Sunday, January 18, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ItaliaJuventus Dominan Tanpa Gol, Cagliari Menang Tipis di Unipol Domus

Juventus Dominan Tanpa Gol, Cagliari Menang Tipis di Unipol Domus

Juventus dominan tanpa gol harus menelan kekalahan mengejutkan saat bertandang ke markas Cagliari pada pekan ke-21 Serie A 2025/2026. Bermain di Unipol Domus, Minggu (18/1/2026) dini hari WIB, Juventus kalah 0-1 meski menguasai jalannya pertandingan. Gol tunggal Luca Mazzitelli pada menit ke-65 menjadi penentu hasil akhir laga ini.

Sejak awal laga, Juventus tampil agresif dan langsung menekan pertahanan tuan rumah. Namun, dominasi penguasaan bola tidak berbanding lurus dengan efektivitas serangan. Oleh karena itu, Cagliari mampu bertahan disiplin dan mencuri kemenangan penting.

- Advertisement -
asia9QQ

Hasil ini membuat Juventus tetap tertahan di peringkat keempat klasemen sementara dengan 39 poin. Sebaliknya, Cagliari naik ke posisi ke-13 setelah mengoleksi 22 poin dari 21 pertandingan.

Dominasi Juventus di Babak Pertama

Juventus langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Mereka menguasai bola hampir sepanjang babak pertama. Selain itu, tekanan terus diberikan melalui kombinasi lini tengah dan sayap.

Hujan deras yang mengguyur stadion tidak menurunkan tempo permainan. Juventus tetap bermain sabar sambil mencari celah di pertahanan lawan. Namun, barisan belakang Cagliari tampil rapat dan terorganisasi.

Momen kontroversial terjadi pada menit ke-14 ketika Fabio Miretti terjatuh di kotak penalti. Wasit sempat menunjuk titik putih. Akan tetapi, keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR.

Tekanan Juventus terus berlanjut melalui situasi bola mati. Mereka mencatat enam tendangan sudut di paruh pertama. Meski begitu, peluang bersih sulit tercipta karena blok pertahanan Cagliari sangat disiplin.

Kesempatan terbaik datang pada menit ke-26 lewat Miretti. Sayangnya, tembakannya masih mampu diamankan kiper Elia Caprile. Hingga jeda, skor tetap 0-0.

Babak Kedua dan Gol Penentu Mazzitelli

Memasuki babak kedua, kedua tim tidak melakukan pergantian pemain. Juventus tetap mengontrol penguasaan bola. Di sisi lain, Cagliari memilih menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat.

Ancaman pertama tuan rumah hadir pada menit ke-51. Sebastiano Esposito melepaskan tembakan dari sudut sempit. Mattia Perin masih sigap mengamankan bola.

Setelah menit ke-60, intensitas serangan Juventus semakin meningkat. Kenan Yildiz hampir memecah kebuntuan pada menit ke-63. Namun, bola melambung tipis di atas mistar gawang.

Momen krusial terjadi dua menit berselang. Gianluca Gaetano mengeksekusi tendangan bebas mendatar dari sisi kanan. Bola disambut Luca Mazzitelli dengan voli terarah ke pojok bawah gawang.

Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan. Selain itu, gol ini menjadi bukti efektivitas Cagliari dalam memanfaatkan peluang terbatas. Juventus justru gagal memaksimalkan dominasi mereka.

Respons Juventus dan Solidnya Pertahanan Cagliari

Tertinggal satu gol, Juventus langsung meningkatkan tempo permainan. Beberapa pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor. Serangan pun lebih sering diarahkan melalui umpan silang.

Tekanan bertubi-tubi membuat Cagliari fokus bertahan. Meski demikian, lini belakang mereka tetap tenang dan disiplin. Elia Caprile tampil konsisten di bawah mistar.

Peluang emas Juventus hadir pada menit ke-85. Tembakan Kenan Yildiz yang terdefleksi Yerry Mina membentur tiang gawang. Momen tersebut menjadi peluang terbaik mereka di babak kedua.

Menjelang akhir laga, Juventus terus mengurung pertahanan tuan rumah. Namun, penyelesaian akhir kembali menjadi masalah. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tidak berubah.

Gambaran Statistik dan Dampak Klasemen

Secara statistik, Juventus unggul jauh dalam penguasaan bola dengan 78 persen. Mereka juga melepaskan 20 tembakan sepanjang laga. Namun, hanya lima yang tepat sasaran.

Cagliari bermain sangat efisien. Dari tiga tembakan, satu berbuah gol. Selain itu, mereka hanya mencatat 22 persen penguasaan bola, tetapi mampu menjaga keunggulan.

Hasil ini menjadi peringatan bagi Juventus. Dominasi permainan tanpa efektivitas tidak cukup untuk meraih poin. Oleh karena itu, evaluasi lini serang menjadi pekerjaan rumah penting.

Bagi Cagliari, kemenangan ini sangat berarti. Tiga poin menjauhkan mereka dari zona bawah klasemen. Selain itu, kepercayaan diri tim meningkat menjelang laga berikutnya.

Evaluasi Akhir dan Fokus Perbaikan Juventus

Kekalahan ini menegaskan bahwa Juventus masih memiliki pekerjaan rumah besar, terutama dalam penyelesaian akhir. Dominasi penguasaan bola harus diimbangi dengan ketajaman di depan gawang. Selain itu, variasi serangan perlu ditingkatkan agar tidak mudah dibaca lawan. Hasil di Unipol Domus menjadi pengingat bahwa kontrol permainan saja tidak cukup. Oleh karena itu, Juventus harus segera berbenah jika ingin menjaga posisi di papan atas Serie A.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments