Persaingan Manchester United vs Manchester City tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga dalam bursa transfer. Kedua klub Manchester tersebut sering bersaing untuk mendapatkan pemain bintang. Rivalitas transfer ini telah berlangsung selama bertahun-tahun dan sering menarik perhatian penggemar sepak bola.
Manchester City beberapa musim terakhir memiliki daya tarik besar karena prestasi dan stabilitas klub. Namun, Manchester United tetap menjadi pesaing serius dalam perebutan pemain top. Oleh karena itu, beberapa saga transfer besar pernah melibatkan kedua klub dalam persaingan yang cukup panas.
Selain itu, faktor manajer, finansial, serta ambisi klub sering menentukan keputusan pemain. Berikut lima duel transfer paling menarik antara Manchester United dan Manchester City dalam beberapa tahun terakhir.
Alexis Sanchez
Persaingan transfer pertama terjadi pada Januari 2018 saat Alexis Sanchez meninggalkan Arsenal. Manchester City awalnya menjadi favorit untuk merekrut pemain asal Chile tersebut.
Pep Guardiola sangat tertarik dengan kualitas Sanchez. Namun, Manchester City akhirnya mundur dari negosiasi karena tidak mampu menyamai tawaran finansial Manchester United.
United bergerak cepat dan menyelesaikan kesepakatan pertukaran pemain. Dalam transfer tersebut, Henrikh Mkhitaryan pindah ke Arsenal sebagai bagian dari kesepakatan.
Transfer itu menjadi kemenangan Manchester United dalam duel dengan rival sekota mereka. Akan tetapi, perjalanan Sanchez di Old Trafford tidak berjalan sesuai harapan.
Penyerang tersebut hanya mencetak lima gol dalam 45 pertandingan. Oleh karena itu, ia kemudian meninggalkan United dan melanjutkan karier bersama Inter Milan.
Fred
Saga transfer lain terjadi pada musim panas 2018. Gelandang Brasil Fred menjadi target Manchester City dan Manchester United.
Manchester City sebenarnya sudah memantau pemain Shakhtar Donetsk tersebut cukup lama. Meski demikian, Manchester United berhasil meyakinkan Fred untuk bergabung.
Faktor utama dalam keputusan itu adalah peran Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal tersebut secara langsung menghubungi Fred dan menjelaskan rencana tim.
Komunikasi tersebut memberikan pengaruh besar pada keputusan sang pemain. Akhirnya, Fred memilih pindah ke Old Trafford dengan nilai transfer sekitar £47 juta.
Setelah bergabung, Fred menjadi bagian penting lini tengah United. Kehadirannya menunjukkan bahwa pendekatan personal pelatih dapat menentukan arah transfer pemain.
Harry Maguire
Persaingan transfer kembali muncul pada musim panas 2019. Manchester United dan Manchester City sama-sama tertarik pada bek Leicester City, Harry Maguire.
Bek Inggris tersebut tampil konsisten di Premier League dan menjadi salah satu pemain bertahan terbaik saat itu. Oleh karena itu, banyak klub besar mengincar jasanya.
Manchester City sempat mempertimbangkan untuk merekrut Maguire. Namun, klub tersebut tidak bersedia memenuhi harga yang diminta Leicester City.
Manchester United kemudian mengambil langkah tegas. Klub tersebut membayar sekitar £80 juta untuk mengamankan tanda tangan Maguire.
Transfer ini mencetak rekor dunia untuk pemain bertahan pada saat itu. Maguire kemudian menjadi kapten Manchester United dalam beberapa musim.
Tekanan besar sempat menghampiri pemain tersebut. Meski begitu, performanya perlahan membaik dalam beberapa musim terakhir bersama tim.
Cristiano Ronaldo
Persaingan transfer paling dramatis terjadi pada musim panas 2021. Cristiano Ronaldo hampir bergabung dengan Manchester City sebelum akhirnya kembali ke Manchester United.
Pada tahap awal negosiasi, banyak laporan menyebut Ronaldo semakin dekat ke Etihad Stadium. Situasi tersebut mengejutkan penggemar United.
Namun, perkembangan berubah dengan cepat. Sir Alex Ferguson dan beberapa legenda klub ikut menghubungi Ronaldo secara langsung.
Percakapan tersebut memengaruhi keputusan sang pemain. Ronaldo akhirnya memilih kembali ke Old Trafford setelah lebih dari satu dekade meninggalkan klub.
Meski transfer itu menjadi kemenangan besar bagi United, perjalanan kedua Ronaldo tidak berjalan mulus. Konflik dengan manajer Erik ten Hag membuat hubungan keduanya memburuk.
Akhirnya, Ronaldo meninggalkan klub setelah kontraknya dihentikan lebih awal. Situasi tersebut membuat Manchester City dianggap beruntung tidak merekrutnya.
Jack Grealish
Persaingan lain terjadi dalam perebutan Jack Grealish. Manchester United sempat tertarik pada kapten Aston Villa tersebut.
Saat itu, Grealish menjadi salah satu pemain paling diminati di Premier League. Banyak klub memantau perkembangan kariernya secara serius.
Manchester United sempat mempertimbangkan untuk merekrutnya. Namun, klub tersebut akhirnya memilih mendatangkan Jadon Sancho.
Keputusan tersebut membuka jalan bagi Manchester City. Klub asuhan Pep Guardiola kemudian mengajukan tawaran besar kepada Aston Villa.
Transfer akhirnya terjadi dengan nilai sekitar £100 juta. Angka tersebut menjadikan Grealish sebagai pemain Inggris termahal saat itu.
Perjalanan awal Grealish di City tidak selalu mudah. Ia membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan sistem permainan Guardiola.
Meski demikian, pemain tersebut tetap berkontribusi dalam kesuksesan tim. Grealish membantu Manchester City meraih treble dan gelar Liga Champions pertama mereka.






