Dominasi Inter atas Sassuolo menjadi cerita utama pekan ke-24 Serie A musim 2025–2026. Bertanding di Mapei Stadium, Senin (9/2/2026) dini hari WIB, Inter Milan tampil tanpa kompromi. Kemenangan telak 5-0 menegaskan perbedaan kualitas yang sangat jelas sepanjang laga.
Hasil ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Yang terpenting, kemenangan besar tersebut membuat Inter semakin kokoh di puncak klasemen. Oleh karena itu, tekanan terhadap para pesaing terdekat pun semakin besar menjelang fase krusial musim.
Inter Langsung Mengontrol Permainan
Sejak menit awal, Inter Milan menunjukkan niat menguasai laga. Sirkulasi bola rapi dan tekanan tinggi membuat Sassuolo sulit keluar dari area sendiri. Selain itu, Inter mampu memaksimalkan setiap celah yang muncul.
Gol pembuka lahir pada menit ke-11 melalui Yann Bisseck. Bek tengah tersebut memanfaatkan situasi bola mati dengan penyelesaian tenang. Keunggulan cepat ini membuat Inter semakin percaya diri mengendalikan tempo.
Marcus Thuram menggandakan keunggulan pada menit ke-28. Serangan cepat dari sisi sayap kembali membongkar pertahanan tuan rumah. Sampai turun minum, Inter sepenuhnya mendikte jalannya pertandingan.
Babak Kedua dan Banjir Gol Nerazzurri
Memasuki babak kedua, Inter tidak menurunkan intensitas. Lautaro Martinez mencetak gol ketiga pada menit ke-50. Gol tersebut semakin memukul mental Sassuolo yang sudah kesulitan sejak awal laga.
Tiga menit berselang, Manuel Akanji menambah penderitaan tuan rumah. Gol keempat ini menegaskan rapuhnya organisasi bertahan Sassuolo, terutama saat menghadapi situasi transisi cepat. Oleh karena itu, pertandingan praktis berakhir sebelum satu jam laga berjalan.
Inter menutup pesta gol melalui Luis Henrique pada menit ke-89. Gol penutup ini melengkapi kemenangan sempurna di kandang lawan. Selain produktivitas, Inter juga menunjukkan konsistensi hingga peluit akhir.
Malam Sulit Sassuolo di Lini Belakang
Bagi Sassuolo, laga ini menjadi malam yang berat. Mereka memulai pertandingan dengan cukup agresif. Namun, kesalahan bertahan membuat tekanan datang tanpa henti.
Organisasi lini belakang terlihat rapuh, terutama saat menghadapi bola mati. Situasi ini dimanfaatkan Inter dengan sangat efektif. Akibatnya, kepercayaan diri Sassuolo menurun seiring bertambahnya gol.
Kristjan Thorstvedt menjadi pemain terbaik Sassuolo dengan rating 5,5. Golnya sempat dianulir karena offside tipis saat skor masih 0-2. Meski berusaha keras, kontribusinya tidak cukup mengubah arah laga.
Sorotan untuk Jay Idzes dan Fabio Grosso
Perhatian juga tertuju pada Jay Idzes. Bek tengah Sassuolo kesulitan menghadapi variasi serangan Inter. Tekanan bertubi-tubi membuat lini belakang kehilangan koordinasi.
Pelatih Fabio Grosso mendapat sorotan tajam. Ia dinilai gagal memperbaiki masalah setelah kebobolan gol awal. Selain itu, tidak ada penyesuaian efektif untuk meredam dominasi Inter.
Sassuolo semakin kehilangan struktur permainan. Setiap kesalahan kecil langsung berujung ancaman berbahaya. Dalam kondisi seperti ini, skor telak menjadi konsekuensi yang sulit dihindari.
Dimarco Jadi Kunci Kreativitas Inter
Di kubu Inter, performa Federico Dimarco menjadi pembeda utama. Bek sayap kiri tersebut mencatatkan tiga assist dalam satu pertandingan. Pergerakannya konsisten menciptakan peluang dari sisi kiri.
Dengan rating 9, Dimarco layak dinobatkan sebagai pemain terbaik laga. Kontribusinya menegaskan peran penting bek sayap dalam skema Inter musim ini. Selain itu, akurasi umpan silang menjadi senjata utama Nerazzurri.
Penampilan solid juga ditunjukkan Yann Bisseck dan Manuel Akanji. Keduanya tidak hanya kuat bertahan, tetapi juga efektif saat membantu serangan. Inter tampil seimbang di setiap lini.
Strategi Chivu dan Kedalaman Skuad
Pelatih Cristian Chivu mendapat nilai tinggi berkat pendekatan taktiknya. Inter bermain disiplin, agresif, dan efisien. Sassuolo yang sebelumnya cukup stabil berhasil diredam tanpa banyak peluang.
Kemenangan tanpa kebobolan ini menyoroti kedalaman skuad Inter. Rotasi pemain tidak mengurangi kualitas permainan. Oleh karena itu, Inter terlihat siap menghadapi jadwal padat.
Keseimbangan antara lini tengah dan pertahanan menjadi kekuatan utama. Inter tidak hanya tajam di depan, tetapi juga solid saat bertahan. Kombinasi ini membuat mereka sulit ditandingi.
Dampak Klasemen dan Laga Berikutnya
Hasil Sassuolo vs Inter memperkokoh posisi Inter di puncak klasemen Serie A. Keunggulan delapan poin dari pesaing terdekat memberi ruang bernapas. Namun, fokus tetap dibutuhkan untuk menjaga konsistensi.
Sassuolo harus segera bangkit pada laga berikutnya. Tekanan kini meningkat karena hasil besar seperti ini berdampak pada kepercayaan diri tim. Evaluasi menyeluruh menjadi keharusan.
Bagi Inter, kemenangan ini menjadi pesan tegas. Mereka tidak hanya mengejar gelar, tetapi juga menunjukkan otoritas sebagai kandidat utama juara musim ini.






