Perjalanan karier Justin Hubner bersama Wolverhampton Wanderers U-21 di Premier League 2 musim 2024/2025 tidak selalu mulus. Pada laga pekan ke-19 melawan Stoke City U-21, bek Timnas Indonesia itu mengalami malam yang tidak akan dilupakannya dengan mudah. Bermain sebagai starter sekaligus kapten tim, Hubner harus menelan kenyataan pahit: mencetak gol bunuh diri, mendapat kartu kuning, dan timnya dihajar dengan skor telak 1-4.
Kekalahan ini semakin menyulitkan langkah Wolves U-21 dalam persaingan papan tengah klasemen Premier League 2. Di sisi lain, performa pribadi Hubner pun menjadi sorotan karena kesalahan fatal yang turut memperburuk nasib tim.
Tampil Sebagai Kapten, Tapi Bencana Datang Bertubi-Tubi
Pada Sabtu (5/4) dini hari WIB, Wolves U-21 menjalani laga tandang penting menghadapi Stoke City U-21 di Stadion Britannia. Justin Hubner tampil sejak menit awal dan dipercaya sebagai pemimpin lapangan bagi tim muda The Wolves. Namun malam itu berubah menjadi mimpi buruk bagi sang pemain.
Gol bunuh diri terjadi pada menit ke-73. Dalam situasi bola mati, Hubner berniat menyapu bola namun justru menyundulnya ke arah gawang sendiri. Kiper Wolves tak mampu mengantisipasi arah bola yang mengarah tajam, membuat Stoke City U-21 unggul semakin jauh.
Kesialan Hubner belum berakhir di situ. Pada menit ke-83, ia diganjar kartu kuning oleh wasit usai melakukan pelanggaran keras terhadap pemain lawan. Hanya empat menit berselang, pelatih Wolves memutuskan untuk menarik keluar pemain berusia 21 tahun itu dan menggantikannya dengan Filozofe Mabete.
Catatan Penampilan Hubner: Stabil Tapi Perlu Pembuktian Lebih
Meskipun mengalami malam buruk di Britannia, catatan penampilan Justin Hubner sejatinya tidak buruk sepanjang musim ini. Laga melawan Stoke merupakan penampilan kesebelasnya di Premier League 2 musim 2024/2025. Selama itu, ia telah mencatatkan total waktu bermain sebanyak 942 menit dan mengoleksi dua kartu kuning.
Yang menarik, Hubner sebelumnya hampir selalu bermain penuh selama 90 menit dalam sembilan pertandingan terakhir Wolves U-21. Tidak hanya sebagai bek andalan, peran kapten juga beberapa kali dipercayakan kepadanya. Ini menunjukkan bahwa tim pelatih masih menaruh kepercayaan besar terhadap bek muda yang kini membela Timnas Indonesia itu.
Namun, kekalahan telak atas Stoke City tentu memberikan catatan tersendiri. Tidak hanya untuk tim secara keseluruhan, tetapi juga bagi Hubner sebagai pemimpin di lini belakang. Ia dituntut segera bangkit dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di pertandingan-pertandingan sisa musim ini.
Dampak Kekalahan: Posisi Klasemen Wolves U-21 Terjun ke Bawah
Kekalahan dengan skor telak 1-4 dari Stoke City U-21 membuat posisi Wolves U-21 di klasemen Premier League 2 ikut terdampak. Saat ini, mereka harus puas berada di peringkat ke-13 dari total 20 tim peserta. Dengan torehan 27 poin dari 19 pertandingan, posisi tim menjadi tidak aman, terlebih kompetisi masih menyisakan beberapa laga krusial ke depan.
Performa lini belakang menjadi sorotan, terutama setelah kebobolan empat gol di satu laga. Dalam konteks ini, kesalahan Justin Hubner yang berujung gol bunuh diri semakin memperburuk evaluasi tim secara menyeluruh. Para pemain belakang termasuk Hubner harus segera melakukan perbaikan untuk menjaga peluang memperbaiki posisi klasemen.
Masa Depan Justin Hubner: Kontrak Segera Habis, Saatnya Ambil Keputusan Besar
Selain performa di lapangan, satu hal penting yang kini menyita perhatian publik adalah situasi kontrak Justin Hubner. Kontrak sang bek akan segera berakhir pada Juni 2025. Dengan sisa musim yang tinggal beberapa bulan, pemain kelahiran Belanda ini menghadapi momen penting dalam kariernya.
Hubner memiliki opsi untuk memperpanjang masa baktinya di Wolves U-21. Namun, melihat usianya yang sudah menginjak 21 tahun, langkah natural selanjutnya adalah naik ke level senior. Sayangnya, belum ada tanda-tanda bahwa tim utama Wolverhampton akan memberikan tempat untuknya dalam waktu dekat.
Opsi lain yang terbuka lebar adalah mencari klub baru. Jika ingin terus berkembang, Hubner bisa mempertimbangkan kepindahan ke klub yang mampu memberinya menit bermain secara reguler di tim utama. Hal ini juga bisa membantunya menjaga tempat di skuad Timnas Indonesia, apalagi jika ia ingin tampil dalam ajang internasional bergengsi seperti Piala Asia dan kualifikasi Piala Dunia.
Potensi untuk Bangkit: Ujian Karakter bagi Bek Timnas Indonesia
Meskipun laga melawan Stoke City meninggalkan catatan negatif, performa buruk dalam satu pertandingan belum bisa menjadi penilaian final. Sebaliknya, ini bisa menjadi bahan evaluasi penting sekaligus ujian karakter bagi seorang Justin Hubner.
Seorang pemain muda berbakat seperti dirinya tentu akan mengalami pasang surut dalam perjalanan karier. Namun, yang paling penting adalah bagaimana ia merespons momen-momen buruk tersebut. Bila mampu bangkit dan menunjukkan performa konsisten, bukan tidak mungkin Hubner akan kembali menjadi sorotan positif di masa depan.