Debut 3 Menit Dion Markx di BRI Super League menjadi sorotan pada pekan ke-22 musim 2025/2026. Bek muda Persib Bandung itu tampil dalam kemenangan 1-0 atas Persita Tangerang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2). Meski hanya bermain singkat, momen tersebut menandai langkah awalnya bersama Maung Bandung.
Pemain berusia 20 tahun itu masuk pada menit ke-87 menggantikan Berguinho. Pelatih memberi kepercayaan kepadanya untuk mengisi posisi bek kanan. Yang terpenting, ia menjalani debut resmi setelah direkrut pada bursa transfer Januari 2026.
Kemenangan ini menjaga Persib dalam persaingan papan atas BRI Super League. Selain itu, kesempatan bermain bagi Dion Markx menjadi sinyal positif bagi regenerasi skuad.
Masuk Menit Akhir, Dion Markx Tampil Percaya Diri
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Persib harus bekerja keras menghadapi perlawanan Persita. Intensitas laga cukup tinggi karena kedua tim bermain agresif.
Memasuki menit ke-87, Bojan Hodak memasukkan Dion Markx. Keputusan itu memberi warna baru di lini belakang. Meski waktu bermainnya terbatas, ia langsung menyesuaikan diri dengan tempo pertandingan.
Dion mengakui laga tersebut terasa berat. Ia menyebut intensitas pertandingan sangat tinggi. Namun, ia tetap menikmati momen debutnya bersama Persib.
“Senang dengan kemenangan ini. Hari yang sangat berat, juga sulit masuk karena intensitasnya tinggi,” ujar Dion. Ia juga menyebut posisi bek kanan sebagai tantangan baru yang harus terus diasah.
Pengalaman tersebut menjadi modal awal baginya. Oleh karena itu, adaptasi cepat menjadi kunci agar ia bisa bersaing di level tertinggi liga.
Alasan Bojan Hodak Beri Kesempatan
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menjelaskan alasan memasukkan Dion Markx pada laga ini. Menurutnya, sang pemain baru mulai berlatih bersama tim dalam beberapa pekan terakhir. Meski demikian, ia melihat potensi besar pada bek muda tersebut.
Hodak menilai Dion memiliki fleksibilitas posisi. Ia dapat bermain di beberapa sektor pertahanan. Hal itu memberi keuntungan dalam rotasi pemain sepanjang musim.
Selain itu, sang pelatih memahami bahwa Dion datang dari lingkungan kompetisi berbeda. Ia perlu merasakan atmosfer liga Indonesia secara langsung. Dengan menit bermain, proses adaptasi bisa berjalan lebih cepat.
“Dia datang dari liga dan negara berbeda, jadi harus merasakan dulu liga di sini,” kata Hodak. Pernyataan itu menegaskan pentingnya pengalaman pertandingan bagi pemain muda.
Keputusan tersebut bukan sekadar formalitas. Hodak ingin mempersiapkan Dion untuk level lebih tinggi. Karena itu, menit singkat tetap bernilai strategis.
Momentum Tepat di Laga Kontra Persita
Laga melawan Persita dinilai sebagai momentum yang tepat. Persib memimpin skor dan situasi relatif terkendali. Kondisi itu memberi ruang aman untuk menurunkan pemain muda.
Hodak menyebut kesempatan ini membuka opsi baru dalam komposisi tim. Jika pemain lain absen, Dion bisa menjadi alternatif. Dengan demikian, kedalaman skuad tetap terjaga.
Menurutnya, pertandingan ini memiliki level tinggi. Intensitas dan tekanan berbeda dari kompetisi sebelumnya yang pernah dijalani Dion. Oleh karena itu, pengalaman tersebut sangat penting untuk perkembangan mental dan teknis.
Selain itu, Persib membutuhkan regenerasi bertahap. Klub tidak hanya mengejar hasil jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi masa depan. Kehadiran Dion menjadi bagian dari rencana tersebut.
Potensi untuk Persib dan Timnas Indonesia
Nama Dion Markx juga dikenal sebagai bagian dari Timnas Indonesia U-23. Status itu menambah ekspektasi publik terhadap perkembangannya. Debut di BRI Super League menjadi langkah awal menuju peran lebih besar.
Persib melihatnya sebagai investasi jangka panjang. Bek muda dengan kemampuan bermain di beberapa posisi tentu memiliki nilai strategis. Apalagi kompetisi domestik semakin kompetitif setiap musim.
Yang terpenting, Dion menunjukkan kesiapan mental saat dipercaya tampil. Ia tidak terlihat gugup meski masuk di fase krusial. Sikap tersebut menjadi indikator positif untuk masa depan.
Selain faktor teknis, adaptasi budaya dan ritme liga juga memegang peran penting. Karena itu, dukungan tim pelatih sangat menentukan percepatan prosesnya.
Bagi Timnas Indonesia, perkembangan pemain muda di klub menjadi aspek vital. Semakin banyak menit bermain di level tertinggi, semakin matang pula kualitasnya. Debut ini bisa menjadi awal perjalanan panjangnya di kancah nasional.
Kemenangan Persib dan Prospek Ke Depan
Persib menutup laga dengan kemenangan tipis 1-0. Hasil itu menjaga konsistensi tim dalam perburuan target musim ini. Selain tiga poin, keuntungan lain adalah munculnya opsi baru di lini belakang.
Dion Markx kini memiliki pengalaman resmi di BRI Super League. Meskipun hanya tiga menit, momen tersebut memiliki arti penting. Setiap debut selalu menjadi tonggak dalam karier pemain muda.
Ke depan, persaingan di skuad Persib akan semakin ketat. Namun, kesempatan akan datang jika ia terus bekerja keras. Hodak menegaskan bahwa pemain muda harus siap saat peluang muncul.
Dengan pendekatan bertahap, Persib berusaha memadukan pemain senior dan talenta muda. Strategi ini penting agar klub tetap kompetitif dalam jangka panjang.
Debut singkat ini mungkin terlihat kecil. Namun, dalam konteks pengembangan pemain, setiap menit di lapangan sangat berharga. Oleh karena itu, langkah pertama Dion Markx di BRI Super League layak mendapat perhatian.






