Thursday, January 15, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaDilepas Arema FC, Yann Motta Legowo Jalani Perpisahan dan Percaya Rencana Tuhan

Dilepas Arema FC, Yann Motta Legowo Jalani Perpisahan dan Percaya Rencana Tuhan

Dilepas Arema FC menjadi penanda akhir perjalanan Yann Motta di BRI Super League 2025/26. Bek asal Brasil itu resmi berpisah dengan Arema FC pada pertengahan musim, setelah dinilai tidak masuk dalam rencana utama tim. Keputusan tersebut diambil tanpa polemik terbuka dan disepakati kedua pihak secara profesional.

Perpisahan itu membuat Yann Motta tidak lagi mengikuti sesi latihan sejak Rabu, 14 Januari 2026. Kontraknya diakhiri lebih cepat, seiring evaluasi tim yang ingin melakukan penyesuaian komposisi skuad. Oleh karena itu, Arema FC memilih langkah tegas demi kepentingan kompetisi.

- Advertisement -
asia9QQ

Meski berakhir lebih cepat, proses pemutusan kerja sama berlangsung baik. Yann menyampaikan terima kasih dan doa terbaik untuk klub. Sikap ini memperlihatkan kedewasaan sang pemain dalam menghadapi dinamika sepak bola profesional.

Legowo di Tengah Kritik dan Evaluasi Tim

Keputusan Arema FC melepas Yann Motta tidak terlepas dari penilaian performa di lapangan. Sepanjang paruh musim, ia tampil dalam lima pertandingan dengan catatan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Statistik tersebut dinilai belum cukup memberi dampak signifikan di lini belakang.

Selain itu, kritik dari sebagian suporter muncul di media sosial. Ekspektasi tinggi terhadap bek asing membuat setiap kesalahan mendapat sorotan. Namun, Yann memilih menyikapi hal tersebut dengan kepala dingin.

Ia mengakui respons publik yang beragam. Ada yang menyampaikan dukungan, tetapi tidak sedikit pula yang menyambut kepergiannya. Menurut Yann, semua itu merupakan bagian dari risiko menjadi pemain profesional di klub besar.

Lebih lanjut, ia menegaskan tidak pernah berhenti bekerja selama membela Arema FC. Komitmen di latihan dan pertandingan tetap ia jaga. Oleh karena itu, Yann merasa proses yang dijalaninya tidak sia-sia.

Dalam pernyataannya, ia menyebut keyakinan kepada rencana Tuhan sebagai pegangan utama. Sikap legowo tersebut menunjukkan ketenangan menghadapi fase sulit. Dengan demikian, perpisahan ini tidak dibarengi konflik personal.

Posisi Arema FC dan Dampak Keputusan

Saat keputusan ini diambil, Arema FC berada di posisi ke-10 klasemen sementara BRI Super League. Situasi tersebut mendorong manajemen melakukan evaluasi menyeluruh. Perubahan di sektor pemain asing menjadi bagian dari strategi memperbaiki performa.

Langkah melepas Yann Motta juga berkaitan dengan kebutuhan taktik. Tim pelatih ingin karakter bek yang lebih sesuai dengan gaya bermain. Oleh karena itu, pergantian pemain dinilai sebagai solusi jangka pendek.

Keputusan ini sekaligus membuka ruang bagi Arema FC untuk mendaftarkan pemain baru. Manajemen berharap komposisi anyar bisa memberi keseimbangan lebih baik. Dengan persaingan yang ketat, margin kesalahan menjadi sangat kecil.

Bagi Yann, kondisi klasemen tersebut turut memengaruhi peluang bertahan. Persaingan di posisi bek asing semakin ketat. Selain itu, adaptasi singkat membuat waktu pembuktian menjadi terbatas.

Meski demikian, perpisahan ini tidak meninggalkan beban administratif. Kesepakatan bersama memastikan Arema FC tidak memiliki kewajiban lanjutan. Yann pun bebas menentukan langkah berikutnya dalam karier.

Jejak Yann Motta di Malang

Di luar lapangan, Yann Motta dikenal sebagai pribadi ramah di ruang ganti. Ia mudah berbaur dengan pemain lokal maupun asing. Meski kemampuan bahasa Inggris terbatas, ia tetap aktif berkomunikasi.

Untuk menjembatani percakapan, Yann sering menggunakan gestur dan kosakata sederhana. Selain itu, ia mulai mempelajari Bahasa Indonesia secara unik. Menghafal lirik lagu dan bernyanyi menjadi cara favoritnya.

Dalam beberapa kesempatan santai, Yann kerap menyanyikan lagu Dewa 19. Hal ini membuat suasana ruang ganti lebih cair. Hubungannya dengan ofisial tim juga terjalin akrab.

Ia juga terlihat menikmati suasana Kota Malang. Yann sempat menyaksikan pertandingan fun football warga di sekitar Stadion Gajayana. Momen-momen sederhana tersebut menjadi bagian berharga dari pengalamannya di Indonesia.

Namun, keramahan dan adaptasi sosial tidak selalu sejalan dengan kebutuhan teknis tim. Arema FC tetap harus mengambil keputusan berbasis performa. Oleh karena itu, kebersamaan ini berakhir lebih cepat dari rencana awal.

Masa Depan Yann Motta Masih Terbuka

Hingga kini, Yann Motta belum mengumumkan klub berikutnya. Jika ingin bertahan di BRI Super League, opsinya tidak mudah. Bergabung dengan tim papan bawah atau mempertimbangkan Liga 2 menjadi alternatif realistis.

Di sisi lain, peluang kembali ke luar negeri juga terbuka. Pengalaman di Indonesia menambah warna dalam portofolio kariernya. Dengan usia yang masih kompetitif, Yann masih memiliki ruang untuk bangkit.

Perjalanan singkat bersama Arema FC menutup satu bab penting. Meski tidak sesuai harapan, Yann memilih melihatnya sebagai bagian dari rencana hidup. Sikap ini menegaskan profesionalisme hingga akhir kebersamaan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments