Wednesday, January 7, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaDrama Injury Time Warnai Persik Kediri vs Persib, Gol Telat Menit 90+5...

Drama Injury Time Warnai Persik Kediri vs Persib, Gol Telat Menit 90+5 Gagalkan Kemenangan Maung Bandung

Pertandingan pekan ke-16 BRI Super League antara Persik Kediri dan Persib Bandung menyajikan drama hingga detik akhir. Bermain di Stadion Brawijaya, Senin (5/1) malam WIB, laga berakhir imbang 1-1 setelah gol menit 90+5 membuyarkan kemenangan Persib yang sudah di depan mata.

Hasil ini menjadi sorotan karena Persib sempat unggul lebih dulu dan mengendalikan laga. Namun, ketahanan Persik serta situasi kartu merah mengubah jalannya pertandingan secara drastis. Oleh karena itu, satu poin harus dibagi di Kediri.

- Advertisement -
asia9QQ

Babak Pertama Berjalan Ketat dan Minim Gol

Sejak menit awal, Persib langsung menunjukkan intensitas tinggi meski tampil tanpa sejumlah pemain kunci. Thom Haye mencoba membuka keunggulan lewat tembakan keras pada menit ke-16. Akan tetapi, upaya tersebut masih bisa diamankan kiper Persik, Leo Navacchio.

Sementara itu, Persik tidak tinggal diam. Tim tuan rumah mengandalkan bola mati dan serangan balik cepat untuk menekan pertahanan lawan. Salah satu peluang terbaik datang dari sepakan bebas Ezra Walian, tetapi Teja Paku Alam tampil sigap di bawah mistar.

Selain itu, kedua tim sama-sama bermain disiplin dalam bertahan. Aliran bola kerap terputus di lini tengah sehingga peluang bersih sulit tercipta. Hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan.


Perubahan Persib Berbuah Gol Pembuka

Memasuki babak kedua, Persib melakukan sejumlah penyesuaian penting. Bojan Hodak memasukkan Berguinho, Adam Alis, dan Saddil Ramdani untuk menambah daya gedor. Perubahan tersebut langsung memberi dampak pada intensitas serangan.

Tekanan Persib akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68. Berawal dari pergerakan Berguinho di sisi kanan, umpan matang dilepaskan ke dalam kotak penalti. Saddil Ramdani yang berdiri bebas sukses menuntaskan peluang menjadi gol.

Gol tersebut membuat Persib semakin percaya diri. Aliran bola mereka terlihat lebih rapi dan tempo permainan bisa dikendalikan. Pada fase ini, Persik lebih banyak bertahan sambil menunggu celah serangan balik.


Kartu Merah Mengubah Arah Pertandingan

Namun, momentum Persib berubah secara drastis. Saddil Ramdani yang baru saja mencetak gol justru harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Pada menit ke-81, ia menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran, setelah sebelumnya sudah mendapat peringatan pada menit ke-67.

Kehilangan satu pemain membuat Persib berada dalam tekanan. Situasi ini dimanfaatkan Persik untuk meningkatkan intensitas serangan. Bola-bola panjang dan sepak sudut mulai menjadi senjata utama tim berjuluk Macan Putih.

Selain itu, Persib terpaksa menurunkan garis pertahanan. Fokus utama mereka beralih untuk mempertahankan keunggulan tipis hingga peluit akhir dibunyikan.


Gol Menit 90+5 Selamatkan Persik

Tekanan Persik akhirnya berbuah hasil pada masa injury time. Berawal dari situasi sepak sudut di menit 90+5, Supriadi melepaskan umpan silang tajam ke area penalti. Muhammad Firly menyambut bola dengan sundulan keras yang gagal dihalau Teja Paku Alam.

Gol tersebut langsung mengubah skor menjadi 1-1. Stadion Brawijaya bergemuruh karena Persik berhasil menyamakan kedudukan di detik terakhir. Sebaliknya, para pemain Persib terlihat terpukul karena kemenangan sirna.

Setelah gol tersebut, wasit tidak lama kemudian meniup peluit panjang. Kedua tim harus puas berbagi poin dalam laga penuh tensi dan emosi.


Dampak Hasil Imbang bagi Klasemen

Hasil ini membawa konsekuensi penting di papan klasemen BRI Super League. Persib harus turun dari puncak dan kini menempati peringkat ketiga dengan 35 poin. Mereka memiliki jumlah poin yang sama dengan Persija Jakarta yang berada di atasnya.

Sementara itu, Persik Kediri tetap berada di papan tengah. Tambahan satu poin membuat mereka menempati posisi ke-11 dengan 19 poin. Meski tidak naik signifikan, hasil ini memberi dorongan moral besar bagi tim asuhan Marcos Reina.

Bagi Persib, laga ini menjadi pengingat pentingnya menjaga fokus hingga menit akhir. Kehilangan konsentrasi dan kartu merah terbukti berpengaruh besar terhadap hasil akhir pertandingan.

Sebagai penutup, hasil imbang ini menegaskan bahwa persaingan BRI Super League musim ini berjalan sangat ketat hingga menit terakhir. Persik Kediri menunjukkan mental kuat dengan terus menekan meski tertinggal, sementara Persib Bandung harus mengevaluasi disiplin permainan saat unggul. Oleh karena itu, satu poin dari laga ini memiliki makna berbeda bagi kedua tim. Ke depan, konsistensi dan fokus penuh akan menjadi faktor krusial dalam perburuan posisi papan atas klasemen.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments