Thursday, April 3, 2025
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaKomdis PSSI Denda Persebaya dan Persija Rp 25 Juta Akibat The Jakmania...

Komdis PSSI Denda Persebaya dan Persija Rp 25 Juta Akibat The Jakmania Hadir di Gelora Bung Tomo

Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali mengeluarkan vonis tegas terkait pelanggaran regulasi BRI Liga 1 2024/2025 terhadap Persebaya dan Persija. Kali ini, kedua tim masing-masing dijatuhi denda sebesar Rp 25 juta. Hukuman ini diberikan menyusul kehadiran suporter tamu, The Jakmania, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada laga pekan ke-11 antara kedua tim pada 22 November 2024.

Di laga tersebut, Persebaya berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Persija. Namun, kemenangan ini harus dibayar mahal karena sejumlah pelanggaran yang berujung denda bagi kedua klub. Berikut ulasan lengkap terkait hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI.

- Advertisement -
asia9QQ

Latar Belakang Denda Komdis PSSI

Regulasi Liga Melarang Suporter Tamu

Sejak awal musim BRI Liga 1 2024/2025, PSSI secara tegas melarang kehadiran suporter tamu di pertandingan tandang. Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama jalannya kompetisi. Setiap pelanggaran terhadap aturan ini akan dikenakan sanksi berupa denda finansial.

Namun, pada pertandingan Persebaya melawan Persija di GBT, aturan ini kembali dilanggar. Kehadiran The Jakmania, suporter fanatik Persija, di tribun stadion menjadi sorotan dan menuai sanksi dari Komdis PSSI.

Denda untuk Persebaya dan Persija

Hukuman untuk Persebaya Surabaya

Panitia pelaksana pertandingan Persebaya dinilai gagal mengantisipasi kehadiran suporter tamu. Sebagai tuan rumah, Persebaya bertanggung jawab penuh atas pengelolaan dan pengamanan di stadion.

Komdis PSSI menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp 25 juta kepada Persebaya atas pelanggaran tersebut. Selain itu, Persebaya juga dikenai denda tambahan sebesar Rp 50 juta akibat penyalaan lima flare di tribun utara dan selatan. Berikut rincian pelanggaran yang dilakukan:

  • Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta
  • Jenis Pelanggaran:
    • Gagal mengantisipasi kehadiran suporter tamu (Rp 25 juta)
    • Penyalaan flare sebanyak lima buah (Rp 50 juta)

Total, Persebaya harus membayar denda sebesar Rp 75 juta atas dua pelanggaran tersebut.

Hukuman untuk Persija Jakarta

Sementara itu, Persija Jakarta juga tak luput dari sanksi. Kehadiran The Jakmania, yang hadir mendukung tim kesayangan mereka di kandang Persebaya, menjadi alasan utama Komdis PSSI menjatuhkan denda Rp 25 juta kepada klub berjuluk Macan Kemayoran ini.

Rincian pelanggaran Persija adalah sebagai berikut:

  • Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta
  • Jenis Pelanggaran: Kehadiran suporter tamu

Mengapa Larangan Suporter Tamu Diberlakukan?

Larangan kehadiran suporter tamu dalam pertandingan tandang merupakan kebijakan yang bertujuan untuk meminimalisasi potensi konflik antarsuporter. Regulasi ini, meskipun menuai pro dan kontra, dianggap efektif mengurangi risiko insiden di stadion.

Namun, pelanggaran seperti yang terjadi pada laga Persebaya vs Persija menunjukkan bahwa penerapan regulasi masih perlu pengawasan lebih ketat. Kehadiran suporter tamu dapat memicu situasi yang tidak diinginkan, termasuk potensi kericuhan di dalam maupun luar stadion.

Kejadian Penyalaan Flare Tambah Beban Persebaya

Selain gagal mengantisipasi kehadiran The Jakmania, penyalaan flare oleh suporter Persebaya di tribun utara dan selatan menjadi pelanggaran lain yang menambah daftar hukuman. Komdis PSSI mencatat adanya lima flare yang dinyalakan selama pertandingan berlangsung.

Tindakan ini dinilai melanggar aturan keamanan stadion dan dapat membahayakan keselamatan penonton lain. Akibatnya, Persebaya dikenai denda tambahan sebesar Rp 50 juta.

Apa Dampaknya bagi Klub?

Hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI memberikan dampak signifikan, baik dari segi finansial maupun reputasi. Bagi Persebaya, total denda Rp 75 juta tentu menjadi beban tambahan di tengah upaya mereka menjaga performa di kompetisi.

Di sisi lain, Persija juga harus lebih tegas mengelola suporternya agar kejadian serupa tidak terulang. Kehadiran The Jakmania di laga tandang, meskipun dilandasi semangat mendukung tim, justru merugikan klub secara finansial.

Kesimpulan

Vonis denda yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Persebaya dan Persija menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk mematuhi regulasi yang berlaku. Kehadiran suporter tamu dan pelanggaran lain seperti penyalaan flare dapat memberikan dampak buruk, baik bagi klub maupun kompetisi secara keseluruhan.

Ke depan, semua pihak, termasuk panitia pelaksana pertandingan, klub, dan suporter, perlu bekerja sama untuk menciptakan atmosfer pertandingan yang aman dan kondusif. Dengan begitu, sepak bola Indonesia dapat berkembang tanpa gangguan yang merugikan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments