Wednesday, January 21, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ItaliaJuventus Fokus ke En-Nesyri, Mateta Mulai Ditinggalkan di Bursa Januari

Juventus Fokus ke En-Nesyri, Mateta Mulai Ditinggalkan di Bursa Januari

Juventus bidik En-Nesyri sebagai target utama di bursa transfer Januari setelah arah pergerakan manajemen semakin mengerucut. Bianconeri dikabarkan selangkah lagi mengamankan jasa penyerang Fenerbahce, Youssef En-Nesyri. Situasi ini sekaligus menandai perubahan prioritas Juventus yang mulai menjauh dari opsi Jean-Philippe Mateta.

Sejumlah media top Italia melaporkan perkembangan signifikan ini. La Gazzetta dello Sport, Sky Sport Italia, hingga pakar transfer seperti Gianluca Di Marzio dan Fabrizio Romano menyampaikan narasi serupa. Oleh karena itu, rumor ini dinilai memiliki dasar kuat dan bukan sekadar spekulasi.

- Advertisement -
asia9QQ

Komunikasi antara Juventus dan Fenerbahce disebut berjalan positif. Kedua klub kini berada dalam tahap pembahasan akhir. Dengan demikian, peluang En-Nesyri mendarat di Turin semakin terbuka lebar.

Perubahan Arah Strategi Juventus

Langkah Juventus mengejar En-Nesyri menunjukkan perubahan strategi yang jelas. Sebelumnya, nama Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace sempat menjadi kandidat kuat. Namun, fokus kini bergeser seiring dinamika negosiasi yang berkembang.

Manajemen Juventus menilai En-Nesyri lebih sesuai dengan kebutuhan tim saat ini. Selain pengalaman Eropa, ia memiliki profil penyerang target man yang dibutuhkan. Karena itu, Mateta mulai tersisih dari daftar prioritas.

Situasi internal klub juga memengaruhi keputusan ini. Juventus membutuhkan solusi instan di lini depan. Selain itu, fleksibilitas skema transfer En-Nesyri dinilai lebih realistis.

Dalam konteks ini, Juventus berharap mendapatkan penyerang siap pakai tanpa menguras dana besar. Skema peminjaman menjadi opsi yang dianggap ideal. Oleh karena itu, negosiasi difokuskan pada format tersebut.

Mesin Gol yang Mulai Tersisih di Turki

Reputasi En-Nesyri di Liga Turki sebenarnya sangat kuat. Sejak bergabung dengan Fenerbahce pada 2024, ia langsung tampil tajam. Statistik mencatat 27 gol dari 49 penampilan liga.

Musim debutnya bahkan berjalan impresif dengan 20 gol sebagai starter reguler. Namun, situasi berubah drastis di musim berikutnya. Kedatangan Jhon Duran menggeser hierarki lini depan.

Akibatnya, menit bermain En-Nesyri mulai berkurang. Kondisi ini membuka celah bagi klub lain untuk masuk. Oleh karena itu, Fenerbahce dikabarkan siap melepas sang penyerang.

Bagi En-Nesyri, peluang pindah ke Juventus menjadi opsi menarik. Ia berpeluang kembali bermain di level tertinggi Eropa. Selain itu, peran utama di lini depan bisa kembali ia dapatkan.

Skema Transfer dan Konsekuensi Finansial

Negosiasi antara Juventus dan Fenerbahce mengarah pada skema peminjaman. Opsi atau kewajiban pembelian permanen akan disertakan di akhir masa sewa. Format ini memberi ruang bagi Juventus untuk menilai performa pemain.

Namun, ada konsekuensi finansial yang harus dipertimbangkan. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Juventus kemungkinan menanggung gaji En-Nesyri secara penuh. Beban tersebut berlaku hingga akhir musim.

Gaji En-Nesyri disebut mencapai €8 juta per musim. Artinya, Juventus perlu menyiapkan sekitar €4 juta hingga akhir kompetisi 2025-2026. Angka ini menjadi faktor penting dalam perhitungan manajemen.

Meski demikian, Juventus menilai risiko tersebut masih masuk akal. Dibandingkan membeli penyerang baru secara permanen, opsi ini lebih fleksibel. Oleh karena itu, negosiasi terus didorong ke tahap final.

Harga Permanen dan Pembanding dari Premier League

Soal harga permanen, belum ada angka resmi yang disepakati. Namun, patokan mulai terlihat dari minat klub lain. Fabrizio Romano sempat melaporkan ketertarikan Everton.

Klub Premier League itu disebut siap mengajukan peminjaman dengan opsi beli sekitar €20 juta. Angka tersebut bisa menjadi acuan bagi Juventus. Selain itu, Fenerbahce memiliki posisi tawar yang cukup kuat.

Meski demikian, Juventus berharap bisa menegosiasikan nilai yang lebih bersahabat. Faktor usia En-Nesyri yang kini 28 tahun turut diperhitungkan. Oleh karena itu, struktur kesepakatan menjadi krusial.

Jika kesepakatan tercapai, En-Nesyri akan menjadi tambahan penting. Ia bisa memberi variasi serangan dan opsi berbeda di kotak penalti. Hal ini sesuai kebutuhan Juventus saat ini.

Menanti Keputusan Akhir Januari

Dengan waktu bursa yang terus berjalan, Juventus dituntut bergerak cepat. Fokus kini tertuju pada penyelesaian detail kontrak dan kesepakatan klub. Selain itu, kesiapan pemain juga menjadi perhatian.

Bagi Juventus, mendatangkan En-Nesyri bukan sekadar solusi jangka pendek. Transfer ini juga menjadi sinyal ambisi untuk tetap kompetitif. Oleh karena itu, keputusan akhir akan sangat menentukan.

Jika tidak ada hambatan besar, pengumuman resmi bisa segera menyusul. Juventus berharap proses berjalan lancar hingga akhir Januari. Dengan demikian, lini depan Bianconeri mendapat suntikan tenaga baru tepat waktu.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments