merespons lewat tembakan jarak jauh Jaidon Anthony.

Setelah itu, Liverpool kembali mengurung pertahanan lawan. Hugo Ekitike mendapatkan peluang emas pada menit ke-21. Namun, Martin Dubravka tampil gemilang dengan menepis tembakan keras tersebut.

Tekanan Liverpool akhirnya berbuah penalti pada menit ke-31. Cody Gakpo dijatuhkan Florentino di kotak terlarang. Dominik Szoboszlai maju sebagai eksekutor.

Sayangnya, penalti tersebut gagal berbuah gol. Tendangan Szoboszlai menghantam mistar gawang. Momen ini sempat membuat Anfield tegang.

Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-42. Curtis Jones memanfaatkan bola pantul di sisi kiri. Ia mengalirkannya kepada Florian Wirtz.

Wirtz melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang. Gol tersebut membawa Liverpool unggul 1-0. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan tuan rumah.

Burnley Bangkit di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Liverpool kembali menekan dengan tempo tinggi. Florian Wirtz hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-53. Namun, Dubravka kembali menggagalkan peluang tersebut.

Burnley mulai berani keluar dari tekanan. Marcus Edwards mendapatkan peluang emas pada menit ke-48. Sayangnya, sepakannya masih melenceng dari sasaran.

Tekanan Liverpool terus berlanjut. Cody Gakpo nyaris mencetak gol pada menit ke-56. Bashir Humphreys melakukan sapuan krusial di garis gawang.

Burnley bertahan dengan disiplin sambil menunggu momen serangan balik. Pendekatan ini akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-65, Florentino mengirim umpan terobosan ke Marcus Edwards.

Edwards menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tembakan mendatar. Bola melewati Alisson dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol ini mengubah dinamika pertandingan.

Frustrasi Liverpool dan Pergantian Pemain

Setelah kebobolan, Liverpool terlihat semakin agresif. Namun, frustrasi mulai tampak dalam penyelesaian akhir. Beberapa peluang gagal dimaksimalkan dengan baik.

Pelatih Arne Slot mencoba mencari solusi melalui pergantian pemain. Alexis Mac Allister dan Federico Chiesa dimasukkan untuk menambah kreativitas.

Meski demikian, Burnley tetap bertahan dengan organisasi yang rapi. Scott Parker menyiapkan timnya untuk menutup ruang di area berbahaya. Selain itu, disiplin lini belakang menjadi kunci.

Peluang terbaik Liverpool di akhir laga datang dari sundulan Szoboszlai. Gakpo juga mendapatkan kesempatan jarak dekat. Namun, Dubravka kembali tampil solid.

Hingga tujuh menit tambahan waktu berakhir, skor tidak berubah. Anfield harus menerima hasil imbang yang terasa mengecewakan bagi tuan rumah.

Statistik dan Dampak Klasemen

Secara statistik, Liverpool sangat dominan. Mereka mencatat 32 tembakan dengan 11 tepat sasaran. Penguasaan bola mencapai 73 persen.

Burnley hanya melepaskan tujuh tembakan sepanjang laga. Namun, efektivitas menjadi pembeda utama. Dari satu tembakan tepat sasaran, mereka mampu mencetak gol.

Hasil ini membuat Liverpool kehilangan peluang menempel ketat papan atas. Oleh karena itu, konsistensi penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah utama.

Bagi Burnley, satu poin ini sangat berarti. Mereka tetap berada di zona degradasi. Namun, hasil di Anfield meningkatkan kepercayaan diri tim.

Evaluasi Akhir Laga

Laga ini menegaskan kontras antara dominasi dan efektivitas. Liverpool mengontrol hampir seluruh aspek permainan. Namun, peluang yang terbuang menjadi faktor penentu.

Sebaliknya, Burnley menunjukkan kedisiplinan tinggi. Mereka menunggu momen yang tepat untuk menyerang. Pendekatan tersebut terbukti efektif.

Hasil imbang ini mencerminkan jalannya pertandingan. Liverpool unggul dalam permainan, sementara Burnley unggul dalam efisiensi. Kedua tim pun harus puas berbagi poin.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments