Ruben Amorim menjadi sorotan hangat dalam dunia sepak bola setelah posisinya di Manchester United mulai dipertanyakan, di mana banyak klub elite Eropa mulai bersaing untuk gaet Ruben Amorim usai awal musim Setan Merah yang buruk. Dari tiga pertandingan perdana di Liga Premier 2025/2026, United hanya mencatatkan dua kekalahan dan sekali imbang. Hasil itu memunculkan kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan pendukung klub yang berharap perbaikan signifikan usai musim lalu.
Beban besar kini berada di pundak Amorim. Manajemen klub memang masih menunjukkan sikap hati-hati, namun tekanan publik terus meningkat. Tuntutan untuk segera mengganti pelatih pun mencuat, dengan alasan performa inkonsisten tim dapat merusak ambisi besar klub pada musim ini. Meski begitu, posisi Amorim tampaknya tetap cukup aman setidaknya untuk sementara. Hal itu karena pihak internal masih menilai eks pelatih Sporting Lisbon ini punya kapasitas membangun proyek jangka panjang.
Di sisi lain, kabar mengenai masa depan Amorim justru memancing minat dari klub besar lainnya. Menurut laporan media Inggris, pelatih asal Portugal itu tidak perlu terlalu cemas jika akhirnya didepak dari Old Trafford. Pasalnya, sudah ada klub elite Eropa yang mengintip peluang untuk merekrutnya. Salah satunya adalah raksasa Portugal, Benfica, yang siap membuka pintu untuk kembalinya sang pelatih.
Pulang ke Portugal Jadi Pilihan
Menurut kabar dari The Times, Benfica menjadi klub terdepan yang menaruh minat pada Ruben Amorim. Raksasa Portugal itu menilai sosok Amorim sebagai pelatih dengan reputasi tinggi di tanah kelahirannya. Hal ini wajar mengingat ia pernah mencatatkan prestasi impresif bersama Sporting Lisbon.
Amorim berhasil membawa Sporting keluar dari bayang-bayang dominasi Benfica dan Porto. Puncaknya, ia mempersembahkan gelar Liga Portugal musim 2020/2021 yang mengakhiri puasa panjang klub tersebut. Rekam jejak ini membuat manajemen Benfica percaya bahwa Amorim bisa menjadi sosok tepat untuk melanjutkan ambisi besar mereka di level domestik maupun Eropa.
Kedekatan emosional dengan sepak bola Portugal juga dinilai sebagai faktor penting. Bagi Amorim, kembali melatih di kampung halaman bisa menjadi opsi realistis apabila jalan di Inggris benar-benar buntu. Namun, untuk saat ini peluang itu masih sebatas wacana karena Manchester United masih belum berencana melepasnya.
Manchester United Masih Memberi Dukungan
Meski tekanan kian besar, manajemen Setan Merah tidak serta-merta mengambil langkah ekstrem. Mereka masih percaya bahwa Ruben Amorim adalah figur tepat untuk menjalankan proyek jangka panjang klub. Sumber internal menyebutkan, United tidak sedang mempertimbangkan opsi pemecatan. Sebaliknya, mereka akan tetap memberi dukungan penuh kepada pelatih asal Portugal tersebut.
Keputusan ini tentu cukup berisiko. Pasalnya, performa tim sejauh ini jauh dari harapan. Namun, manajemen menilai stabilitas lebih penting ketimbang terus mengganti pelatih setiap musim. Mereka melihat bahwa Amorim membutuhkan waktu lebih lama untuk benar-benar menerapkan filosofi sepak bola yang ia bawa dari Sporting.
Oleh karena itu, meskipun nama Amorim terus dikaitkan dengan Benfica, peluang kembalinya sang pelatih ke Portugal belum tentu terjadi dalam waktu dekat.
Fokus ke Laga Berikutnya
Ruben Amorim kini bertekad membawa Manchester United meraih kemenangan perdana di musim ini. Kesempatan itu akan datang saat menghadapi Burnley pada pekan ketiga Liga Premier 2025/2026, Sabtu (30/8/2025) malam.
Laga tersebut menjadi ujian krusial bagi Amorim. Kemenangan diyakini dapat meredakan tekanan sekaligus memulihkan moral pemain yang tengah menurun. Sebaliknya, hasil imbang apalagi kekalahan berpotensi membuat isu pemecatan semakin nyaring terdengar.
Situasi ini membuat pertandingan melawan Burnley tidak hanya penting bagi posisi klasemen, tetapi juga untuk masa depan Amorim sebagai pelatih Manchester United. Publik Old Trafford tentu menunggu apakah eks pelatih Sporting itu mampu membalikkan keadaan atau justru kian terpojok.
Klub Lain Mulai Mengamati
Selain Benfica, beberapa klub besar Eropa disebut juga mengikuti perkembangan Amorim di Manchester. Meskipun belum ada langkah konkret, ketertarikan mereka menunjukkan reputasi Amorim tetap terjaga. Rekornya di Liga Portugal dan kepercayaan diri dalam mengelola tim muda membuatnya dinilai cocok untuk proyek jangka panjang.
Apabila situasi di Manchester United semakin sulit, bukan tidak mungkin pintu menuju Eropa daratan terbuka lebar baginya. Dengan pengalaman dan reputasi yang sudah ia bangun, Ruben Amorim diperkirakan tidak akan kesulitan menemukan klub baru.