Liverpool berhasil meraih kemenangan penting dalam derby Merseyside setelah mengalahkan Everton dengan skor tipis 1-0. Laga pekan ke-30 Premier League 2024/2025 ini berlangsung di Anfield pada Kamis (3/4/2025) dini hari WIB. Gol tunggal Diogo Jota menjadi penentu kemenangan The Reds dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh drama.
Kemenangan ini membuat Liverpool semakin nyaman di puncak klasemen dengan koleksi 73 poin. Sementara itu, Everton tetap tertahan di posisi ke-15 dengan 34 poin. Laga ini juga diwarnai dengan beberapa keputusan kontroversial, termasuk tekel keras James Tarkowski terhadap Alexis Mac Allister serta gol Beto yang dianulir oleh wasit.
Babak Pertama: Intensitas Tinggi dan Kontroversi VAR
Laga dimulai dengan tempo tinggi. Kedua tim tampil agresif dan langsung melakukan jual beli serangan. Everton yang bermain sebagai tim tamu mencoba memberikan tekanan kepada Liverpool sejak menit awal.
Pada menit ke-11, terjadi insiden kontroversial. James Tarkowski berusaha memenangkan perebutan bola, tetapi dalam prosesnya, pul sepatu kaki kanannya mengenai kaki kiri Alexis Mac Allister dengan cukup keras. Para pemain Liverpool sempat meminta wasit memberikan kartu merah. Namun, setelah melalui tinjauan VAR, Tarkowski hanya diganjar kartu kuning, keputusan yang memicu perdebatan di antara pemain dan staf pelatih The Reds.
Everton sempat mencetak gol pada menit ke-19 melalui Beto yang menerima umpan lambung dari lini belakang. Sayangnya, wasit menganulir gol tersebut setelah VAR menunjukkan bahwa sang striker telah berada dalam posisi offside sebelum menerima bola.
Liverpool mulai meningkatkan intensitas serangan mereka. Pada menit ke-27, Diogo Jota mendapatkan peluang emas dari dalam kotak penalti. Namun, sepakan kerasnya masih melambung di atas mistar gawang. Satu menit berselang, Mohamed Salah hampir membawa Liverpool unggul setelah menyambut umpan silang dari sisi kiri. Sayangnya, sundulannya mengarah tepat ke pelukan Jordan Pickford.
Everton juga mendapatkan peluang emas pada menit ke-33. Kesalahan Virgil van Dijk dalam menghalau bola membuat Beto berhadapan langsung dengan Caoimhin Kelleher. Namun, penyelesaian akhirnya hanya membentur tiang gawang sebelah kanan, membuat peluang emas tersebut terbuang sia-sia.
Liverpool terus mengurung pertahanan Everton di sisa waktu babak pertama. Meski begitu, mereka gagal memecah kebuntuan hingga turun minum. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua: Gol Tunggal Diogo Jota Bawa Liverpool Menang
Memasuki babak kedua, Liverpool langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka mencoba membongkar pertahanan Everton yang bermain lebih defensif setelah turun minum.
Peluang pertama di paruh kedua lahir pada menit ke-53 melalui sepakan Ryan Gravenberch dari luar kotak penalti. Namun, bola yang mengarah ke sisi kiri gawang masih bisa ditepis oleh Pickford dengan penyelamatan gemilang.
Gol yang dinanti-nantikan akhirnya datang pada menit ke-57. Berawal dari pergerakan Luis Diaz di sisi kiri, ia memberikan umpan pendek kepada Diogo Jota. Striker asal Portugal itu kemudian melakukan aksi individu yang brilian, melewati tiga bek Everton sebelum melepaskan tembakan dengan kaki kanan. Bola meluncur deras ke sudut bawah gawang tanpa bisa dijangkau Pickford. Liverpool pun unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Everton mencoba mengubah strategi mereka. David Moyes memasukkan beberapa pemain ofensif untuk meningkatkan daya serang. Namun, mereka tetap kesulitan membongkar lini pertahanan solid Liverpool yang dikomandoi oleh Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate.
Pada menit ke-84, Everton hampir menyamakan kedudukan melalui sundulan Jarrad Branthwaite setelah menerima umpan sepak pojok. Sayangnya, bola hanya melayang tipis di atas mistar gawang.
Di masa injury time, Pickford bahkan ikut maju ke kotak penalti Liverpool saat Everton mendapatkan kesempatan dari sepak pojok. Namun, upaya terakhir tersebut tidak membuahkan hasil. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Liverpool.
Statistik dan Dampak Hasil Pertandingan
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Liverpool di puncak klasemen Premier League 2024/2025. Mereka kini mengoleksi 73 poin, unggul cukup jauh dari pesaing terdekat mereka. Di sisi lain, Everton tetap berada di posisi ke-15 dengan 34 poin dan masih harus berjuang untuk menjauhi zona degradasi.
Dalam laga ini, Liverpool mendominasi penguasaan bola dengan 65% dibandingkan Everton yang hanya mencatatkan 35%. Mereka juga menciptakan total 16 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Everton hanya mampu menciptakan delapan tembakan dengan dua yang tepat sasaran.
Virgil van Dijk tampil sebagai pemain terbaik dalam laga ini berkat kepemimpinannya di lini belakang. Bek asal Belanda itu sukses melakukan beberapa intersep dan duel udara yang krusial untuk menjaga gawang Liverpool tetap aman dari kebobolan.
Susunan Pemain
Liverpool:
Caoimhin Kelleher; Curtis Jones, Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Andrew Robertson; Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister, Dominik Szoboszlai; Mohamed Salah, Luis Diaz, Diogo Jota.
Pelatih: Arne Slot.
Everton:
Jordan Pickford; Mykolenko, Jarrad Branthwaite, James Tarkowski, O’Brien; James Garner, Idrissa Gueye, Alcaraz; Abdoulaye Doucoure, Harrison, Beto.
Pelatih: David Moyes.